Bisnis

Bisnis Tahun 2016..? Ini Strateginya..!

Bisnis di Tahun 2016

Cidahu.com – Untuk mensukseskan sebuah prodak bisnis agar diterima di masyarakat pada 2016 mendatang, diperlukan strategi yang jitu. Pasalnya, jika diprediksi, tahun yang akan datang adalah tahun yang penuh dengan persaingan.

“Melahirkan produk-produk berkualitas yang dapat diterima oleh masyarakat memang bukanlah sebuah langkah yang mudah untuk dilakukan, terlebih jika produk itu yang akan dipasarkan di tahun yang akan datang, tahun yang penuh dengan persaingan,” kata Staff Pengajar Ekonomi Syariah STIE DR. Khez Muttaqien Purwakarta, Agus Selamet, SE, ME.i kepada Cidahu News, Selasa (29/12/2015).

Menurutnya, sudah menjadi rahasia umum bahwa Indonesia salah satu market potensial di Asean bahkan Asia, hal ini membuat para praktisi bisnis manca Negara berbondong memasuki negeri yang berpenduduk ratusan jiwa ini, dengan beragamanya suku bangsa dan Agama maupun bahasa ini menjadi hal yang menarik bagi para praktisi bisnis.

“Kita sebagai tuan rumah tidak boleh tinggal diam dan menjadi konsumen setia apalagi bisu melihat orang-orang sibuk berbisnis. Justru kita harus menjadi bagian yang melakoni dunia bisnis di era globalisasi ini terutama di kawasan ASEAN,” ungkap Pria yang juga Staff Pengajar di STIE Tunas Nusantara Jakarta ini.

Untuk itu, lanjut Agus, ada beberapa strategi, namun pada kesempatan ini akan dijelaskan tiga strategi untuk membangun usaha yang handal dan mampu bersaing menghadapi pebisnis luar negeri, ketiga strategi tersebut diantaranya, pelayanan power full.

“Sebagai orang timur sudah seharusnya kita memiliki kekuatan dan kelebihan dalam ber-etika, kemampuan pelayanan sudah biasa dan harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Inilah potensi yang sudah dimiliki oleh kita secara turun menurun,” bebernya.

Menurut Dosen di Universitas Sahid Jakarta itu, power full dalam melakukan pelayanan bukan hal yang mustahil bagi anak bangsa ini, karena selain memiliki kultur dan etika yang baik kita juga memiliki basic religi yang sudah tidak diragukan lagi.

“Kekuatan pelayanan ini sudah terbukti diakui oleh perusahaan besar di luar negeri dan termasuk sikap dan prilaku para TKI sekalipun mereka memberikan pelayanan yang luar biasa. Putra bangsa ini memiliki ketulusan dan budi pekerti yang sangat luar biasa. Intinya pelayanan yang diberikan bukan sekedar secara lahiriyah dan kasad mata saja, akan tetapi pelayanan power full adalah pelayanan yang tulus kepada siapaun tanpa pandang bulu,” ungkapnya.

Kemudian yang faktor net working, membuka jaringan atau kemitraan sudah menjadi keharusan bahkan wajib bagi para pelaku bisnis dan UKM, jika di tahun 2016 para pelaku usaha tidak menjalin kemitraan maka jangan berharap bisnis yang dilakoninya akan bertahan lama.

“Untuk faktor net working, yaitu prasyarat untuk membangun kemitraan, yaitu memiliki komitmen yang kuat, keterbukaan dari kedua belah pihak, integritas atau kepercayaan merupakan esensi dalam kemitraan dan interdependensi yang berarti kemitraan harus berjalan saling membutuhkan agar berjalan wajar dan mulus. Dewasa ini jika tidak memiliki mitra dalam bisnis sama dengan bunuh diri atau setidaknya akan gulung tikar,” imbuh Agus.

Selanjutnya, faktor Teknologi Informasi (TI), keberadaanya ini menjadi kekuatan yang luar biasa di era pasar bebas di tahun 2016 mendatang, hampir seluruh aktivitas kehidupan ini memerlukan TI , terlebih lagi dunia bisnis yang sarat dengan informasi dan data yang harus mengalir setiap saat.

“Saatnya kita mengoptimalkan TI untuk mendongkrat penjualan yang dahsyat. Lahirnya era globalisasi juga bisa dikatakan akibat dari pesatnya kemajuan teknologii informasi, maka kalau mau berkecimpung di dalam dunia bisnis di era globalisasi seperti halnya di tahun 2016, harus satu paket dengan pemanfaatan teknologi informasi,” bebernya.

Menutup, Agus Selamet menegaskan, sejumlah strategi yang harus di lakukan oleh para pelaku bisnis di tahun 2016 yang penuh dengan persaingan yang berbasis teknologi informasi, membutuhkan jarigan dan pelayanan yang mumpuni yaitu pelayanan fower full. (CN-01)

Comments
To Top