Ngopi

Hasil Advokasi PB Permata Dan Pemuda Plered Langsung Direspon

Seperti yang di kabarkan dan ramai di bicarakan di media oleh para penguna media masa mengenai salah satu keluarga kurang mampu di kec. Plered kab. Purwakarta yang menghuni rumah tidak layak huni yang di advokasi oleh lembaga advokasi masyarakat PB PERMATA bekerjasama dengan Pemuda Nanggorak. Yang kemudian di Posting di FB oleh PB PERMATA (Pegurus Besar Perhimpunan Mahasiswa Purwakarta) hari Selasa 28/03/2017.

Kemudian lembaga advokasi dari PB Permata dan pemuda Plered, melakukan follow up ke mang Engkos. Akhirnya hasil Advokasi langsung di tanggapan dari pihak desa sampai pemerintahan purwakarta.

“Alhamdulillah setelah Febri dan Permata kesini kemaren, akhirnya saya mendapatkan bantuan dari pemerintah”. Ujar Engkos.

Febri pemuda Nanggorak mengungkapkan . “Terimakasih kepada PERMATA yang sudah peduli terhadap warga Nanggorak yang tidak mampu. Yang sudah menginformasikan terhadap media Purwakarta, mungkin kalau tidak ada Advokasi dari PERMATA dan publikasi dari media tidak akan Secepat ini bantuan ke Engkos, terimakasih atas kerjasamanya. Dan saya sudah menyiapkan tanah untuk rumah mang engkos, semoga Engkos mendapatkan hidup yang layak”.
“Saya ucapkan terimakasih dan sangat mengapresiasi sekali kepada team advokasi PB PERMATA yang sudah bekerjasama dengan Pemuda Nanggorak, mari kita latih kepedulian kita terhadap sesama”. Jelasnya.

Menanggapi Hasil Advokasi dari lembaga advokasi masyarakat PB PERMATA dan Pemuda Nanggorak, Akhirnya pihak Pemerintah Purwakarta turun langsung membantu Bpk. Engkos.

Selain itu Ketua Umum PB PERMATA Dion Murdiono juga mengungkapkan. “Ya senenglah berarti Advokasi kita sukses kan? dan mang Engkos sudah dianggap bagian dari keluarga PERMATA, berarti tidak sia-sia kita melakukan advokasi yang bekerjasama dengan Pemuda Nanggorak terhadap masyarakat, kita kan hanya bisa menyampaikan keluh kesah masyarakat terhadap Pemerintah. Saya juga mengintruksikan kepada seluruh kader cabang yang dibawa naungan PB PERMATA untuk melakukan advokasi selanjutnya keseluruh pelosok desa yang ada di purwakarta, karena PERMATA menginginkan masyarakat Purwakarta sejahtera semua. Karena masih banyak warga Purwakarta yang nasibnya sama dengan mang Engkos”.

“Tujuan kami melakukan advokasi ini, murni membantu mang Engkos untuk mendapatkan hidup yang layak karna setiap warga purwakarta berhak mendapatkan kesejahteraan dan setelah ini silurohmi kami dengan keluarga mang Engkos dan Pemuda Nanggorak akan terus berjalan baik”. Jelasnya.

Sebelumnya Postingan itu yang berisi mengenai pederitaan seorang warga Kp Nanggorak, Desa sindangsari Rt-4 Rw-01 Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta yang bernama bapak Kosasih yang biasa di sapa Engkos yang tinggal di ruangan berukuran 2,5 x 2 meter persegi bersama seorang istri, Erna (30). Hampir semua aktivitas keluarga dilakukan diruangan sekecil itu, mulai dari memasak hingga tidur.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top