Pendidikan

BEM, Ormawa Dan Komunitas Se-Purwakarta Di Kumpulkan Oleh PB PERMATA !!!

Purwakarta (22/4/2017). Dalam hal pengumpulan BEM, ORMAWA dan komunitas yang ada di Purwakarta oleh Pengurus Besar Perhimpuanan Mahasiswa Purwakarta (PB PERMATA) yang diadakan di Saung Gede, Situ Wanayasa Kecamatan Wanayasa. Acara yang di gagas oleh PB PERMATA itu disambut baik oleh semua yang hadir.

Di temui dalam acara tersebut Ketua pelaksana Desyana menyampaikan “Kegiatan pengumpulan BEM, Ormawa dan komunitas se Purwakarta ini adalah bentuk silahturahmi PERMATA kepada teman-teman yang kami kumpulkan dalam sebuah acara yang bertemakan Malam Seni untuk Kartini, Bumi dan Buku. Hal ini merupakan kecintaan PERMATA terhadap tema yang di anggkat dan bentuk kebersamaan kita kepada aktivis-aktivis yang ada di Purwakarta. Sesuai dengan tema yang diangkatnya dalam acara ini maka betapa besar pengaruh keterlibatan peran perempuan dalam memperjuangkan rakyat dan kaum perempuan di Indonesia pada waktu itu. Begitu pula kepedulian kita terhadap minat membaca, budaya literasi yang semakin mengalami degradasi pada zaman digital saat ini. Apalagi mengenai kepedulian kita terhadap bumi sebagai pijakan kita yang harus dilestarikan, jangan sampai bumi ini rusak oleh tangan-tangan kita sendiri”. Ucapnya.

Dalam acara tersebut juga menampilkan karya-karya dari komunitas-komunitas yang berupa puisi, buku, lukisan dan sebagainya. Ditemui di tempat yang berbeda ketua PB PERMATA Dion Murdiono menyatakan “Acara tersebut adalah kepedulian PERMATA terhadap pintu cendela dunia melalui membaca buku, kita bisa mengetahui sejarah melalui membaca. salah satunya adalah sejarah peran sosok perempuan yang gundah terhadap kebodoan dan risau terhadap keterbelakangan yaitu RA Kartini, tentu bukan hanya itu saja karena kita sebagai generasi muda penerus bangsa juga harus melestarikan alam bumi ini sebagai bentuk perjuangan kita yang cinta terhadap tanah air ini”. Pungkasnya.

“Maka dari itu saya mengumpulkan teman-teman di acara ini karena saya berharap kita dapat bersama-sama dalam membangun SDM malalui membaca dan membudayakan litersi, menghargai sosok perempuan sebagaimana itu adalah ibu kita sendiri. Tentu tak lupa kita juga harus menjaga kelestarian alam indonesia terutama Purwakarta dengan peduli terhadap lingkungan alam tempat kita tinggal. Jangan sampai acara ini hanya sebatas seremonial saja bagi teman-teman yang hadir di sini. Melainkan harus di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari”. Tutupnya.

To Top