Purwakarta

Purwakarta Darurat Oplosan, 2 Pekan 4 Nyawa Melayang

Cidahu.com – Menyusul penertiban yang dilakukan Pemkab Purwakarta dan aparat terkait terhadap sejumlah tempat yang diduga menjual minuman keras (miras). Tak ayal, membuat para “penikmat alkohol” mencari alternatif lain dengan mengkonsumsi miras jenis oplosan. Akibatnya, dalam kurun waktu, kurang dari dua pekan, sedikitnya Empat warga Purwakarta tewas akibat menenggak minuman keras hasil racikan tersebut.

Dari penelusuran Cidahu News, Pekan sebelumnya, Kamis (22/10/2015) diketahui, Dua warga yang berasal dari Kecamatan Purwakarta, meninggal akibat mengkonsumsi miras oplosan. Kemudian, Jumat (30/10/2015) lalu, Dua warga Desa Maracang Kecamatan Babakan Cikao menghebuskan napas terakhirnya, diduga sebelumnya mereka mengkonsumsi miras jenis oplosan yang dibeli di sekitaran Jalan Baru Maracang.

Kedua warga Kecamatan Babakan Cikao (BBC) yang meninggal akibat miras tersebut adalah, Dadang Rubai (30), warga RT15 RW04 Gang Ali Hamdan Desa Maracang dan Ahmad Sopian (20) warga RT12 RW03 Desa Maracang, keduanya sudah dikebumikan tak jauh dari tempat tinggal kedua korban tersebut.

“Waktu itu, saya mendapat kabar dari tetangga, bahwa adik saya mendadak kejang dan muntah-muntah, lalu oleh tetangga dibawa ke bayu asih, saya menyusul ke bayu asih, tidak lama kemudian adik saya menghembuskan napas terakhirnya, tidak tertolong, kalau keterangan dari tetangga, katanya habis minum oplosan,” kata Kakak dari Almarhum Dadang Rubai, Endang Heriyadi (39) kepada Cidahu News, ditemui di Kediaman di Gang Ali Hamdan, Sabtu (31/10/2015) lalu.

Endang, terlihat pasrah atas kejadian yang menimpa adik kandungnya tersebut, menurutnya, dia menyerahkan permasalahan selanjutnya ke pihak berwenang. “Saya hanya bisa pasrah, mau gimana lagi, adik saya sudah meninggal, jadi korban miras oplosan, sekarang tinggal keluarga yang kebingungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Babakan Cikao, Agus Hasan Saepudin, membenarkan kejadian yang ada diwilayahnya tersebut, untuk keterangan lebih jelas, pihaknya menyarankan untuk menanyakan langsung kepada Kepala Desa Maracang. “Kabarnya seperti itu, untuk lebih jelas, silahkan menghubungi Kades Maracang, Jajang,” katanya. Hingga berita ini ditulis, Kades Maracang, Jajang belum bisa dikonfirmasi, dihubungi lewat selulernya tidak ada jawaban.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Purwakarta Kota, Kompol Agus Suryana, SH mengatakan, kejadian tersebut, baru dugaan sementara, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar berhenti mengkonsumsi miras dan tidak menunggu jadi korban.

“Kepolisian akan terus-menerus memberantas peredaran miras tanpa ijin, terkait kasus diatas kita masih mencari saksi dan bukti asal-usul miras, apa diperoleh dengan cara membeli atau hanya diberi atau mungkin meracik sendiri, perkembangannya nanti kita informasikan,” jelas Kapolsek.

Sebelumnya diberitakan, Tiga warga Purwakarta menjadi korban miras oplosan, Dua orang meninggal dan Satu orang dalam keadaan kritis. Kedua korban meninggal dunia tersebut adalah, Nova (26) warga Kampung Cipicung Kelurahan Tegal Munjul dan Yundi Albera (26) warga Kampung Tegal Junti Kelurahan Tegal Munjul Kecamatan Purwakarta, Jumat (23/10/2015) lalu.

Sementara Korban lainnya yang selamat (kritis dirawat di RS Bayu Asih) bernama Yosep Wijaya Kusumah (36), warga asal Perum Griya Ciwangi Kecamatan Bungursari.

Salah seorang tenaga medis RS Bayu Asih, yang namanya tidak mau dikorankan mengatakan, bahwa ketika dibawa oleh keluarganya ke RSUD tersebut, seluruh korban telah kritis dengan keterangan masing-masing keluarganya korban telah berpesta miras oplosan.

Para korban, menurutnya, setelah diperiksa dinyatakan, mata serta ginjalnya sudah tidak berfungsi dan jantung dalam kondisi berdetak sedikit, namun demikian pihaknya berupaya dengan seluruh peralatan yang dimiliki agar pasien tersebut dapat tertolong nyawanya. Namun upaya maksimalnya tersebut tidak dapat menyelamatkan kedua korban, dan akhirnya keduanya meningal dunia, yang lebih awal Nova kemudian disusul oleh Yunda. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top