Purwakarta

Tidak Pakai Spion, Endin Langsung Disidang Ditempat

Cidahu.com – Setelah Polisi memeriksa kelengkapan kendaraan bermotornya, Jaksa dan Hakim langsung menyidangkan Endin Jaenudin (46). Pasalnya pengendara motor bernopol T 3712 CM itu, tidak melengkapi alat keselamatan kendaraan bermotornya (tidak pakai kaca spion).

“Setelah diperiksa di jalan oleh polisi saya langsung disidang ditempat, ada Jaksa-nya juga. Karena motor tidak pakai spion, Hakim memutuskan saya didenda Rp50.000,” kata Endin usai disidang kepada Cidahu News, Selasa (3/11/2015).

Warga Simpang Kelurahan Nagri Kidul dan puluhan pengguna kendaraan bermotor lainnya tidak menyangka, ada Sidang Ditempat dalam rangka Operasi Zebra Lodaya 2015 Polres Purwakarta yang digelar di Aula Kecamatan Purwakarta, di Jalan Veteran.

“Setelah dirajia langsung disidang ditempat tak jauh dari lokasi rajia. Untung saya bawa uang untuk bayar dendanya,” ujarnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Azis Sarifudin, SH mengatakan, dalam rangka Operasi Zebra Lodaya 2015 Polres Purwakarta berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri setempat, untuk menggelar Sidang Ditempat bagi pelanggar lalulintas.

“Hari ini, (Selasa, 3/11/2015) digelar serentak di seluruh Polres di Polda Jabar, dalam rangka melaksanakan Ops Zebra Lodaya 2015 Sidang Ditempat,” jelasnya.

Menurut Kasat, giat tersebut tujuannya agar Ops Zebra Lodaya 2015 ini bergetar dan terasa oleh masyarakat khususnya pengguna jalan agar benar-benar mematuhi peraturan lalu lintas.

“Bukan karena ada razia namun kesadaran masyarakat pengguna jalan mempersiapkan diri, baik kelengkapan kendaraan, kelengkapan surat-surat dan kesiapan mematuhi aturan lalulintas lainnya,” beber Azis.

Selain itu, tambah Kasat, Sidang Ditempat bersama Kejaksaan dan Hakim Pengadilan Negeri Purwakarta dilokasi rajia Ops Zebra Lodaya 2015 juga menekankan agar masyarakat merasa yakin bahwa pelanggaran yang ditindak oleh Kepolisian benar-benar diajukan ke Pengadilan untuk dilaksanakan sidang pelanggaran lalulintas. “Bukan hanya sekedar menindak tapi Polri melanjutkannya ke sidang pengadilan,” imbuhnya.

Azis menambahkan, mayoritas pelanggar adalah sepeda motor karena jumlah kendaraan yang melintas dilokasi operasi 80 persennya sepeda motor begitu juga yang terlibat kecelakaan lalulintas mayoritas melibatkan sepeda motor. Menurutnya, sampi hari ini, Polres Purwakarta sudah menindak sekitar 4.000 lebih pelanggar lalulintas.

“Diharapkan pengguna sepeda motor benar-benar mematuhi peraturan lalulintas bila belum memilki SIM agar tidak menggunakan sepeda motor. Apalagi pelajar diharapkan tidak menggunakan sepeda motor sesuai dengan UU No 22 Tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan dan didukung oleh peraturan Bupati Purwakarta,” pungkasnya. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top