Purwakarta

Akhirnya, Bah Sana Divonis Hukuman Percobaan

Cidahu.com – Masih ingat Bah Sana? Kakek 76 tahun yang dimejahijaukan hanya karena “ngajawing”. Melalui putusan Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta Nomor 209/PID.B/2015/PN PWK, akhirnya pria renta itu divonis 6 bulan penjara dengan masa percobaan selama 12 bulan.

Sebelumnya, melalui surat Nomor B/02.15/EP1/10/2015 yang dikeluarkan JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pemilik nama lengkap Sana Rahmat bin Udi warga Kampung Ciraharja (Mengkol) RT19 RW10 Desa Pasawahan Kecamatan Pasawahan itu dituntut hukuman penjara 6 bulan penjara.

Bah Sana

Bah Sana

“Malum jang, Abah mah teu nyaho nanaon, pasrah weh abah mah, geus kolot,” ujarnya kepada Cidahu News, di PN Purwakarta, belum lama ini.

Dihubungi terpisah, terkait putusan PN Purwakarta, saksi dan korban dalam perkara tersebut, Budi Sumarto menganggap pengadilan tidak melindungi hak-haknya sebagai korban.

“Dengan pertimbangan apa Hakim memutus hukuman percobaan, pasalnya sampai saat ini terdakwa masih menduduki tanah milik saya, yang saya beli dari orang tuanya. Saya akan upayakan langkah hukum selanjutnya,” ujar Budi.

Sebelumnya diketahui, hanya karena menarik kerah kemeja (Ngajawing) Budi Sumarto (60), Sana Rahmat bin Udi (76) warga Kampung Ciraharja Desa Pasawahan Kecamatan Pasawahan, diadili di Pengadilan Negeri Purwakarta.

Bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arif Budiman, Bah Sana, begitu kakek yang sehari-hari mengembalakan kambing itu diancam dengan dua pasal, Pasal 351 (penganiayaan) dan Pasal 335 (perbuatan tidak menyenangkan). Sang kakek sudah menjalani beberapa kali persidangan, sampai akhirnya diputus dengan hukuman percobaan. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top