Jawa Barat

Buruh Kimia Tuntut Kenaikan Status KJU

Audensi Buruh Kimia, Energi dan Pertambangan dengan DPRD Purwakarta

Cidahu.com – Tidak puas dengan ketetapan upah yang diputuskan Pemerintah, puluhan buruh dari perwakilan Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP KEP SPSI) Kabupaten Purwakarta,datangi DPRD setempat, mereka menuntut kenaikan status Kelompok Jenis Usaha (KJU), Senin (23/11/2015).

“Hari ini, pekerja dibidang kimia energi dan pertambangan masuk dalam kategori KJU 1 dan 2, bahkan ada yang tidak masuk KJU. Melihat keputusan pemerintah hari ini kita menginginkan peningkatan KJU menjadi KJU 2 dan 3,” kata Ketua SP KEP SPSI Purwakarta, Iwan Hidayat dalam tuntutannya.

Menurutnya, sedikitnya ada enam perusahan dari sektor kimia, energi dan pertambangan di Purwakarta yang tersebar di Kecamatan Babakan Cikao dan Cibatu.

“Sebelumnya KJU untuk KEP selevel dengan KJU otomotif, sekarang malah dibawahnya, selain itu alasan lainnya, karena resiko kerja dan memang menurut KLBI kita harus masuk KJU 3 (sektor tinggi resiko),” tutur Iwan.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Purwakarta, Sarip Hidayat mengatakan, setelah mendengar dan memperhatikan aspirasi dari para buruh, pihaknya segera membuat surat rekomendasi kepada yang akan disampaikan kepada Bupati Purwakarta.

“Hal yang sama sebelumnya juga dilakukan terhadap aspirasi dari FSPMI, untuk tuntutan dari SPSI kita buatkan rekomendasi pada pihak eksekutif,” kata Sarip.

Menurutnya, berkaitan dengan DPRD, teman-teman dari buruh harus memahami, bahwa sebagai legislatif pihaknya tidak bisa memutuskan besaran upah atau kelompok jenis usaha.

“Domain untuk penetapan upah, itu ada dipihak eksekutif dengan Depekab-nya, kita sebagai legisatif hanya bisa merekomendasikan aspirasi dari buruh kepada pihak eksekutif,” jelasnya. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top