Purwakarta

Pengrajin “Kurupuk Miskin” Berharap Bantuan Modal

Pengrajin "Kurupuk Miskin" Berharap Bantuan Modal

Cidahu.com – Sejumlah pengrajin kerupuk RO atau biasa disebut “kerupuk miskin” di Desa Sempur Kecamatan Plered berharap perhatian pemerintah setempat. Pasalnya untuk mengembangkan usaha mereka diperlukan campurtangan pihak terkait terutama dalam hal modal usaha.

Adapun, program permodalan untuk UKM dan usaha rumahan yang disalurkan pemerintah pusat hingga kini, ditenggarai belum dilakukan sosialisasi dari pihak desa maupun dari instansi terkait. Buktinya banyak pengrajin kerupuk RO di desa tersebut, saat ini masih kesulitan modal untuk mengembangkan produksi usahanya.

Padahal, kuliner hasil olahan warga Sempur secara turun-temurun tersebut jenisnya diprediksi tidak ada di tempat lain dan merupakan makanan khas daerah yang sudah dikenal oleh masyarakat Kabupaten Purwakarta.

“Kami hingga kini belum tersentuh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) maupun lembaga perbankan untuk memberikan bantuan permodalan,” ujar Muhamad Yusuf (45) seorang pengrajin Kerupuk RO warga Kampung Blok Desa RT04 RW01 Desa Sempur kepada Cidahu News, Minggu (13/12/2015).

Yusuf mengatakan, pihaknya berharap pemerintah dan lembaga perbankan mengucurkan dana pinjaman bagi pengrajin usaha kecil untuk meningkatkan produksi. Menurutnya, saat ini, produksi kerupuk RO sangat terbatas akibat kekurangan permodalan tersebut.

“Selama ini untuk mendapatkan kucuran dana KUR dari BRI sangat sulit mendapatkannya, meskipun pemerintah menggencarkan program tersebut,” keluh Yusuf.

Bahkan, hingga kini dirinya belum tersentuh bantuan permodalan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Purwakarta. “Saya sebagai pelaku usaha tentu sangat berharap adanya bantuan modal dari program pemerintah untuk meningkatkan produksi,” harapnya.

Terpisah, Kades Sempur, H. Ae Saefuloh membenarkan hal tersebut diatas, banyaknya warga Desa Sempur khususnya pengrajin kerupuk RO yang usahanya terkendala dengan modal.

“Di Sempur, terdapat sekitar 100 lebih pengrajin kerupuk RO bisa dibilang disini ikon Plered kerupuk ini, namun mereka terkendala modal. Saya mengharapkan agar ada bantuan atau pinjaman dan dengan proses tidak ribet dan bertele-tele untuk membantu warga saya agar usahanya berkembang,” singkatnya. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top