Purwakarta

Peran Warga GAPENTA Purwakarta dalam Penanggulangan Ancaman Keamanan

Peran Warga GAPENTA Purwakarta dalam Penanggulangan Ancaman Keamanan

Cidahu.com – Guna penanggulangan ancaman terhadap keamanan dan keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak dini, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) beserta Badan Intelejen Nasional (BIN) jalan kemitraan dengan warga yang tergabung dalam Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba Tawuran dan Anarkis (GAPENTA).

“Pencegahan dan penanggulangan ancaman keamanan haru dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga, tapi peran serta pemerintah daerah juga harus lebih besar, hal ini berkaitan dengan konteks bela negara secara langsung,” ujar Ketua DPC GAPENTA Kabupaten Purwakarta, Rina Eka Arinawati, SH kepada Cidahu News, Senin (14/12/2015).

Menurutnya, selektifitas aparat pemerintahan dalam pemberian dokumen pribadi terhadap warga juga perlu dimaksimalkan,penertiban tempat kontrakan dan hotel atau penginapan perlu terus dilakukan secara rutin.

“Dan untuk warga juga tetap meningkatkan kewaspadaan lingkungan, apalagi terhadap para pendatang yang pindah ke daerah kita dari daerah lain dengan alasan pekerjaan atau apapun,” imbuhnya.

Ditemui di kediaman di Desa Liunggunung Kecamatan Plered, Teh Rina (begitu dia biasa disapa) menegaskan, setiap tindakan dan perbuatan yang memberi rasa aman dan damai di tengah-tengah masyarakat, itu adalah sikap bela negara. Sikap ini merupakan kecintaan warga terhadap negara.

“Visi dan misi GEPENTA menciptakan Indonesia negeri yang aman, tertib, damai dan makmur serta sejahtera tanpa narkoba, tawuran dan anarkis, itu sudah bela negara, warga GEPENTA sebagai kaum intelektual dan cerdik pandai agar mampu menjadi garda terdepan dalam bela negara guna membangun kemandirian pertahanan Indonesia,” bebernya.

Dalam segala kondisi apapun, dia menekankan kepada seluruh warga GEPENTA Purwakarta, untuk wajib bela negara dengan cara menjaga situasi tetap kondusif, aman, tenteram dan damai ditengah-tengah masyarakat.

“Bela negara, harus menjadi suatu tekad, sikap dan tindakan warga negara yang dilakukan secara teratur, menyeluruh, terpadu, dan berkelanjutan yang dilandasi rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia, serta keyakinan akan kesaktian Pancasila sebagai ideologi negara,” tambah Teh Rina.

Selain itu, lanjut dia, kita sebagai warga negara yang baik, harus punya sikap kerelaan berkorban untuk meniadakan setiap ancaman yang datang dari luar maupun dalam negeri, yang dapat merusak dan menghancurkan kedaulatan negara, kesatuan dan persatuan bangsa, keutuhan wilayah NKRI, serta nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

“Sikap dan perilaku tersebut guna menjamin keberlangsungan hidup di dalam berbangsa dan bernegara, dan bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dilandasi kecintaan kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” pungkasnya. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top