Purwakarta

Reses Tak Sekedar Berlibur

Alaikassalam

Cidahu.com – Reses atau Masa Reses adalah masa dimana para wakil rakyat melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung Dewan. Biasanya wakil rakyat melakukan kunjungan kerja atau bertemu langsung para konstituennya guna menyerap aspirasi di daerah pemilihannya masing-masing.

Demikian dikatakan Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Purwakarta, Alaikassalam, ditemui usai reses di Kampung Cipicung (Bengkok) Kelurahan Tegal Munjul Kecamatan Purwakarta, Sabtu (19/12/2015) lalu.

Menurut Politisi Muda PKB dari Dapil I Purwakarta itu, reses diadopsi dari kata recess (Belanda) yang berarti berlibur, istirahat atau turun main. Dalam makna asalnya kata reses dikenakan pada liburan sekolah (semacam liburan semester setelah ujian) dan liburan parlemen (recess of parliament).

Jika diruntut dari sejarahnya, reses DPR atau DPRD bermula dari kebiasaan orang-orang Belanda yang duduk di sebagai anggota Volksraad (DPR) dan Regentschapsraad (DPRD) pada masa Hindia Belanda, yang mengadaptasi liburan musim panas di negara asal yang beriklim sub-tropis. Saat itu reses dilakukan sekali untuk waktu sekitar tiga bulan dalam setahun.

“Kini, reses dimaknai sebagai kunjungan DPRD ke daerah untuk bersilaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat pemilih. Perubahan dari makna asal itu tidak soal. Muatan positif masa reses menjadi lebih bermanfaat sebab digunakan pula untuk menyerap aspirasi rakyat di Dapil,” ungkapnya.

Alex begitu dia biasa disapa, menambahkan, sebagai suatu substansi fungsi dewan yang mesti dijalankan, kita upayakan menjaring aspirasi konstituen dalam agenda yang dijadwalkan sejak beberapa hari lalu. “Direncanakan kita gelar reses di enam titik di Dapil Kecamatan Purwakarta,” cetusnya.

Sementara ini, tambah Alex, orang masih menganggap reses adalah hal yang biasa, padahal, menurutnya, reses memiliki arti strategis bagi perkembangan suatu daerah, mengingat dari berbagai aspirasi konstituen itu nantinya jadi bahan masukan untuk membuat program rencana pembangunan kedepan.

“Merupakan suatu kewajiban bagi anggota dewan untuk bertemu dengan konstrituennya di daerah pemilihan masing-masing. Dalam agenda reses, kita melayani masyarakat dengan menampung semua aspirasinya yang pada gilirannya nanti menjadi bahan-bahan masukan untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),” tuturnya.

Hal itu, tutur Alex, dilakukan untuk mendengarkan dan menampung aspirasi masyarakat yang telah memilih dirinya dalam Pileg lalu. “Agenda reses merupakan, salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat,” imbuhnya.

Menutup, Alex mengatakan, anggota DPRD merupakan representasi partai politik dan rakyat yang telah memilih nya sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang no 27 tahun 2009 tentang DPRD, Kabupaten atau Kota dengan fungsi legislasi, anggaran, dan kontrol yang dimilikinya.

“Sebagai implementasi dari wewenang tersebut maka salah satu tugas pokok anggota DPRD adalah menyerap aspirasi rakyat. Ini sebagai bentuk upaya aktif anggota dewan untuk mengetahui kondisi dan persoalan riil ditengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top