Purwakarta

Gulirkan UBK, Kemendes Salurkan Bahan Baku Sabun di Purwakarta

Kang Dedi Mulyadi di launching UKB di Desa Mekargalih Kecamatan Jatiluhur

Cidahu.com – Gulirkan program Usaha Bersama Komunitas (UBK) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT dan Trans) salurkan bahan baku dan alat produksi sabun untuk Warga Desa Mekargalih Kecamatan Jatiluhur Purwakarta.

“Kami menerima bahan baku dan alat produksi dari kementerian desa, selanjutnya kami proses jadi sabun cuci, sabun colek dan sabun cuci piring,” ujar Ketua UBK Bumegah Desa Mekargalih, Endang Sumpena,Kamis (24/12/2015).

Menurutnya, setelah diproduksi produk yang diperuntukan bagi konsumsi rumah tangga itu kemudian didistribusikan untuk dijual ke warung-warung sekitar.

“Targetnya didistribusikan hingga ke warga agar bisa digunakan, artinya dijual. Target jangka panjangnya ini bisa dijual ke kelompok komunitas lainnya dalam rangka upaya nyata cinta produk dalam negeri,” imbuhnya.

Untuk diketahui, agenda launching produk UBK itu dihadiri Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dalam sambutannya, ia mengatakan produk UBK ini harus ditindaklanjuti dengan distribusi yang masif. Dia berharap UBK Desa Mekargalih bisa sukses dan diterima masyarakat sehingga masyarakat tidak lagi membeli produk rumahan ke merek yang lain.

“Apalagi, hasil penjualan produk UBK ini untuk pemberdayaan komunitas desa. Tujuan ini kan untuk pemberdayaan masyarakat desa agar bisa lebih berdaya,” katanya.

Kang Dedi, menghimbau warga untuk bisa memanfaatkan produk itu untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari dan menggunakan produk ini untuk ibadah dan memberdayakan warga desa.

“Pemkab akan bantu promosi, selama ini pemkab itu terlalu fokus pada modal, jadi sebatas bantuan keuangan padahal modal juga akan mentok jika poroduknya tidak terjual. Kini, kita mulai melirik pasar melalui proses branding, seperti sate maranggi misalnya, meski sudah terkenal, kami ciptakan lagunya. termasuk ekspansi,” bebernya.

Menurutnya, dalam sebuah prodak yang mahal itu iklannya, selama ini Pemkab dan pelaku usaha selalu fokus pada modal, untuk itu pihaknya akan fokus untuk iklan produk daerah dan branding untuk promosi.

“Makanya saya katakan kebudayaan yang punya identitas. Bayangkan tiap daerah terkenal karena makanannya. Tauco Cianjur, Purwakarta Sate Maranggi dan Sumedang dengan Ubi Cilembunya,” ujar Kang Dedi. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top