Purwakarta

Dibacok Teman Kencan, Pekerja Salon Nyaris Tewas

Suhendi alias Vanesa, korban pembacokan oleh teman kencan

Cidahu.com – Pekerja Salon Marlina di Jalan Terusan Kapten Halim Desa Cihuni Kecamatan Pasawahan, Suhandi (31) tidak sadarkan diri dengan sejumlah luka bacokan. Korban nyaris tewas diduga dianiaya oleh teman kencannya Andi Ramdani warga Pengkolan Pasawahan, Minggu (27/12/2015).

“Awalnya, Minggu pagi, para tetangga dikagetkan dengan keributan dari dalam kontrakan korban yang terkunci dari dalam, sementara di luar terparkir motor bernopol T 6710 CG, dari dalam terdengar jeritan korban, lalu warga mendobrak pintu kontrakan ramai-ramai,” kata salah seorang warga Desa Cihuni yang juga teman korban, Asep (28) kepada wartawan.

Menurut Asep, korban yang biasa dipanggil Vanesa, merupakan pegawai dari salon kecantikan Marlina di Cihuni, setelah selesai kerja, korban pulang kerumah kontrakanya yang tidak jauh dari salon tersebut.

“Warga merasa kaget karena ketika pintu terbuka, diduga pelaku yang merupakan teman kencan korban, membawa golok ditangannya, korban tergeletak dengan berlumuran darah berada dilantai, lalu pelaku dihakimi warga hingga babak belur,” ungkap Asep.

Kemudian, korban yang diketahui beralamat di Kampung Jati RT13 RW06 Desa Cihuni Kecamatan Pasawahan yang mengalami luka bacokan di kepala, tangan, kaki dan beberapa bagian tubuhnya dan pelaku yang babak belur dihajar warga dievakuasi ke RSUD Bayu Asih.

Paska kejadian, pelaku yang semula akan melarikan diri berhasil diringkus warga, untuk kemudian diserahkan ke kepolisian. Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi penganiayaan, di kamar kos korban untuk melakukan olah TKP. Polisi juga menemukan ceceran darah segar di seluruh ruang kamar.

Saat diinterogasi, Andi mengaku telah membacok kepala dan perut korban. Pelaku juga mengaku emosi lantaran terus menerus ditagih uang sisa pembayaran kencan, yang semula dijanjikan Rp 50 ribu, dan baru dibayar Rp 20 ribu.

“Saya kesal karena terus ditagih, padahal sudah saya kasih 20 ribu, tapi malah nahan STNK dan KTP saya,” kata Andi. Atas perbuatannya, pelaku kini harus mendekam di tahanan Mapolsek Kota Purwakarta. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top