Purwakarta

Gabah Naik, Harga Beras Meroket

Gabah Naik, Harga Beras Meroket

Cidahu.com – Memasuki 2016, harga gabah mengalami kenaikan baik di tingkat petani maupun tingkat penggilingan. Kenaikan harga gabah tersebut berdampak terhadap kenaikan harga beras dipasaran.

Seperti yang dikemukakan salah seorang petani asal Desa Mekarsari Kecamatan Darangdan, Sanudin (55). Harga gabah kering di tingkat petani di wilayah tersebut kini tembus Rp6.000 perkilo, padaham sebelumnya hanya dikisaran Rp5.000.

“Kemungkinan kenaikan harga gabah kering ini sebagai imbas musim kemarau yang lalu. Diprediksi harganya akan terus melonjak, menyusul stok gabah pada musim kemarin terbatas dibeberapa daerah. Sebab itu tidak sedikit petani yang gagal panen akibat kekurangan air,” katanya kepada Cidahu News, Senin (4/1/2016).

Sementara itu, Salah seorang pengusaha penggilingan di Desa Mekarsari, Mas’ud (40) mengaku kenaikan harga gabah yang saat ini terjadi berimbas pada harga beras dipasaran yang terus merangkak naik.

“Harga beras kualitas sedang saat ini sudah tembus Rp9.400 perkilo. Sementara, beras kualitas tinggi tembus diangka Rp11.500 perkilo, kenaikan harga beras hampir mencapai 15 persen dari harga sebelumnya,” terang Mas’ud.

Menurutnya, kurang dari tiga minggu harga gabah kering beranjak naik disebabkan pasokan dari petani berkurang di akibatkan datangnya musim penghujan.

Selain itu, tambah Mas’ud, setiap datang musim penghujan harga gabah kering selalu naik dibulan oktober lalu harganya mencapai Rp6.000 perkilo dan kurang dari tiga pekan lagi kemungkinan harga gabah kering tersebut naik kembali kenaikan ini akibatkan datangnya musim penghujan.

“Kalau gabah kering sudah jarang harganya akan naik apalagi sekarang masuk ke musim penghujan bukan tidak mungkin harga beras pun terus melonjak,” tutupnya. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top