Purwakarta

Ayah Bejat Diringkus Polisi

Ayah Bejat Diringkus Polisi

Cidahu.com – Tersangka SN dalam pelariannya selalu berpindah-pindah tempat itu kini harus pasrah saat anggota kepolisian menggelandangnya ke balik jeruji besi. Pelaku saat ini harus mempertanggungjawabkan atas perbuatannya, karena, telah tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur.

“Pelaku kami tangkap, Selasa (5/1/2016) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Setelah lima bulan kemudian tersangka akhirnya berhasil kami tangkap hari ini. Selama lima bulan itu pelaku kabur ke luar kota,” kata Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Dadang Garnadi kepada sejumlah wartawan, Rabu (6/1/2016).

SN saat diminta keterangan oleh Polisi mengakui perbuatannya. Ia berasalan melakukan perbuatannya karena khilaf. Bahkan, SN saat diminta keterangan oleh Polisi mengakui perbuatannya. Ia berasalan melakukan perbuatannya karena khilaf. Bahkan, biadabnya pelaku sudah melakukan perbuatannya tersebut sejak tahun 2009 lalu sejak korban berusia 6 tahun. Saat itu, SN mencabuli buah hatinya sendiri dengan mengancam akan menceraikan ibunya dan juga diancam tidak akan diberi uang jajan, baik dirinya maupun adik-adiknya.

“Pelaku akan dikenai pasal berlapis, salah satunya Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” terangnya.

Sebelumnya, diberitakan remaja belasan tahun di Purwakarta kembali menjadi korban asusila ayah kandungnya sendiri. Melati (13) gadis yang tinggal di Desa Cibodas Kecamatan Bungursari berkali-kali disetubuhi SN (51) sampai mengandung dan keguguran. Akibat keguguran, gadis malang ini jatuh sakit. Saat sembuh, sang ayah bukannya merawat Melati, malah melanjutkan aksi bejatnya berulang kali.

Saat aksinya ketahuan ibu kandung melati, SN si ayah lantas kabur. SN buron selama 5 bulan dan menjadi daftar pencarian orang (DPO) Reskrim Polres Purwakarta sebagai buronan pelaku dugaan pencabulan. Aparat berhasil membekuk pelaku di tempat persembunyiannya.

“Kami menangkapnya di daerah Banten, tepatnya di Batu Ceper. Pelaku merupakan warga Desa Cibodas Kecamatan Bungursari,” ujar kasat.

Kini, Kepolisian telah menetapkan SN sebagai tersangka, namun saat pelaku akan ditangkap aparat, betkali-berkali kabur. Akibat aksi bejatnya, nasib masa depan Melati suram dan mengalami trauma berat.

“Sebelumnya Melati diantar keluarganya membuat laporan ke kepolisian unit PPA beberapa bulan yang lalu, dari hasil BAP pelaku yang menodai korban adalah ayah kandungnya sendiri. Sebelumnya kami menetapkan pelaku sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Dadang.

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top