Purwakarta

Waspada..! Begal Bersenjata Api Intai Warga Purwakarta

Begal Bersenjata Api Intai Warga Purwakarta

Cidahu.com – Sejauh ini, Polisi seakan dibuat tidak berdaya, Satgas Zero Kriminal yang dibentuk Pemda setempat belum menunjukan taringnya. Sementara komplotan begal dengan senjata api (senpi) masih berkeliaran mencari mangsa di wilayah Purwakarta. Sejumlah perampokan sering terjadi akhir-akhir ini, bahkan sudah jatuh korban tewas akibat ditembus peluru para begal tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Cidahu News, Kamis (7/1/2016) malam sekira pukul 21.00 WIB, di Jalan RE. Martadinata. Aksi perampokan terjadi kembali, dimana Dua Begal (masing-masing bersenjata api) telah merampok korban atas nama Wildan Hamdani (18) warga Kampung Tanjungsari Desa Tanjungsari Kecamatan Pondoksalam, sebelumnya korban ditodong oleh senjata api yang dibawa pelaku.

Saksi mata di tempat kejadian, Subril (36) mengatakan bahwa perampokan tersebut sangat singkat, saat itu korban tengah mengikuti pengajian, namun karena korban tidak enak badan, keluar sekitar pukul 20.00 WIB untuk membeli obat panas dalam, dimini market terdekat dengan menggunakan speda motor bernopol T 3584 CH (Jupiter MX).

“Saat korban akan pulang untuk kembali ke pengajian dia berhenti dahulu dipinggir jalan untuk minum obat panas dalam sambil duduk dimotor yang dibawanya, tiba-tiba dihampiri dua orang yang menggunakan sepeda motor,” ujarnya.

Kemudian, satu pelaku turun dari motornya dan berpura-pura menyakan arah jalan ke Bandung, namun pelaku menodongkan senjata api ke pinggang korban sambil meminta telepon genggam korban.

“Pelaku lainnya, yang berada dimotor juga mengeluarkan senjata api dan mengancam kembali untuk menyerahkan sepeda motor yang dibawa korban, tanpa perlawanan karena terancam jiwanya korban menyerahkanya. Kedua perampok lalu kabur ke arah Jalan Basuki Rahmat (Sindang Kasih) dengan membawa hasil rampokan,” ungkap Subril.

Pihak Kepolisian membenarkan aksi perampokan tersebut, selanjutnya melakukan olah TKP di lokasi kejadian, serta mengumpulkan bukti-bukti serta penyelidikan lebih lanjut. Aksi Perampokan tersebut, kini ditangani Polsek Purwakarta Kota.

Sebelumnya, aksi perampokan juga terjadi terjadi pada, Selasa (5/1) sore, di Jalan Veteran dan Rabu (6/1) dini hari. Lalu pagi hari ditanggal yang sama, terjadi kembali aksi perampokan di Kampung Cikadu Desa Kadu Mekar Kecamatan Babakan Cikao (dengan Satu korban tewas ditembak), belum lagi aksi yang dilakukan para begal di Cibening.

Dalam keterangannya kepada sejumlah awak media, Kapolres Purwakarta AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, diduga perampok yang beraksi belum lama ini di Jalan RE. Martadinata, merupakan jaringan perampok yang terorganisir dengan pelakunya sama dengan perampok yang beraksi selama 3 hari berturut-turut dan telah menelan satu korban meninggal dunia.

Pihaknya belum dapat mengungkap aksi yang marak belakangan ini, yaitu perampokan bersenjata api telah terjadi di Empat TKP di wilayah perkotaan.

“Polisi harus bekerja secara hati-hati dan profesional dalam penyelidikanya karena para perampok merupakan jaringan yang terorganisir, diduga ada aktor intelektual yang mengendalikanya,” ujar Kapolres.

Meski telah mengantongi identitas para perampok dan telah membuat sketsa wajahnya, atas pengembangan perampokan di kantor jasa pengiriman barang di Jalan Veteran. Namun pihaknya masih belum berhasil menangkap pelaku. “Kemungkinan pelaku berasal dari jaringan perampok yang berada di luar Purwakarta dengan tempat yang selalu berpindah-pindah,” terangnya.

Kapolres juga mengatakan, Polisi masih melakukan pengejaran para perampok tersebut di luar Purwakarta. “Secepatnya akan ditangkap karena indentitas pelaku sudah dikantongi dengan satu jaringan perampok berusia antara 20-25 tahun,” ujarnya. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top