Purwakarta

Pengidap Gangguan Jiwa di Purwakarta Meningkat

Pengidap Gangguan Jiwa di Purwakarta Meningkat

Cidahu.com – Psikiater Rumah Sakit Bayu Asih (RSBA) Purwakarta, dr. Syafari Soma, SpKJ mengatakan dengan berbagai latarbelakang penyebab, jumlah pengidap gangguan jiwa di Purwakarta makin meningkat.

“Jumlah kunjungan setiap bulannya, di Poli Jiwa bisa mencapai 800 pasien, bisa dikatakan sangat meningkat,” katanya melalui pesan singkatnya kepada Cidahu News, Rabu (3/2/2016) lalu.

Menurutnya, untuk mempercepat pelayanan kepada para pasien kejiwaan itu, dia harus meminta bantuan dari Bandung. “Kadang saya harus mengeluarkan dana pribadi untuk mempercepat pelayanan, dengan minta bantuan dari dari Bandung,” bebernya.

Dihubungi terpisah, Direktur Umum RSBA Purwakarta, H. dr. Agung D Suriaatmadja, M.Kes membenarkan adanya peningkatan pasien di Poli Jiwa rumah sakit milik Pemkab tersebut.

“Tapi, tidak semua pasien yang berkunjung ke poli jiwa itu bisa dikatakan gila, gangguan kejiwaan itu ada berbagai macam dan jenis,” terangnya.

Menurut dokter Agung, setiap orang pasti tak ingin mengalami gangguan jiwa. Namun, keadaan terkadang tak mampu membuat orang terhindar dari kondisi gangguan kejiwaan.

“Tingkat stres yang berlebihan karena suatu sebab yang sangat mengganggu fisik dan psikis merupakan faktor utama yang dapat menyebabkan seseorang kemudian terkena gangguan jiwa,” bebernya.

Gangguan jiwa merupakan kondisi adanya gejala klinis berupa sindroma pola perilaku dan pola psikologik yang sangat berkaitan dengan adanya rasa tidak nyaman, rasa nyeri, dan tidak tenteram, bahkan hingga bisa melakukan bunuh diri.

Seperti yang terjadi di Desa Sukamanah Kecamatan Bojong, Jumat (5/2/2016), diduga karena mengalami depresi akibat tekanan masalah ekonomi, seorang warga bernama Aja bin Eman (50) nekat melakukan gantung diri. Korban ditemukan tergantung di atas sebuah pohon dengan ketinggian sekitar 10 meter.

“Suami saya keluar sejak pagi sekitar pukul 05.00 pagi, menjelang siang saya melihat ada yang tergantung di pohon mahoni, kemudian minta tolong kepada tetangga,” kata Anih, istri korban.

Kondisi korban sungguh sangat mengenaskan, selaian tergantung dipohon yang tinggi dengan seutas tali yang melilit dilehernya, korban juga dalam keadaan bugil. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top