Peristiwa

Waspada..! “Daerah Tonggoh” Rawan Longsor

Longsor di Wanayasa Purwakarta

Cidahu.com – Warga yang tinggal di Kecamatan Wanayasa dan sekitarnya diminta waspada. Pasalnya daerah yang masuk dataran tinggi (Daerah Tonggoh) itu rawan terjadi pergeseran tanah (longsor).

Longsor kembali terjadi di tiga desa berbeda di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Senin (22/2/2016) malam pukul 21.00 WIB. Akibat material tanah longsor yang menutupi badan jalan akses lalu lintas kendaraan sempat terputus.

Longsor tersebut terjadi di tiga desa yaitu, Desa Wanayasa, Desa Wanasari dan Desa Cibuntu. Ketiga desa ini dilalui jalan yang berada dekat dengan tebing dan jurang. Tepat di Kampung Gandasoli tebing setinggi kurang lebih 5 meter amblas lalu menutup badan jalan. Longsor terjadi di Kampung Gandasoli dan Kampung Tanjak Nangsi Desa Wanasari.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Wanayasa mengakibatkan tanah lebih mudah hanyut sementara tembok penyangga tanah tak dapat menahan material longsor.

Perihal itu Kapolsek Wanayasa, AKP Subagyo mengatakan longsor mengakibatkan akses lalu lintas lumpuh. Longsor terjadi di dua titik pada pukul 21.00 WIB.

“Sempat terjadi longsor di dua titik di Kecamatan Wanayasa sekitar pukul 21.00. Longsoran sempat menutup akses jalan desa,” ujar AKP Subagyo.

Meski jalan utama sempat tertutup material longsor, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa. Saat terjadi longsor jalan memang tengah sepi dari lalu lalang kendaraan. Setelahnya, petugas dari Polsek Wanayasa dan dibantu warga membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. “Jalan sudah bisa dilalui. Besok pagi (Selasa) dibersihkan lagi longsoran tanahnya,” katanya.

Selain di dua titik tersebut longsor juga terjadi di Desa Cibuntu. Longsor terjadi malam hari, akibat material longsor yang menutupi badan jalan akses lalu lintas tidak dapat dilalui pengendara.

Masih dihari yang sama, sebuah rumah milik warga Desa Babakan Kecamatan Wanayasa hanyut terbawa derasnya arus sungai saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Senin (22/2/2016), sekitar pukul 21.00 malam hingga dini hari hujan deras dan menimbulkan luapan air sungai Sukaboma di Desa Babakan.

Akibat derasnya arus sungai rumah milik Dian (50) yang berada dekat dengan bantaran sungai hanyut terbawa derasnya arus air. Bagian rumah yang hanyut terbawa arus adalah dapur karena memang lokasinya menjorok ke sungai.

Kepala Desa Babakan, Uci Sanusi mengatakan selain rumah warga warung soto milik warga lainnya juga hanyut. “Aliran sungai deras ditambah hujan,” ujar Uci Sanusi melalui sambungan seluler.

Sebagian pondasi bangunan rumah milik Dian memang tepat di tepi sungai, karenanya saat air sungai meluap pondasi rumah ikut hanyut terbawa arus. Seisi dapur milik Dian juga hilang bersamaan hilangnya bangunan dapur miliknya. “Tapi pemilik bangunan sedang tidak ada di tempat,” timpal Uci.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak kepolisian sektor Wanayasa dibantu aparatur desa dan warga langsung menyelamatkan barang yang dapat diambil dari bangunan sebelum terbawa hanyut.

Pihak desa hari ini, Selasa (23/2/2016) akan melanjutkan pembersihan material rumah yang tersisa. “Sudah dibersihkan, besok kembali dilanjutkan,” tuturnya. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top