Purwakarta

21 Bulan Dipenjara, Akhirnya Dakoram Bebas..!

Dadan Komarul Ramdan

Cidahu.com – Setelah menyelesaikan masa hukuman selama 21 bulan (sejak Mei 2014). Mantan Ketua KPU Purwakarta Ir. Dadan Komarul Ramdan, MT (Dakoram), akhirnya bisa menghirup udara segar, Rabu (24/2/2016).

Ditemui ditengah kerumunan massa yang menjemputnya di LP Sukamiskin Bandung, Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua KPU Purwakarta selama dua periode itu (periode 2003 – 2008 dan periode 2008 – 2013) mengungkapkan, banyak hal yang telah didapatkan selama menjalani hukuman.

“Selama di dalam sana, saya banyak mendapatkan renungan hidup, dan diantaranya ternyata memegang amanah dengan misi kebenaran dan keadilan di negeri ini adalah SALAH,” ungkap Dakoram kepada Cidahu News.

Menurutnya, kenapa hal seperti itu bisa dibilang “SALAH”, karena jadi pejabat di negeri ini ternyata banyak orang miskin yang minta-minta dengan cara memelas bahkan memeras. “Jadi baiknya kita sebagai orang beriman harus Aamanu Wa’aamilushshaalihiin, ha ha ha …” ujarnya, sambil tertawa.

Kemudian, saat ditanya apa rencana yang akan dilakukan setelah menghirup udara segar ini, Dakoram menjawab akan kembali menggeluti dunia peternakan. “Saya akan kembali beternak domba atau sapi sebagaimana 14 tahun yang lalu dan tetap beraktifitas ditempat-tempat yang sekiranya dapat bermanfaat bagi negeri ini,” imbuhnya.

Saat Cidahu News menanyakan apakah dengan itu berarti seorang Dakoram akan lari dan menjauh dari dunia politik? “Setiap warga negara yang terlahir, sudah didata dan punya akta kelahiran, dan saat itu juga dia tidak bisa terlepas sebagai insan politik,” ujarnya, diselingi tawa lepas.

Lalu, apakah hal itu berarti Dakoram akan mencalonkan untuk menjadi kepala daerah di Purwakarta, sebagaimana isu terdahulu?

“He he he… menjadi kepala daerah atau bupati itu hanya salah satu cara untuk mensejahterakan rakyat, nah kalau dengan beternak dan beraktifitas lainnya ternyata mampu mensejahterakan rakyat, kan tidak harus capek-capek ngejar jabatan bupati atau anggota dewan, kecuali saya disuruh capek he he he…” demikian Dakoram sambil menemui kembali rekan dan para para sahabatnya yang penjemput kepulangannya.

Diketahui sebelumnya, Senin (1 Desember 2014), Ir. Dadan Komarul Ramdan, MT, Asep Fakar, SH Sekretaris KPU Purwakarta selaku Atasan Bendahara Langsung (ALB 1), Yusuf Maulana, SH Kasubag Hukum selaku ALB 2 dan Drs. Adang Sunendar, Kasubag Program selaku Panitia Pengadaan. Diganjar pidana dengan tuduhan korupsi anggaran Pilkada Purwakarta 2008 oleh Majelis Hakim Tipikor Bandung dengan hukuman yang sama yaitu 1 tahun 8 bulan dan dikenakan denda sebesar Rp50 juta atau tambahan hukuman kurungan 1 bulan bila tidak melakukan pembayaran denda.

Dalam putusan tersebut, Mejelis Hakim membebaskan Dakoram dari tuntutan pasal 2 karena tidak terbukti merugikan keuangan negara dan tidak terbukti menggunakan keuangan negara, dan menjatuhkan hukuman kepada terdakwa kerena melanggar pasal 3 yaitu terbukti melakukan tindak pidana berkelanjutan.

Dengan menimbang berdasarkan pengakuannya bahwa terdakwa (Dakoram) adalah benar sebagai Ketua KPU Kabupaten Purwakarta Periode 2003-2008 yang dibuktikan menurut surat keputusan nomor 710/SK/KPU/Tahun 2003 tanggal 22 Agustus 2003 tentang Pengangkatan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purwakarta Provinsi Jawa Barat, dan berdasarkan pengakuannya adalah benar bahwa terdakwa telah menandatangani surat perjanjian bantuan belanja hibah antara Pemerintah Kabupaten Purwakarta dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purwakarta No 410/30/SPBH/Pemda/XI/2007 tanggal 26 Nopember 2007. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top