Peristiwa

Lebak Panineungan Hancur Diterjang Banjir Bandang

Lebak Panineungan Hancur Diterjang Banjir Bandang

Cidahu.com – Sebuah bangunan bekas kedai maranggi dan billiard “Lebak Panineungan” yang berlokasi di Bantaran Sungai Cikao porak poranda diterjang banjir bandang, Sabtu (12/3/2016) malam lalu. Selain itu belasan rumah warga yang ada di bawah jembatan Sasak Beusi itu juga terendam banjir selama 4 jam.

Banjir yang menimpa wilayah Sasak Beusi tepatnya di RT14 RW07 Kelurahan Sindangkasih itu sudah sering terjadi sebelumnya, terutama jika hujan deras dan air Sungai Cikao meluap.

“Ketinggian air mencapai selutut orang dewasa, terendam pada jam 19.00 sampai jam 23.00,” kata salah satu warga setempat, Muntasirin (29), Minggu (14/3/2016).

Menurutnya, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, hingga kini warga sedang menjemur barang-barang yang semalam kebanjir. Dia katakan berikutnya, belum ada upaya dari pihak terkait dalam mengantisipasi hal tersebut. “Maaf nih lagi sibuk, semalem barang-barang pada basah semua kena banjir,” katanya.

Sementara itu, warga sekitar lainnya, Yusuf Solihin (45) menerangkan, kedai yang hancur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Menurutnya banjir bandangnya juga kabarnya membawa hanyut warga Parakan Lima.

“Tadi jam 10-an siang, ada pihak keluarga korban mencari kesini, menurut keterangan keluarga korban adalah pemuda berusia sekitar 25 tahun, yang terbawa hanyut banjir semalam, sekarang masih dicari,” ungkap Pria yang biasa mengambil pasir disungai tersebut.

Lebak Panineungan Hancur Diterjang Banjir Bandang

Lebak Panineungan Hancur Diterjang Banjir Bandang

Hingga berita ini ditulis, Lurah Sindangkasih Kecamatan Purwakarta, Umuh Mashudin belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, dihubungi melalui selulernya tidak ada jawaban. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top