Purwakarta

Waduh.., Petani Plered Purwakarta Gagal Panen

Petani Plered Purwakarta

Cidahu.com – Akibat cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini. Sejumlah petani di Kecamatan Plered dan Sukatani alami gagal panen.

Mereka mengeluh, hujan sebabkan padi mati sebelum siap dipanen. Seperti yang dikatakan Endang (50), Petani di kampung Cimuntuk Desa Sukatani. Tanaman adi miliknya yang siap panen harus mati dihempas angin saat musim hujan. “Pas malam minggu di terpa angin pas hujan besar,” katanya, Rabu (16/3/2016).

Menurutnya, hampir semua sawah di wilayah Sukatani yang siap panen alami gagal panen. “Padahal pake benih 64 yang paling bagus, tapi semua petani juga alami gagal panen,” ungkapnya.

Senada dengan Endang, Siti Jubaedah (44) Warga Desa Cibogohilir Kecamatan Plered, meski masih bisa dipanen. Namun dia mengaku tetap saja hasil dari padi miliknya yang belum siap dipanen menurun dibandingkan panen sebelumya akibat cuaca buruk satu bulan terakhir. “Masih bisa dipanen cuma tidak 100 persen,” katanya.

Meski begitu, dengan kondisi hektaran padi karena terkena angin beberapa waktu lalu, dia juga mengaku tidak mau ambil resiko dengan kondisi tersebut, keadaan butir padi kurang matang akan berdampak pada penjualan gabah nantinya. “Pasti bakal murah kalau dijual,” ujarnya.

Perempuan beranak Tiga itu, menambahkan, pemanenan dini sengaja lakukan guna mencegah kerugian karena makin membusuknya rebahan padi yang belum siap panen ini. Daripada makin lama pasti makin busuk dan gak kepanen,” tutupnya. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top