Jawa Barat

Pendamping Desa Jangan Jadi Calo RPJMDes

Pendamping Desa Jangan Jadi Calo RPJMDes

Cidahu.com – Tenaga Pendamping Desa yang mulai bertugas awal Maret 2016 di Jabar, diminta tak jadi calo pembuatan RPJMDesa seperti halnya diduga dilakukan eks PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat).

“Pendamping harus bekerja sesuai tupoksi sebagaimana diatur Permendesa No 3 Tahun 2015. Diantaranya bertugas ‘Mendampingi desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan terhadap pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa’. Selain itu, perlu mendampingi pula dalam hal pelayanan sosial dasar juga pengembangan usaha ekonomi desa serta program penerapan teknologi tepat guna,” beber Ketua Pemuda Pegiat Desa (PPD) Kabupaten Purwakarta, Dadang Ubaidillah, Senin (28/3/2016).

Jangan seperti yang terjadi di Purwakarta sebelumnya. Dimana, desa seolah tidak pernah dididik dan diajak berdaya. Sebab mereka (perangkat desa), meski tak seluruhnya, tidak pernah dilatih serius membuat dokumen desa sebut saja RPJMDes, RKPDes dan APBDes.

“Mereka diduga sudah keenakan menggunakan jasa fasilitator PNPM untuk membuatkan seluruh dokumen yang dibutuhkan desa, termasuk RAB,” ujarnya.

Dadang menyebut hal ini bukan rahasia umum. Sebab nyaris terjadi di hampir seluruh desa. Bongkar pasang perangkat desa, terbatasnya SDM, serta pola pendekatan yang tidak tepat oleh eks fasilitator PNPM diduga menjadi pemicu hal ini.

“Saya berharap, adanya pendamping desa sekarang ini, mampu mengembalikan desa kepada posisi seharusnya. Yakni Desa yang mandiri dan berdaya. Sejalan dengan amanat UU Desa,” tandasnya.

Hal lain yang perlu disoroti menyangkut kinerja eks fasilitator PNPM ialah fungsi supervisi mereka terhadap program simpan pinjam atau perguliran yang dikelola UPK (Unit Pengelola Kegiatan) tingkat kecamatan.

“Saya melihat ada pembiaran dari fasilitator dimana pengelola menarik bunga lebih besar dibanding besaran bunga yang dilaporkan sebesar 16 persen. Faktanya di lapangan justru lebih besar mencapai 20 persen bahkan ada yang lebih,” ujar Dadang.

“Tidak percaya, silahkan cek ke lapangan. Saya bahkan sudah mengantongi beberapa bukti dan dokumennya,” tambah Dadang menegaskan. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top