Politik

“Budak Purwakarta” Jebolan Amerika Siap Nyalon Bupati

Gugun Gumilar

Cidahu.comPilkada Purwakarta 2018 tampaknya akan lebih menarik. Pasalnya, seorang Tokoh Muda kelahiran Purwakarta jebolan S2 Amerika berniat meramaikan bursa pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta.

Kendati sudah ramai diperbicangkan oleh berbagai elemen masyarakat di Purwakarta, pemuda yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Institute of Democracy and Education (IDE), Gugun Gumilar, S.Pd., MA, belum menyampaikan secara resmi bahwa dirinya akan nyalon di Pilkada nanti.

“Hehe kata siapa? Liat aja nanti ya? Kalau ada yang dorong kenapa saya harus diam!” ujarnya kepada Cidahu News, Selasa (29/3/2016).

Namun, kata Gugun, sebagai warga asli Purwakarta ia tetap akan berkontribusi untuk Purwakarta. “Mau apapun saya nanti saya akan tetap mengabdi untuk Purwakarta,” katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan Purwakarta dilihat dari segi sosial mengandung gagasan “social sustainable development”. Gugun melihat bahwa Purwakarta, dilihat dari aspek sosial menurut teori Brundtland yaitu pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan aspek sosial and “cultural impact”.

“Artinya, pembangunan di Purwakarta memenuhi prinsip pembangunan berkelanjutan yang memenuhi kebutuhan sekarang di lingkungan sosial tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan,” ujarnya.

Gugun melanjutkan, gagasan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, aspek sosial bahwa pembangunan di Purwakarta sebagai sebuah gagasan, prinsip dan konsep yang bisa dirasakan dan banyak manfaat bagi kehidupan manusia.

“Saya siap melanjutkan gagasan yang sudah dibuat dan menciptakan inovasi baru dengan “smart city design”. Sehingga hasil dari pembangunan tersebut seirama antara relasi aspek lingkungan dan aspek sosial,” ungkapnya.

Tokoh Muda nasional dan Duta Muda PBB yang berdomisili di Desa Selaawi Kecamatan Paswahan itu, mengatakan, masyarakat Purwakarta harus memahami betul apa peran teknologi dalam membangun sebuah masyarakat Purwakarta yang salah satu di antaranya adalah kesadaran bahwa masyarakat Purwakarta hidup dalam sebuah jejaring, yang merupakan esensi dari sebuah masyarakat yang cerdas dan dinamis.

“Saya siap membangun Kabupaten Purwakarta dengan teknologi seperti di Amerika, Jepang dan Korea membuat orang Purwakarta cerdas,” ujarnya.

Gugun mengatakan, membentuk Purwakarta “smart city” harus segera diselesaikan, agar teknologi yang cerdas bisa berperan dalam membangun masyarakat Purwakarta yang cerdas, sehingga perkembangan teknologi dan perkembangan sosial sejalan dan tidak terpisahkan.

“Gagasan saya ke depan, Purwakarta harus punya konsep e-government dan e-procurement sudah diterapkan . Konsep lainnya seperti e-budgeting, e-delivery, e-controlling, dan e-monitoring diterapkan kemudian di Purwakarta. Dalam konsep e-monitoring, Purwakarta misalnya bisa memantau situasi seluruh kecamatan, mulai dari lalu lintas jalan raya hingga kondisi tempat pembuangan sampah,” paparnya.

Guna mewujudkan konsep “smart city” di Indonesia, Purwakarta mesti bekerjasama dengan perusahaan teknologi informasi menciptakan berbagai inovasi Smart System Platform (SSP). SSP adalah wadah berbagai informasi dengan layanan GPS, CCTV, dan informasi kota seperti kepegawaian, kesehatan, pendidikan, dan kependudukan. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top
%d blogger menyukai ini: