Purwakarta

Kepala Desa, Ketua RW dan RT di Purwakarta Tidak Akan Menerima Gaji Jika Tak Mau Mengurus Lingkungan

Kepala Desa, Ketua RW dan RT di Purwakarta Tidak Akan Menerima Gaji Jika Tak Mau Mengurus Lingkungan

Cidahu.com – Lagi-lagi ancaman serius dilontarkan oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi kepada seluruh aparat desa diwilayahnya. Kali ini terkait dengan kinerja aparat desa. Dedi menyoroti kinerja mereka karena masih saja mendapatkan laporan kinerja yang kurang baik melalui SMS Center, Twitter dan Facebook miliknya. Hal-hal yang sering menjadi bahan laporan adalah terkait kebersihan, keamanan dan ketertiban lingkungan sampai program “Beas Perelek”.

Menanggapi laporan tersebut Bupati Purwakarta yang dikenal responsif dalam menindaklanjuti keluhan warganya ini mengatakan bahwa dirinya akan menahan gaji aparat desa jika kedapatan masih ada lingkungan yang tidak terawat dan masyarakat yang belum terlayani.

“Awal April ini gaji aparat desa akan cair, tetapi jika dalam evaluasi akhir bulan ini masih ada persoalan pelayanan dan lingkungan di wilayahnya, maka gajinya tidak akan saya berikan, untuk apa ada gaji tinggi tapi kinerjanya buruk”, kata Dedi Mulyadi di sela Kegiatan Arisan Gotong Royong di Desa Margasari Pasawahan Purwakarta, Selasa (29/3/2016).

Untuk melakukan evaluasi kinerja yang dimaksud, Dedi mengaku sudah memerintah para camat untuk melakukan audit kinerja para aparat desa yang berada di masing-masing wilayahnya. Hasil audit kinerja tersebut nantinya akan diverifikasi di kecamatan setempat yang akan dijadikan dasar untuk pencairan gaji.

“Laporan audit kinerja itu harus dimasukan ke Bagian Pemerintahan Desa, lalu dilampirkan dilembar pencairan gaji, kalau memenuhi standar kerja minimal ya bisa cair, jika tidak mah ya wayah na”. (Jika tidak ya sabar saja. Red). Kata Dedi menambahkan.

Lebih lanjut Dedi menegaskan bahwa tugas kemasyarakatan bukan hanya tugas Kepala Daerah semata, melainkan Kepala Daerah sampai Ketua Rukun Tetangga harus linier bekerja untuk rakyat.

“Kalau saya sendirian maka orientasi untuk kesejahteraan masyarakat tidak akan pernah tercapai, maka dari itu seluruh stakeholder dari Bupati sampai Ketua RT harus terintegrasi dengan baik”, tegas Dedi.

Menurut informasi yang berhasil didapat, Kepala Desa akan mendapat rapel gaji Rp16 juta karena gajinya Rp4 juta per bulan, Ketua RW akan mendapat rapel Rp2,8 juta karena gajinya Rp700 ribu per bulan, dan Ketua RT akan mendapatkan rapel gaji Rp2,4 juta per bulan karena gajinya Rp600 ribu per bulan. (Humas Setda Purwakarta)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top