Purwakarta

APDESI : Pendamping Desa Harus Putra Daerah

APDESI

Cidahu.com – Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Purwakarta, Nurwin mendukung kebijakan pengangkatan tenaga pendamping desa dari kalangan orang lokal, atau putra daerah.

“Kalau saya setuju pendamping desa dari kalangan lokal, putra daerah, minimalnya berdomisili di desa bersangkutan,” kata Nurwin, Rabu (30/3/2016).

Alasannya, orang lokal akan lebih paham kondisi daerah yang didampinginya. Selain itu, ketentuan kerja purna waktu sebagaimana disyaratkan akan benar-benar terpenuhi sebab dia bekerja dan tinggal di daerah tersebut.

“Ini berbeda dengan pendamping yang direkrut dari tenaga fasilitator PNPM. Fokus mereka kerap terganggu. Sebab mereka harus mondar-mandir ke daerah asal. Mereka pun kerja seolah hanya memenuhi syarat administrasi saja. Dampaknya, realisasi program tidak optimal,” beber Nurwin.

Terbukti, dari realisasi sejumlah program PNPM yang digulirkan di tahun-tahun sebelumnya. Sebut saja program perguliran (simpan-pinjam) dana melalui UPK (Unit Pengelola Kegiatan), asistensi peningkatan kapasitas perangkat desa, hingga proyek fisik yang dilaksanakan di banyak desa. “Sampai sekarang masih banyak menyisakan persoalan,” tandasnya.

Ungkapan senada disampaikan Ketua Asosiasi UPK Kabupaten Purwakarta, Herman. Ditambahkan, pihaknya setuju sekali tenaga pendamping desa diprioritaskan dari warga lokal.

“Fasilitator banyak orang luar (Purwakarta), sehingga waktu mereka untuk mengawal program sangat terbatas. Akan lebih baik memang jika pendamping itu orang lokal. Dan kami yakin, mereka juga mampu,” ujarnya.

Diakui Herman, beberapa persoalan yang muncul selama program PNPM berlangsung, dampak kurang seriusnya pola pendampingan yang dilakukan fasilitator PNPM kala itu. Disamping sistem kerja yang berbasis PTO. Sedangkan sering kali antara PTO dan kondisi di lapangan berseberangan.

“(PNPM) kurang fleksibel, dan kurang efektif. Hal ini berbanding terbalik dengan amanat UU Desa No 6 2014 yang lebih menitikberatkan pada pola pembangunan partisipatif,” tutup Herman. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top