Permata Bandung Gelar Talkshow Pendidikan di Purwakarta

Cidahu.com – Diikuti oleh ratusan peserta dari pelajar tingkat SMA dan Mahasiswa. Perhimpunan Mahasiswa Purwakarta (Permata) Cabang Bandung menggelar Great Talkshow Pendidikan and Wall Painting Cintest, di Bale Citra Resmi, Minggu (27/3/2016).

“Tema yang kita ambil kali ini adalah Membudayakan Kesadaran Pendidikan untuk Menciptkan Karakter Pendidikan di Purwakarta. Sub temanya, kaum muda harus mampu menjawab tantangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” kata Ketua Umum Permata Bandung, Dion Murdiono.

Menurutnya, pesertanya berasal dari SMA, SMK, MA, Mahasiswa dan beberapa Organisasi Kedaerahan yang ada di Purwakarta. Yang hadir ada sekitar 456 peserta. Bertindak sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan, Moch Ilga SM.

Dion berharap, setelah acara ini peserta sadar akan pentingnya pendidikan dengan output mampu menjawab tantangan MEA. Dan pembentukan karakter manusia sehingga mampu bersaing, beretika, bermoral, sopan santun dan bersosial terhadap masyarakat.

Pasalnya, berdasarkan penelitian kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh hard skill (pengetahuan dan kemampuan teknis) kisarannya sekitar 20 persen. Sementara 80 persen itu ditentukan oleh soft skill oleh kemampuan diri untuk berinteraksi dengan masyarakat.

“Semoga acara ini awal dari kesadaran, selalu berproses, berani bersaing, mencari wawasan luas dan tidak pernah takut gagal. Karna tantangan MEA sudah terasa dampaknya. Semoga acara ini awal dari kebangkitan pemuda Purwakarta,” ujar Dion.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pemateri diantaranya, Wakil Bupati Purwakarta, perwakilan dari Kemenag, Disdikpora, dari Legislatif dan Direktur Eksekutif Institute of Democracy and Education (IDE), Gugun Gumilar, S.Pd., MA.

Dalam paparannya Kang Gugun mengatakan, dalam membangun optimisme dalam era MEA di Purwakarta, masyarakat dituntut harus harus punya mimpi dan niat yang merupakan awal dari segalanya, dare to dream mengembangkan diri sendiri dan berusaha keras adalah kunci meraih masa depan yang cerah dan dinamis.

“Jika yakin dengan kemampuan diri sendiri, maka kita akan berani mencoba hal atau tantangan baru. Sukses atau gagal, tidak jadi masalah. You can’t reach your dream if you never try from now, Karena yang terpenting bagi saya jangan pernah takut untuk maju sebelum berperang,” paparnya.

Menurutnya, optimis dan yakin akan kemampuan diri sendiri, menjadi kunci dalam meraih masa depan yang cerah. “Pemuda Purwakarta jangan lupa untuk menghargai setiap usaha yang dibuat dan percaya dengan jalan Tuhan untuk menatapi pendidikan yang cerah dan maju. Life is a place to learn,” kata Gugun. (CN-01)

Topic:

Just For You

Dedi Mulyadi Membantu Pasangan Renta Kesulitan Air

Cidahu.com – Senyum bahagia terlihat di wajah pasangan usia lanjut Abah Sawin (82) dan Mak Erat (76) warga Desa Benteng Kecamatan Campaka Purwakarta. Pasangan ini ditemui langsung oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi Senin (28/3/2016) di rumah mereka yang sederhana. Kedatangan orang nomor satu di Purwakarta ini tidak lain dalam rangka membantu karena pasangan renta ini tidak memiliki sistem sanitasi yang baik di rumahnya.

“Abah kunaon saurna tebih kanggo milarian cai? yeuh ku abdi dibantos ieu aya artos, damelkeun sumur sareng kamar mandi kin Pak Kades nu ngadamelkeunna” (Abah kenapa, katanya jauh mencari air? Ini saya ada sedikit uang, buatkan sumur dan kamar mandi, nanti kamar mandinya Pak Kades yang buat. Red). Kata Dedi Mulyadi dengan gaya “loma” (gaya santai).

Pemberian bantuan dari Bupati Purwakarta ini membuat haru pasangan sehari-hari bekerja sebagai buruh tani ini. “Nuhun Kang Dedi, nuhun Abah tos dibantosan”. (Terima kasih Kang Dedi, terima kasih Abah telah dibantu. Red), kata Abah Sawin.

Ketika dikonfirmasi ihwal darimana Bupati Dedi mendapat informasi tentang keluarga Abah Sawin, Dedi mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi melalui sms center 08121297775. “Isi sms-nya mengatakan keadaan keluarga Abah Sawin, punya anak satu, tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dan beliau harus bersusah payah untuk mendapatkan air”, kata Dedi menjelaskan.

Lebih lanjut Dedi menjelaskan bahwa Abah Sawin akan mendapatkan fasilitas pembangunan rumah untuk rakyat miskin lengkap dengan sanitasi pelengkapnya. “Karena usianya sudah lansia tentu kita bantu, anggarannya sudah ready kok dari APBD Purwakarta per satu rumah itu ada bantuan sebesar Rp10 juta, untuk Desa Benteng ada Rp400 juta karena disini ada 10 rumah yang harus diperbaiki, semua desa akan mendapatkan program ini”, kata Dedi menambahkan. (Humas Setda Purwakarta)

Topic:

Just For You

Kemarin Masalah Parkir, Kini Dedi Mulyadi Tegur Soal Penunggu Pasien RS Bayu Asih

Cidahu.com – Persoalan yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta ternyata bukan melulu tentang Ketertiban Parkir, kini Rumah Sakit yang terletak di Jl. Veteran Purwakarta ini kembali kena tegur keras oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi karena terlalu banyak penunggu pasien yang berada di Kamar Perawatan Rumah Sakit tersebut.

Sejak Senin pagi (28/3/2016) Dedi Mulyadi sudah berada di Rumah Sakit yang memberlakukan layanan kesehatan gratis ini dalam rangka meninjau area parkir yang sempat memancing kemarahannya pekan lalu.

Melihat area parkir yang mulai tertata rapi, Bupati Purwakarta yang selalu tampil ekstentrik dengan menggunakan pakaian khas sunda ini pun lalu masuk ke bagian dalam Rumah Sakit, kontan dirinya kembali menegur pihak Rumah sakit karena jumlah penunggu pasien yang membuat sesak kamar perawatan.

Sambil dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja, Dedi menertibkan para penunggu pasien tersebut. “Maaf Bu, Pak! Ini kasian pasien nya jadi terganggu kalau yang menunggunya terlalu banyak begini, ini anak kecil jangan dibawa ke rumah sakit, bahaya nanti bagaimana kalau anaknya tertular penyakit”. Ujar Dedi sambil mempersilakan satu per satu pengunjung untuk keluar kamar perawatan.

Dedi mengungkapkan bahwa tindakannya ini semata menciptakan suasana nyaman untuk pasien yang sedang dirawat. “sudah menjadi kebiasaan masyarakat kalau menunggu pasien itu sering rombongan, ini menimbulkan problem untuk pasien, sirkulasi udara terganggu karena sesak, belum lagi kalau ada tindakan medis yang harus segera dilakukan juga pasti akan mengganggu jika suasananya masih seperti ini” ungkap Dedi.

Menghindari terjadinya kebiasaan yang sama, Dedi pun menegaskan bahwa tidak boleh ada kompromi lagi antara pengunjung dengan petugas piket Rumah Sakit di Kamar Perawatan.

“Saya sudah meminta Pak Direktur Bayu Asih agar pasien yang membawa penunggu terlalu banyak tidak ditetapkan biaya umum saja, artinya tidak boleh menggunakan fasilitas pembiayaan gratis yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta, nah bagi petugas kamar yang mengizinkan penunggu terlalu banyak harus dikenakan sanksi administratif yang keras”, tegas Dedi.

Untuk penunggu yang membawa anak kecil, Dedi meminta pihak Rumah Sakit segera membangun ruangan khusus bermain anak. “Anak kecil harus dititipkan di ruang bermain, tidak dibenarkan masuk ke ruang perawatan, masyarakat harus sadar betul dan semua stakeholder yang harus melaksanakan peraturan ini” tutup Dedi. (Humas Setda Purwakarta)

Topic:

Just For You

Hadirkan Kiai Ganjur, ISNU Purwakarta Gelar Ngaji Islam Nusantara

Cidahu.com – Dengan menghadirkan Dosen Pasca Sarjana STAI NU Jakarta, DR Ngatawi Al-Zastrow, MA (Kiai Ganjur) dan Bupati Purwakarta H. Dedi Mulyadi, SH. Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Purwakarta kembali gelar Ngaji Islam Nusantara.

Ngaos Islam Nusantara yang digelar di Bale Janaka, Pemkab Purwakarta, Minggu (27/3/2016) itu mengambil tema “Islam Nusantara Perspektif Seni Budaya”.

Dalam paparannya, Kiai Ganjur menyebut Islam nusantara lebih bijak dan bertradisi. Dia juga menyampaikan banyak hal kesamaan Islam Nusantara dengan nilai-nilai luhur Pancasila serta menegaskan Islam Nusantara yang hari ini diusung PBNU bukanlah akidah baru, bukan pula sekte melainkan metodologi menjalankan syariat agama.

“Islam Nusantara bukan akidah, bukan sekte, tapi manhaj, metodologi mengamalkan ajaran Islam Bitoriqatis Saqafiyah (budaya),” jelasnya dihadapan ratusan peserta yang hadir.

Menurutnya, prinsip Islam Nusantara yang sudah dibangun sejak jaman Wali Songo kemudian dibangun menjadi gerakan Islam Nusantara. Beberapa prinsip Islam Nusantara diantaranya Tawassut (berada di tengah), Tasammuh (toleran) serta Tawazun (seimbang).

“Islam Nusantara sudah dibangun sejak jaman wali songo. Tawasut (ditengah-tengah), Tasammuh (Toleran) bukan tanpa prinsip,” paparnya.

Dia juga menyinggung soal tudingan sekelompok orang yang memusyrikan orang lain karena alasan membuat patung, padahal menurutnya kemusyrikan itu bukan perbuatan membuat patungnya tapi jabatanlah yang membuat orang syirik.

“Mestinya yang diobrak abrik itu bukan patung, tapi jabatan, karena jabatan yang menimbulkan syirik. Yang dihancurkan itu yang dibuat musrik,” timpalnya.

Lebih spesifik Islam Nusantara mengedepankan wisdom atau kebijaksanaan ketimbang urusan formilnya. Islam yang bijak menjadikan Islam yang lebih santun tanpa menimbulkan cap negatif kepadanya. Sehingga cermin Islam sesungguhnya akan muncul, yaitu Islam yang damai dan toleran terhadap orang lain.

“Keseluruhan Islam nusantara mengedepankan wisdom, daripada tuntutan formal syariat, sesuai maqasidusyari nya acuannya al usulul homsah. Semuanya mengedepankan wisdom,” tuturnya.

Dia contohkan cara berdakwah Sunan Kudus yang kala itu melarang pengikutnya menyembelih sapi. Alasannya khawatir melukai perasaan orang Hindu. Karenanya dia hanya membolehkan umat Islam hanya menyembelih kerbau dan kambing. “Bahkan Sunan Kudus, meminta semua umat Islam di Kudus jangan potong sapi,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi menyampaikan peran penting seni dan budaya untuk menggerakan perubahan di masyarakat. Caranya melalui pendekatan tradisi yang menjadi modal perubahan. “Seni dan kebudayaan untuk menggerakan perubahan masyarakat dengan pendekatan tradisi,” tuturnya.

Selain menggerakan masyarakat, seni dan budaya yang selama ini terus disemarakan Pemkab Purwakarta tidak miskin akan pemaknaan nilai religiusitas. Sehingga seni dan budaya tidak kering akan nilai-nilai syariat Islam yang sejatinya.

“Kesenian yang hilang religiusitasnya akan menambah kekeringan. Padahal kesenian dan kebudayaan memiliki nilai religiustas,” kata Kang Dedi. (CN-01)

Topic:

Just For You

Lagi, Kebijakan Bupati Purwakarta Terkait SMK Swasta Dibatalkan PTUN

Cidahu.com – Kali kedua, kebijakan Bupati Purwakarta terhadap sejumlah SMK Swasta yang dianggap “bermasalah” dibatalkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung.

SK Bupati Purwakarta Nomor : 421.3/Kep.792-Disdikpora/2015 Tentang Pencabutan Izin Operasional SMK Bina Taruna dan SMK Teknik Industri Kabupaten Purwakarta, dibatalkan (dinyatakan batal demi hukum) oleh PTUN Bandung pada 24 Maret 2016 lalu.

“Alhamdulillah berkat doa semua kita menang di PTUN dan saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu. Dengan dimenangkannya gugatan ini, jelas kepercayaan masyarakat bahwa hukum ditegakkan di negeri ini lebih yakin lagi,” kata Kepala SMK Bina Taruna (Bintar), Rd. Us Us Kusumanagara, SH, M.Pd kepada Cidahu News, melalui sambungan selulernya, Minggu (27/3/2016).

Menurutnya, SK tersebut menjadi sebuah hal yang ironis, pasalnya SMK Bintar bersama beberapa SMK lainnya di Jawa Barat, belum lama ini didaulat oleh Disdik Provinsi Jawa Barat untuk berkerja sama dengan dunia industri dari Jepang.

“Sebelumnya ada dua upaya hukum yang akan kami lakukan terhadap SK Bupati Purwakarta tersebut, pertama dalam ranah administrasi dengan PTUN dan wilayah pelanggaran hak azasi dengan Pengadilan HAM, Alhamdulillah, gugatan di PTUN kita menangkan, pada Kamis (24/3) lalu sudah dibacakan Hakim PTUN, nanti salinannya kita copy,” imbuhnya.

Dia juga mengingatkan, jangan sampai kebijakan Pemkab Purwakarta yang berkaitan dengan dunia pendidikan, malah menjadi bumerang.

“Dalam gugatan PTUN sebelumnya, sudah jelas, pihak SMK dikabulkan, kebijakan pemda dinilai tidak tepat, nah, kali ini saya mengingatkan jangan sampai langkah Pemkab dengan SK Bupati-nya menjadi hal hal yang disebut jatuh dua kali di lubang yang sama,” imbuhnya.

Diketahui, pada tahun sebelumnya, PTUN Bandung juga membatalkan SK Bupati Purwakarta Nomor 421.5/Kep-297-Disdikpora/2014 Tentang Larangan Menerima Peserta Didik Baru Bagi Sekolah Tertentu di Kabupaten Purwakarta dinyatakan batal demi hukum.

Dalam putusannya, Majelis Hakim PTUN Bandung memutuskan bahwa SK Bupati Purwakarta batal demi hukum dan telah melanggar asas proposionalitas dan asas persamaan, serta menghukum Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk mencabut keberadaan SK tersebut, serta membayar biaya perkara sebesar Rp. 5.700.000. (CN-01)

Topic:

Just For You

STIE Muttaqien Purwakarta Maksimalkan Peran Organisasi Internal Kampus

Cidahu.com – Guna memaksimalkan peran organisasi internal kampus. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Muttaqien gelar Training Organisasi (TO).

“Selain untuk mengaktualisasikan diri dalam semangat berorganisasi, agenda tersebut juga bertujuan untuk menumbuhkembangkan tunas-tunas mahasiswa yang inovatif, kreatif dan edukatif,” kata Kabag Kemahasiswaan STIE Muttaqien, Indra Maulana, Minggu (27/3/2016).

Menurutnya, hal itu juga merupakan program kerja dari Kementerian Dalam Negeri BEM STIE Muttaqien Purwakarta yang biasanya digelar pada akhir masa jabatan BEM. “Training organisasi ini sudah menjadi agenda wajib BEM,” ujarnya.

Selain itu, Indra juga menyampaikan pentingnya pelatihan organisasi ini bagi mahasiswa STIE. Dalam pelatihan tersebut sebagai bekal, diberikan juga berbagai teknik, cara, dan sistem berorganisasi yang baik yang bertujuan untuk lebih memajukan organisasi di kampus STIE Muttaqien mulai dari BEM, MPM dan UKM.

“Kita berikan juga berbagai macam materi tentang keorganisasian mulai dari leadership, job description, team work, manajaemen aksi hinga materi dinamika persidangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Training Organisasi 2016, Irfan Firdaus menambahkan, training organisasi adalah bentuk pencarian atau kaderisasi mahasiswa yang akan bergabung di organisasi kemahasiswaan.

“Dengan adanya pelatihan organisasi ini diharapkan bisa melatih kepemimpinan, manajemen organisasi dan melahirkan kader-kader yang dapat berperan aktif dalam organ kemahasiswaan di STIE Muttaqien,” ujarnya. (CN-01)

Topic:

Just For You

ISNU Purwakarta Pastikan Ngaji Nusantara Berjalan

Cidahu.com – Ketua Ikatan Sarjana NU (ISNU) Kabupaten Purwakarta, Ramlan Maulana memastikan agenda Ngaji Islam Nusantara, Minggu (27/3/2016) mendatang tetap berjalan.

“Tetap jalan, tidak ada perubahan. Kecuali tempat, sekarang digeser ke Pendopo, biasanya di gedung dakwah,” kata Ramlan, Jumat (25/3/2016).

Ikhwal adanya sikap sejumlah pihak yang tidak setuju digelarnya pengajian Islam Nusantara bahkan mengancam melalukan penghadangan, hal itu dikatakan Ramlan bentuk ketidakpahaman mereka atas konsep Islam Nusantara.

“Silahkan ngaji dulu saja yang benar. Orang yang pemahaman agamanya luas, tidak akan mudah mengkafirkan apalagi hingga melarang-larang. Tabayun dan sikap arif selalu dikedepankan,” ujarnya.

Sebelumnya, beberapa akun media sosial Facebook menulis sejumlah status menentang rencana pelaksanaan Ngaji Islam Nusantara yang akan digelar ISNU Purwakarta. Alasannya beragam. Mulai dari menilai Islam Nusantara sebagai aliran sesat hingga mengancam melakukan aski penghadangan atas agenda tersebut.

“Waspadai bahaya kesesatan Islam Nusantara… ” tulis akun Majelis Dakwah Manhajus Sholihin, Selasa (22/3/2016) lalu. “Dimana pun Islam Nusantara berada, termasuk di Purwakarta, turun, boikot, bubarkan,” timpal akun Iwan Rabani II.

Ngaji Islam Nusantara merupakan agenda rutin bulanan ISNU Purwakarta. Kali ini diagendakan hadir sebagai pembicara, DR Ngatawi Alzastrouw, dosen STAI NU Jakarta dan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi.

Selain menggandeng Pemkab Purwakarta acara ini juga didukung oleh Repro Indonesia yang berkantor pusat di Bandung. Lembaga kajian yang bergerak di bidang survey dan penelitian. Tak hanya di Purwakarta, acara serupa akan dilaksanakan di banyak daerah di Jawa Barat. (CN-01)

Topic:

Just For You

ASAD 313 Purwakarta Masuk 16 besar di Turnamen MIC 2016 di Spanyol

Cidahu.com – Setelah memastikan diri sebagai juara pada grup O Kompetisi MIC 2016, tim ASAD 313 Purwakarta asuhan manajer Alwi Hasan itu, kembali menampilkan talentanya menghadapi Dublin & District SL dari Republik Irlandia, Jumat (25/3/2016) pagi di lapangan Mount Ras, Barcelona.

“Anak-anak ASAD 313 bermain cukup agresif guna meraih tiket 16 besar. Hasilnya tidak sia-sia, pada menit ke-18, umpan matang Yadi Mulyadi dimanfaatkan dengan sempurna oleh Deka Muhammad Toha mengoyak gawang tim lawan,” demikian dirilis oleh Ahmad Arif Immamulhaq, salah seorang official ASAD 313 yang ikut mendampingi di Barcelona.

Menurutnya, pada babak kedua, anak-anak ASAD 313 lebih mengedepankan pertahanan sesuai instruksi tim pelatih. Dan, hingga pertandingan usai, skor 1 : 0 berhasil dipertahankn anak-anak desa binaan pelatih Encang Ibrahim dan Budi Harja ini sekaligus memastikan melaju pada babak 16 besar. (CN-01)

Topic:

Just For You

ASAD 313 Purwakarta Siapkan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia

Cidahu.com – Tim Sepakbola Junior Asli Anak Desa (ASAD) 313 dibawah Akademi Sepakbola Jaya Perkasa Purwakarta bertekad untuk menyiapkan Timnas Indonesia untuk ajang piala dunia 2022.

“Kita akan pastikan pada piala dunia tahun 2022 mendatang, Indonesia sudah siap berlaga dengan kekuatan terbaiknya,” kata Direktur Akademi Sepakbola ASAD 313, Zulfan Lindan kepada Cidahu News, melalui sambungan selulernya, Jumat (25/3/2016).

Menurutnya, berbagai pertandingan atau kompetisi yang diikuti tim asuhannya itu bukanlah soal kalah dan menang.

“Bagi kita, targetnya adalah mengukur sejauh mana pembinaan yang telah dilakukan oleh pelatih, manajer dan seluruh tim official. Sehingga kita tahu tahapan mana yang mesti kita rencanakan berikutnya. Kita akan berusaha menyelenggarakan pembinaan ini secara konsisten dan berkelanjutan,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, ASAD 313 mengikuti kompetisi internasional. Pertama pada tahun 2012, kala itu anak-anak ASAD 313 yang masih berusia 12 tahun tersebut mewakili Indonesia dalam Aqua DNC di Brazil dan berhasil menempatkan diri pada peringkat 7 dunia dari 32 negara peserta.

Kini, ASAD 313 kembali menguji hasil pendidikan dan pembinaan kurang lebih selama 1 tahun dalam kompetisi anak-anak usia 14 pada Mediterranian International Cup (MIC) yang diikuti oleh 64 akademi sepakbola terbaik dunia di Barcelona Spanyol dari tanggal 23-27 Maret 2016.

“Pada opening ceremony MIC 2016 dibuka pada tanggal 23 Maret, dua hari yang lalu, pada jam 10 waktu Barcelona. Dan pada pukul 5 sorenya, anak-anak ASAD 313 berhasil meraih kemenangan perdananya melawan Ef Baixter, salahsatu akademi terbaik di Spanyol dengan skor telak 2 : 0,” tambah Zulfan.

ASAD 313 Juara Grup O

Bermain pada cuaca rata-rata 8 derajat celcius, anak-anak ASAD 313 mampu menandingi permainan lawan-lawannya. Pada laga perdana melawan Ef Baixter, anak-anak asuhan Encang Ibrahim bahkan mampu meraih kemenangan telak 2 : 0.

ASAD 313 Purwakarta

ASAD 313 Purwakarta

Selanjutnya dalam pertandingan kedua, ASAD 313 berhasil menekuk Akademi Wospac yakni anak-anak dari negeri tiongkok yang khusus dididik di Barcelona dengan skor 3 : 1.

Pada pertandingan di hari kedua, tanggal 24 Maret pukul 5 sore waktu Barcelona, Yadi Mulyadi dan kawan-kawan mampu menahan imbang salahsatu tim pavorit juara, Aspire dengan skor satu sama.

Dengan demikian, tim yang disponsori BNI ’46, Pertamina, Plaza Indonesia Foundation dan Sinar Mas Land ini menempati posisi juara grup O dan akan bertanding melawan runner grup lainnya pada hari berikutnya.

Demikian rilis yang disampaikan oleh Ahmad Arif, salahseorang official ASAD 313 yang ikut mendampingi di Barcelona. (CN-01)

Topic:

Just For You

Akom Sosialisasikan UU Penjaminan

Cidahu.com – Bertempat di Pusat Jajan Serba Ada (Pujasera) Menteng di Jalan Veteran, Ketua DPR RI DR. H. Ade Komarudin, MH sosialisasikan Undang Undang (UU) Penjaminan, Jumat (25/3/2016).

Sosialisasi tersebut dikuti oleh ratusan para pelaku Usaha Mikro Menengah dan Koperasi (UMKMK) se-Kabupaten Purwakarta.

“UMKMK mempunyai peran strategis dalam menggerakkan perekonomian nasional dilihat dari serapan tenaga kerja, daya tahan terhadap guncangan ekonomi global dan daya jangkau dalam menggerakkan perekonomian nasional,” demikian dipaparkan Akom.

Menurutnya, lahirnya UU Penjaminan sangat ditunggu-tunggu oleh para pelaku usaha mikro, menengah dan koperasi (UMKMK). Namun, pada kenyataannya, UMKMK menghadapi kendala internal dan eksternal.

“Kendala internal terkait antara lain dengan keterbatasan modal, tidak mempunyai laporan keuangan yang baik dan manajemen bersifat kekeluargaan,” imbuhnya.

Sementara terkait kendala eksternal, Pria asal Desa Benteng Kecamatan Campaka itu mengatakan, antara lain susahnya mendapatkan permodalan, teknologi, informasi, pemasaran, dan infrastruktur serta kemitraan dan pendampingan. “Kendala internal dan eksternal tersebut menjadikan UMKMK tidak thinkable,” ujarnya.

Kang Ade, begitu dia biasa disapa juga menambahkan, terhadap kesulitan pelaku UMKMK mendapatkan kredit atau pembiayaan tanpa memberikan agunan, pemerintah sejak tahun 1971 telah memperkenalkan skema penjaminan kredit dengan membentuk lembaga jaminan kredit koperasi (LJKK).

“UU ini memperkuat dasar hukum atas peraturan tentang penjaminan yang komprehensif sehingga menjadi rujukan dalam menyelenggarakan penjaminan dan penyeimbang pengaturan di sektor jasa keuangan setingkat dengan perbankan dan perasuransian,” ujarnya. (CN-01)

Topic:

Just For You