Nasional

Dedi Mulyadi, Komitmen Lestarikan Budaya Pencak Silat

Dedi Mulyadi, Komitmen Lestarikan Budaya Pencak Silat

Cidahu.com – Upaya digelarnya festival seni bela diri dunia, merupakan salah satu komitmen Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi, SH., salama melestarikan budaya pencak silat. Yang merupakan salah seni bela diri asli masyarakat sunda Jawa Barat, Sabtu (2/4/2018).

Hal itu diungkapkannya ketika melakukan konferensi pers dalam acara yang melibatkan lima negara ini.

“Ini komitmen kita agar seni bela diri indonesia khususnya pencak silat bisa mendunia, dan mampu sejajar dengan seni bela diri dunia lainnya,” pungkasnya.

Dedi menuturkan bahwa selama ini ada pemahaman yang salah terhadap seni bela diri padahal menurutnya bela diri sangat indah apabila dipadukan dan itu bisa dibuktikan bagiaman Kung Fu bisa mendunia.

“Kita bisa lihat bagaimana kung fu bisa mendunia,karena mereka mampu, membangun sebuah identitas bela diri yang mampu memadukan seni dan bela diri,” tuturnya.

Selain itu dalam festival ini akan sangat menarik pasalnya, pagelarannya tersebut di tengah – tengah danau.

“Akan sangat menarik karena menurut saya mungkin baru pertama kali di indonesia  sebuah gelaran seni bela diri ada di tengah danau,” ujarnya.

Dedi Mulyadi juga menambahkan bahwa dalam pagelaran nanti akan berlangsung setiap 20 menit dan akan dipadukan dengan alunan air mancur.

“Kita akan padukan dengan alunan air mancur,dan ini akan jadi salah satu pertunjukan yang menarik,” ungkapnya.

Sedangkan untuk salah satu pengisi acara yang juga pemeran dalam film star wars. Mengungkapkan bahwa festival ini di dunia hanya baru ada tiga dan di Purwakarta ini yang ketiga di dunia.

“Saya takjub dan sungguh berterima kasih kepada purwakarta dalam mengembangkan seni bela diri dunia, pasalnya di dunia baru hanya tiga negara yang pertama di Bercy Prancis, Cijyungu di Korea selatan dan yang ketiga di Purwakarta Indonesia,” ujarnya.

Cecep menambahkan bahwa adanya festival ini bisa memotivasi bahkan dirinya berharap kedepan akan bisa lebih banyak negara lagi yang berpartisipasi.

“Ini komitmen yang tinggi terutama untuk kita sebagai pelaku seni bela diri dan kedepan untuk partisipan bisa lebih banyak lagi kalau bisa melebihi yang di Bercy Perancis,” tuturnya.

Bukan hanya paguron panglipur yang mempersiapkan diri, bahkan kelompok kung fu china sudah mempersiapkan sejak satu bulan lalu.

“Kita mempersiapkannya satu bulan dengan latihan setiap hari dengan rata-rata 3 jam dan pertunjukan ini akan berbeda dengan sebelumnya,” ucap salah satu pimpinan kontingen.

Adapun menurut kontingen Brazil yang akan memarkan capoeira menuturkan bahwa dirinya merasa dirumah sendiri dan nanti malam akan menunjukan pertunjukan lebih atraktif.

“Purwakarta is very great saya sudah merasa ada dirumah sendiri dan kita akan tampilkan sesuatu yang keren,” tutur salah seorang perwakilan asal Brazil. (Humas Setda Purwakarta)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top