Purwakarta

Ketum PBNU Dilecehkan, Banser Ontrog Markas Manhajus Sholihin

Ketum PBNU Dilecehkan, Banser Ontrog Markas Manhajus Sholihin

Cidahu.com – Puluhan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Purwakarta ontrog markas Majelis Dakwah Manhajus Sholihin (MS) di sekitar Pasar Simpang Purwakarta, Selasa (26/4/2016) petang.

Mereka memprotes sikap pimpinan MS, Syahid Joban yang telah memposting pernyataan yang dinilai melecehkan dan menghina Ketua Umum PBNU, Kiyai Haji Said Aqil Siradj.

Bahkan, karena postingan tersebut, muncul banyak komentar lain yang sama-sama bernada cacian bahkan cenderung melecehkan. Lebih parah lagi hingga mengkafirkan.

“Sikap ini jelas keterlaluan. Makanya kita protes. Selama ini mereka kita diamkan. Tapi rupanya ngelunjak. Sayang Joban tidak ada di lokasi,” ujar Ramlan Maulana, Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) kepada wartawan.

Menurut dia, sejatinya tujuan kedatangan dirinya bersama unsur Keluarga Besar NU (KBNU) seperti Ketua Ansor, Ketua PMII, Ketua IPNU, Ketua Pagar Nusa, Ketua Pergunu serta Banser untuk melakukan tabayun meminta penjelasan maksud status tersebut.

“Kita ingin tabayun saja. Bukan anarkis. Kalau mau anarkis, bisa saja kami lakukan sejak dulu,” tandasnya.

Pihak KBNU meminta Joban segera meminta maaf secara tersebuka kepada NU serta menghapus seluruh postingan yang berbau pelecehan atas Kiyai Said Aqil Siradj. “Kita tunggu sampai besok siang,” ujarnya.

Ungkapan senada disampaikan Sekretaris PC GP Ansor Purwakarta, Wahyudin. Karena Joban sedang tidak ada di lokasi, kata dia, beberapa menit kemudian rombongan memilih balik kanan setelah sempat ditemui perwakilan pihak MS. “Mereka menjanjikan tabayun ke NU. Kami tunggu sampai besok siang,” ujarnya. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top