Purwakarta

Adanya Sumbangan Liar Tengah Jalan, Dedi Mulyadi Minta Aparat Pemerintah Untuk Tertibkan

Dedi Mulyadi Tidak Terbukti Melakukan Penistaan Agama

Cidahu.com – Banyaknya sumbangan liar di tengah jalan jadi perhatian pemerintah kabupaten Purwakarta, pasalnya selain membahayakan pengguna jalan juga terkadang membuat arus lalu lintas tersendat. Menyikapi hal tersebut Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, melarang warganya untuk meminta sumbangan di tengah jalan, Jumat (29/4/2016).

Dedi beralasan, selain mengganggu aktivitas jalan, juga sumbangan tersebut masuk kategori liar, karena sering kali dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk mendapatkan keuntungan.

“Kita kategorikan pungutan liar itu, selain mengganggu yang memakai jalan,terkadang ada yang hanya untuk meraup untung semata,” ungkapnya.

Sedangkan masih adanya warga yang meminta sumbangan untuk rumah ibadah, Dedi mengungkapkan agar menghubungi desa setempat dan ajukan permohonannya.

“Tahun ini saja sudah 2 Milyar untuk sumbangan rumah ibadah, bahkan setiap rumah ibadah kita sumbang dari 50 hingga 100 juta, dan saya harapkan kedepan sudah tidak ada lagi yang meminta sumbangan ditengah jalan,” ujarnya.

Selain itu Dedi juga meminta agar ada audit, terhadap orang-orang yang meminta sumbangan, dengan mengatasnamakan rumah ibadah, bahkan ada rumah ibadah sampai 10 tahun hingga sekarang belum selesai bahkan beberapa kali dibantu.

“Kita juga akan lakukan sistem audit, ya ada disuatu tempat dimana mereka meminta sumbangan di tengah jalan hingga sepuluh tahun, padahal sudah lama dan beberpa kali kita bantu,” tuturnya.

Kedepan Dedi juga akan intruksikan para aparat desa untuk menertibkan hal tersebut, bahkan Dedi juga mempersilakan masyarakat apabila ada pungli atau sumbangan liar melalui sms center. (Humas Setda Purwakarta)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top