Headline

Ramadan Toleran Ala Fokus JP

Cidahu.com – Semarak Ramadan di Indonesia selalu meninggalkan kenangan yang mendalam karena digelar dalam bingkai keberagaman. Setiap daerah memiliki kewajiban menjalani hari-hari dimana manusia harus mengendalikan hawa nafsu dan tentunya meningkatkan rasa toleransi.

Lebih menarik, semarak Ramadan tidak hanya dirasakan mayoritas muslim, melainkan masyarakat non muslim dimanapun di Indonesia, turut merasakan semarak Ramadan di tengah keberagaman Indonesia, yang sejarahnya sangat panjang.

Keberagaman di saat Ramadan maupun di momen lainnya harus dipandang sebagai anugerah karena hingga kini, karena itulah Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang besar.

Pemandangan itu jelas merupakan hal yang menarik, setidaknya bagi para pelaku media. Para jurnalis dari berbagai media cetak dan online beranggapan, kisah-kisah keharmonisan dalam keberagaman itu harus disebar luaskan sebagai sumber inspirasi untuk membangun Indonesia. Bukan sebaliknya, mengkorek perbedaan untuk dijadikan bahan pemberitaan yang berujung dengan konflik verbal maupun fisik.

Untuk itu, para jurnalis media cetak dan online yang tergabung dalam Forum Komunikasai Jurnalis Purwakarta (Fokus JP) yang bertugas meliput di Purwakarta menggandeng rekan-rekan jemaat Gereja Kristen Pasundan dalam pembagian Takjil, pembagian santunan kepada 100 anak yatim serta buka puasa bersama di bawah Patung Abdulrahman Wahid alias Gus Dur.

Ramadan Toleran Ala Fokus JP Purwakarta

Ketua Panitia Acara Adi Kurniawan Tarigan mengatakan substansi agenda ini digelar untuk menyebarkan kisah-kisah inspirasi soal kerjasama lintas komunitas agama di momen Ramadan khususnya di Purwakarta.

“Kerjasama lintas komunitas ini perlu agar Indonesia tetap kokoh, sebagaimana prinsip Gotong Royong yang lama didengungkan oleh para pendiri bangsa,” ujar Adi, Sabtu (25/6/2016).

Kemudian, sekaligus memperingati berdirinya Forum Komunikasi Jurnalis Purwakarta (Fokus JP) yang berusia 4 tahun.

“Dan yang pasti, mendukung program Pemkab Purwakarta melalui Ramadan Toleran, bahwa Purwakarta adalah daerah yang menjunjung tinggi persatuan dan sikap saling menghormati satu sama lain,” ujar Adi.

Momen kerjasama lintas agama ini terasa spesial karena digelar di bawah Patung Gusdur, yang selama ini dikenal sebagai Bapak Toleran Indonesia. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top