Headline

Pelajar Penabrak Siswa SD Di Keluarkan Dari Sekolah

Cidahu.com – Sepertinya Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tidak main – main dalam aturannya terkait larangan bagi pelajar menggunakan kendaraan roda dua, pasalnya hanya dalam hitungan jam dari peristiwa tabrakan yang menewaskan 1 pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Sukajaya di tabrak oleh FGR (16) pelajar SMKN 1 Purwakarta, pelajar tersebut langsung dikeluarkan olehnya.

” Anak itu dikeluarkan dari sekolahnya mulai hari ini,” ujar Dedi

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB Jumat (29/7/20) tersebut empat orang pelajar SD Negeri Sukajaya 2 mengalami luka ringan dan satu orang tewas. Korban tewas bernama Vivilia Apidah (6) siswi kelas 1 yang baru menjalani sekolah selama 2 minggu. Satu orang lagi, Mulyati (40) orang tua korban tewas

Ia mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan peraturan bupati yang berisi soal larangan pelajar menggunakan sepeda motor. FGR sendiri menggunakan sepeda motor sport merek Yamaha Vixion keluaran terbaru, dengan nomor polisi T 4065 CR.

“Itu anak baru masuk sekolah, dikasih motor sport baru. Belum cukup umur bawa motor, belum punya SIM, lalu nabrak anak SD kelas 1 sampai meninggal, ada yang luka-luka.Itu namanya keterlaluan, terlalu sekali,” ujar Dedi.

Ia juga menyayangkan orang tua siswa membiarkan anaknya membawa sepeda motor ke sekolah. Termasuk ia juga menyayangkan pihak sekolah tidak mengawasi pelajarnya.

“Orang tuanya akan saya panggil, kenapa membiarkan anak ke sekolah pakai motor, kan ada aturannya enggak boleh. Termasuk pihak sekolah, enggak mendidik dan mengawasi dengan benar apa. Pihak sekolahnya saya panggil juga, sanksi menanti,” ujar Dedi. (CN-02)‎

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top