Headline

Pawai Sampurasun dan Pukul Kentongan Pecahkan Rekor Dunia

Cidahu.com – Kabupaten Purwakarta selalu langganan mendapatkan Penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk Festival yang bernuansa etnik.

Seperti Sabtu malam kemarin (20/8) Kabupaten yang terkenal dengan Air Mancur termegah se-Asia Tenggara ini kembali menyandang status sebagai pemecah rekor dunia berupa Rekor pengucapan ‘Sampurasun’ dan Memukul ‘Kentongan’ dengan peserta terbanyak yakni 57 ribu orang dimana kegiatan ini masih dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Purwakarta ke 48/185.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat ditemui setelah menerima penghargaan dari MURI mengatakan, ‘Sampurasun’ merupakan salam khas orang Sunda yang memiliki arti memohon maaf untuk menyempurnakan sebuah pertemuan dengan sesama manusia sedangkan ‘Kentongan’ sebagaimana diketahui merupakan alat pukul yang biasa digunakan oleh masyarakat Sunda saat menjalankan rutinitas siskamling untuk menjaga lingkungan dari gangguan keamanan.

“Tak hanya itu, Kentongan atau orang Sunda familiar menyebutnya dengan istilah ‘Kohkol’ selalu digunakan sebagai ‘alarm’ untuk mengumpulkan massa di suatu tempat,” ujar Lelaki yang akrab di sapa Kang Dedi ini kepada awak media yang hadir.

Kang Dedi juga menambahkan ‘Sampurasun’ dan ‘Kohkol’ merupakan dua hal dari kebudayaan Sunda yang memiliki akar sosio – kultur yang kuat. Keduanya berangkat dari semangat saling menghargai dan gotong royong antar sesama manusia. Dia juga berujar bahwa semangat ini sejalan dengan visi pembangunan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Sementara itu ditempat yang sama, Perwakilan Museum Rekor Indonesia atau MURI Deamaian Awan Rahargo saat ditemui setelah penyerahan penghargaan kepada Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan pihaknya kagum terhadap Purwakarta atas konsistensi dan prestasi yang diraihnya. Dia berujar Festival di Purwakarta selalu menorehkan prestasi berupa pemecahan rekor sehingga mengundang daya tarik wisatawan lokal maupun internasional.

“Purwakarta itu bagus ya, karena setiap tahun selalu konsisten, bikin acara bukan sekedar acara. Tetapi acara yang memiliki unsur etnik dan kebudayaan yang kuat, sehingga sangat menarik untuk siapapun, baik dalam maupun luar negeri. Kali ini kami nobatkan Purwakarta sebagai pemegang rekor dunia pengucapan sampurasun dan pukul kentongan dengan peserta terbanyak,” jelas Awan.

Festival ini diawali dengan opening art tepat pukul 20.00 WIB di depan Patung Egrang di kawasan Jl Jenderal Sudirman Purwakarta. Sesuai dengan tema yang diusung pada peringatan hari jadi kali ini, opening art tersebut menampilkan tarian bernuansa bambu. Setelah opening art selesai, seluruh peserta yang terdiri dari unsur OPD, BUMN, BUMD, BUMS dan anggota masyarakat berjalan beriringan sambil mengucapkan ‘Sampurasun’ dan memukul ‘Kohkol’ untuk memecahkan rekor sampai garis akhir yakni area Gedung Kembar Jl KK Singawinata Purwakarta. (CN-02)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top