Headline

Daerah Tonggoh jadi Sentra Perkebunan Buah Naga

Cidahu.com – Kawasan Wanayasa, Darangdan dan Bojong (daerah Tonggoh) kini jadi sentra perkebunan buah naga. Selama ini, kedua daerah itu jadi sentra perkebunan buah manggis.

Di tiga wilayah itu, sedikitnya ada lima titik perkebunan buah naga dengan luasan paling sedikit 2 hektare di Kecamatan Bojong dan Wanayasa. Di Sabitha Farm misalnya, perkebunan buah naga seluas dua hektare ini baru setahun berdiri dan baru satu kali panen.

“Panen pertama kami menghasilkan 100 buah naga merah dan putih. Untuk tahun pertama kami belum jual, tapi didistribusikan ke warga sekitar,” ujar Miftah Faridzi di Sabitha Farm, Jalan Raya Bojong-Wanayasa, Rabu (7/9/2016).

Menurutnya, sejak tujuh tahun terakhir ketiga wilayah itu dipilih sejumlah warga untuk dijadikan perkebunan buah naga. Disamping potensial, sekaligus percobaan.

Selama ini, kata Miftah, buah naga didominasi impor dari Vietnam dan Thailand. Sekaligus Israel sebagai pemasok 42 persen buah naga di dunia.

“Kalau di Indonesia, penghasil buah naga terbesar mulai di beberapa daerah di Kalimantan. Di Jawa ada di Banyuwangi, Kediri hingga Yogyakarta. Kalau Jawa Barat, ada di Subang dan Purwakarta,” kata dia.

Buah naga panen sekali dalam setahun yakni di bulan November hingga April. Adapun proses panen dari November. Sehingga, selama setahun dari November ke November termasuk proses tumbuh dan panen buah naga.

“Di Desa Pangkalan Kecamatan Bojong ada perkebunan buah naga yang sudah berdiri sejak tujuh tahun lalu. Panennya pernah di angka 20 ton,” ujar dia.

Saat ini, Miftah menjelaskan, petani buah naga sudah siap memasuki masa panen di November. Di perkebunan di wilayah itu, sudah banyak pohon buah naga yang berbuah.

“Sudah. Ada buah naga yang tumbuh di beberapa perkebunan. Jika tidak ada hambatan, November sudah memasuki masa panen,” kata Miftah. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top