Headline

AMAN : Kurban, Wujud Revolusi Mental

Cidahu.com – Perayaan Idul Adha yang diimplementasikan melalui ibadah kurban, adalah penjabaran dari rasa berbagi. Hal itu juga berguna untuk meningkatkan solidaritas sosial

dalam upaya mewujudkan revolusi mental.

Demikian dikatakan Ketua DPC PDIP Purwakarta, Acep Maman disela-sela acara kurban yang digelar di Sekretariat Jalan Siliwangi, Senin (12/9/2016).

Menurut pria yang biasa disapa AMAN itu, tahun ini DPC PDIP Purwakarta memotong satu ekor sapi untuk dibagikan ke warga sekitar, para pengurus PAC, Ranting dan para kader. “Alhamdulillah, walau hanya satu ekor sapi, kita patut bersyukur bisa berbagi,” kata Acep Maman kepada Cidahu News.

Menurutnya, kurban merupakan salah satu upaya mewujudkan solidaritas sosial yang sama persis dengan tugas negara dalam mensejahterakan rakyatnya yang tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan insfratruktur di wilayah pemerintahan.

“Artinya, ukuran dari keberhasilan pemerintah bukan semata-mata fokus di wilayah pembangunan insfratruktur. Tetapi ada yang lebih mendasar dan subtansial yanki mensejahterakan masyarakat,” tutur ketua partai yang digadang-gadang bakal maju dalam pencalonan pada Pilkada Purwakarta mendatang itu.

Selain itu, salah satu hal yang bisa diambil dari makna kurban yang sebenarnya adalah, bagaimana bisa lebih meningkatkan kesejahteraan taraf hidup orang banyak sehingga muncul rasa kebersamaan dalam konteks berbagi.

“Tak kala Ismail dikorbankan oleh Ibrahim itu merupakan sebuah wujud kecintaan Ibrahim kepada Tuhan, kenapa tidak, kitapun berkorban dalam segmentasi yang berbedah, baik itu dalam ranah sosial, politik dan budaya, selama itu dalam koridor ketaatan terhadap Tuhan,” ungkapnya.

Kang AMAN berharap, semoga momen ibadah kurban di Idul Adha kali ini, menjadi jembatan antara si pemberi dan si penerima dalam hal ini pemerintah dan rakyatnya, agar sipat berbagi tidak terbatas pada momen Idul Adha saja, bahkan bisa menjadi kultur yang kuat dalam berkehidupan sosial.

Sementara, makna yang tersirat bagi Ketua PAC PDIP Kecamatan Bojong, Asep Komarudin, kurban adalah implementasi bagaimana kita bisa mengorbankan jiwa raga kita untuk kepentingan rakyat.

“Sebagai petugas partai, makna kurban adalah bekerja maksimal (berkorban) untuk kepentingan rakyat. Sebagaimana yang diamanatkan dalam Nawacita-nya Jokowi, yaitu kerja nyata,” kata Asep. (CN-01)

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top