Kejaksaan Obok-obok Sekretariat DPRD Purwakarta

Cidahu.com – Lagi, sejumlah perangkat dari Sekretariat DPRD Purwakarta dimintai keterangan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta. Hal itu menyusul adanya laporan dari masyarakat yang mensinyalir adanya penyimpangan anggaran kegiatan DPRD Purwakarta, tahun anggaran 2016; sebesar Rp37 miliar.

“Baru proses penyelidikan, kalau indikasinya kuat kita tingkatkan ke penyidikan. Beberapa perangkat pada SKPD tersebut kita mintai keterangan. Hal ini untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang masuk ke Kejaksaan,” kata Kasi Pidsus Kejari Purwakarta, Edy Monang Samosir, SH, MH kepada sejumlah awak media, di ruang kerjanya, Senin (31/10/2016).

Menurutnya, laporan dari masyarakat tersebut menyoroti berbagai hal seperti pengadaan fiktif, pengelembungan harga dalam belanja kegiatan, pada pemeliharan kendraaan dinas, pengadaan pakaian, pemeliharan gedung, perlengkapan kantor, mamin, rapat-rapat, kunker, bintek dan masih banyak lagi.

“Poin laporan yang masuknya banyak, dibanding dengan perkara pada tahun anggaran 2015 sepertinya makin parah. Ini baru tahap penyelidikan, jika ada bukti kuat kita tingkatkan ke penyidikan,” tegasnya.

Dari penelusuran Cidahu News, sejumlah perangkat di Sekretaris DPRD Purwakarta yang telah dan akan dimintai keterangan terkait hal diatas adalah; Kabag dan Kasubag pada Bagian Umum Kabag dan Kasubag pada Bagian Keuangan, Kabag dan Kasubag pada Bagian Humas dan Kabag dan Kasubag pada Bagian Risdang.

Kasi Pidsus juga menegaskan, bahwa pemeriksaan ini tidak berkaitan dengan perkara Bintek fiktif yang menjerat Mantan Sekwan, Maulana Syachrul Koswara dan EO Kegiatan, Qodariah Arianto.

“Untuk bintek fiktif, ada tersangka lain atau tidak, silahkan konfirmasi ke pihak penyidik (kepolisian), itukan anggarannya tahun 2015, tidak lama lagi masuk pada pelimpahan untuk proses persidangan. Kalau yang sedang kita tindak lanjuti sekarang ini adalah, dugaan penyimpangan anggaran di Sekretariat DPRD Purwakarta, tahun anggaran 2016. Harus dipisah yah, jangan dicampur aduk,” tandasnya.

Hingga berita ini ditulis, belum satupun dari pihak Kesekrtariatan DPRD Purwakarta yang bisa dikonfirmasi Cidahu News. (CN-01)

Topic:

Just For You

Wah…! Akan Diungkap Dipersidangan, Sychrul jadi Korban Sistem

Cidahu.com – Mantan Sekretaris DPRD Purwakarta, Maulana Syachrul Koswara dan EO Kegiatan Bimtek, Qodariah Arianto yang kini menjadi tersangka kasus bimtek fiktif DPRD Purwakarta dianggap jadi korban sistem.

“Betul, klien saya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada Sekretaris DPRD Purwakarta, tapi adanya rencana kegiatan bimtek itu toh, tidak berdiri sendiri. Tentunya nanti juga akan diperjelas, siapa yang menginisiasi, siapa yang disposisi, siapa yang hanya jadi korban dan siapa saja yang menikmati anggaran tersebut. Nanti akan terungkap dalam fakta persidangan,” ujar Penasehat Hukum tersangka kasus Bimtek Fiktif DPRD Purwakarta, Drs. H. Entis Sutisna, SH, MM, kepada awak media melalui sambungan selulernya, Kamis (27/10/2016) lalu.

Selain itu, lanjut Entis Sutisna, kaitannya dengan Qodariah Arianto sebagai Even Organizer (EO) kegiatan DPRD Purwakarta. Kliennya tersebut juga sudah menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan dalam rencana kunjungan kerja para wakil rakyat itu. Pada kenyataannya tidak seorangpun anggota dewan yang hadir.

“Apalagi untuk EO-ny, saudara Qodariah, secara teknis sudah mempersiapkan semua keperluan untuk kunker dewan pada saat itu, mulai dari akomodasi, hotel, tempat dan pemateri untuk bimtek para anggota legislatif tersebut. Masalah para anggota dewan itu tidak datang, itukan diluar kewenangan klien saya sebagai EO,” ungkap Entis.

Malah, lanjut Entis, sebagai EO, Qodariah telah dirugikan karena tidak dibayar dengan semestinya. “Bahkan klien saya sudah membayar semua dengan bukti yang jelas, soal kerugian negara yang disangkakan, yang padahal bukan perbuatanya. Ini soal keadilan dan kepastian hukum yang harus diungkap dalam persidangan nanti,” ujarnya.

Penasehat Hukum, Syachrul dan Qodariah itu juga menghormati keputusan Kejaksaan yang tidak mengabulkan permohonan penangguhan penahanan dari para tersangka. Soal apakah akan ada tersangka lain dalam kasus ini, dia belum mau bicara lebih banyak.

“Sekarang, mari kita ikuti saja proses hukum yang sedang berjalan, jika pertanyaannya apakah akan ada tersangka lain dalam perkara ini, saya belum bisa menjawab hari ini, kita ikuti saja proses hukum dan persidangannya nanti,” tuturnya.

Disejumlah media massa sebelumnya diberitakan, Mantan Sekwan DPRD Purwakarta, Maulana Syachrul Koswara dijebloskan ke penjara, Rabu (26/10). Hal ini diketahui saat pria berusia 57 tahun yang baru pensiun ini digiring oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta untuk dititipkan ke Lapas Kebon Waru, Bandung.

Selain Syachrul, Kejari juga mengamankan Qodariah Arianto sebagai EO kegiatan DPRD Purwakarta. Keduanya ditahan penegak hukum, dengan dugaan kasus korupsi anggaran Sekretariat DPRD Purwakarta dalam pelaksanaan bimtek fiktif ke Bogor Tahun 2015 lalu.

Pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis fiktif yang seakan-akan dilakukan pertengahan 2015 lalu itu tercatat Wisma Kementerian Perhubungan, di Cisarua Bogor.

Untuk anggaran yang digunakan, pencairan anggaran sebesar Rp166 juta dari DPA SKPD sekretariat DPRD Purwakarta tahun 2015. Ini tidak sesuai peruntukannya hingga mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp166 juta.

“Untuk diketahui, bahwa uang sebesar Rp166 juta yang disangkakan tersebut, sudah dikembalikan ke kas negara,” demikian Entis Sutisna. (CN-01)

Topic:

Just For You

Surat Edaran Bersifat Sangat Segera, Kenaikan Upah Buruh Tahun 2017 Dibawah 10%

Surat Edaran Bersifat Sangat Segera, Kenaikan Upah Buruh Tahun 2017 Dibawah 10%

Cidahu.com – Pada tanggal 17 Oktober 2016 Kementerian tenaga kerja telah mengeluarkan surat edaran kenaikan upah buruh tahun 2017 kepada seluruh Gubernur di Indonesia. Surat edaran tersebut bersifat sangat segera meminta kepada Gubernur di seluruh provinsi untuk menetapkan kenaikan upah tahun 2017 dengan formulasi berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 78/2015 tentang Pengupahan.

Menurut situs kabarburuh.com

Dalam surat edaran tersebut, terdapat 8 butir yang dimintakan untuk segera diputuskan oleh pemerintah daerah atau Gubernur. Ke-8 butir hal tersebut yaitu:

  1. Gubernur wajib menetapkan upah minimum provinsi tahun 2017.

  2. UMP tahun 2017 ditetapkan ditetapkan dan diumumkan secara serentak pada tanggal 1 November 2016.

  3. Gubernur dapat (tidak wajib) menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota untuk Kabupaten/Kota yang mampu membayar upah minimum yang lebih tinggi dari UMP.

  4. UMK ditetapkan dan diumumkan selambat-lambatnya pada tanggal 21 November 2016.

  5. UMK dan UMP yang telah ditetapkan oleh Gubernur sebagaimana tersebut di atas, berlaku terhitung mulai tanggal 1 Januari 2017.

  6. Sesuai pasal 44 ayat 2 PP No. 78/2015, makan penetapan UMP menggunakan formula perhitungan upah minimum yaitu: Upah minimum tahun berjalan X (Inflasi yang dihitung periode per September + Pertumbuhan Produk Domestik Bruto/Pertumbuhan Ekonomi).

  7. Data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional yang akan digunakan dalam menghitung upah bersumber dari Badan Pusat Statistik. Inflasi nasional sebesar 3,07% dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,18%.

  8. Berdasarkan pasal 66 PP Pengupahan, bagi daerah yang UMP/UMK nya masih di bawah kebutuhan hidup layak, wajib menyesuaikan upah minimumnya dengan nilai KHL, paling lambat tahun 2019.

Jika asumsi ini benar maka sudah bisa dipastikan kenaikan upah buruh tahun 2017 akan di bawah 10% atau tepatnya 8,25%.

Untuk upah minimum kabupaten Purwakarta pada waktu berjalan ini sebesar Rp 2.927.990 maka akan didapati kenaikan sebesar Rp 241.560 atau menjadi Rp 3.169.550.

Topic:

Just For You

Gempa Subang Tak Terasa Sampai Purwakarta

Cidahu.com – Gempa bumi berkekuatan 6,5 Skala Richter yang terjadi di wilayah utara Jawa Barat, Rabu 19 Oktober 2016, justru tak dirasakan oleh sebagian besar warga Kabupaten Subang maupun kabupaten purwakarta yang berbatasan langsung dengan kabupaten subang Aktifitas wargapun berlangsung normal.

Sebagian warga baru mengetahui pusat gempa ada di wilayah laut Subang saat menerima SMS informasi gempa. Selain itu, ada juga yang mengetahui saat menerima telepon dari keluarga, hingga relasi yang berada di luar daerah Subang. Informasinya getaran gempa dirasakan warga berbagai daerah diluar Kabupaten Subang.

Berdasarkan informasi lokasi gempa bumi itu tepat berada pada 5,29 Lintang Selatan dan 108 Bujur Timur. cialis pas cher en ligne Titik gempa berlokasi di 120 kilometer sebelah timur laut Subang. Adapun kedalaman gempa berada pada 654 kilometer di bawah permukaan air laut.‬ Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami, tetapi terasa di beberapa wilayah Utara Jawa acheterviagrafr24.com Barat seperti Cikarang, Indramayu, Cirebon, Cianjur, sekitar 5-8 detik. Intensitas gempa yang dirasakan berkisar ringan hingga lemah.

Topic:

Just For You

​Ternyata Bisa Juga, Iwapa Tertibkan PKL Pasar Rebo Purwakarta

Cidahu.com – Lapak tenda pedagang kaki lima di lantai dasar Pasar Rebo dibongkar. Senin (17/10/2016), lapak yang biasa digunakan para pedagang menggunakan tenda dan terpal kini telah rata dengan tanah.

Jauh sebelumnya, tanah lapang itu semula berfungsi sebagai tempat parkir. Namun, selama bertahun-tahun tempat parkir pasar itu dialihfungsi jadi lapak-lapak pedagang.

Lapak-lapak itu rupanya dibongkar sendiri oleh para pedagang. Meski dua pekan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta menertibkan lapak pedagang yang menyerobot trotoar dan saluran air.

“Itu kami bongkar sendiri oleh pedagan-pedagang disini, tidak sama pemerintah. Meski sebelumnya kami berkoordinasi dengan pemerintah,” ujar Ketua Ikatan Warga Pasar (Iwapa) Pasar Rebo, Zaenal Muttaqien.

Pasar Rebo sendiri memiliki 4 bangunan utama. Masing-masing bangunan memiliki dua lantai. Namun, bertahun-tahun bangunan lantai dua kebanyakan tidak ditempati kemudian para pedagang pindah ke tempat parkir yang hari ini dibongkar mereka.

“Untuk sementara para pedagang ini kembali pindah ke bangunan yang kiosnya kosong di lantai 2,” ujar Zaenal. (CN-01)

Topic:

Just For You

​Gas Melon Langka, Bukti Lumpuhnya Hiswana Migas

Cidahu.com – Kesulitan untuk mendapatkan Gas 3 Kilogram yang dialami masyarakat Purwakarta akhir-akhir ini, menurut Wakil Ketua DPRD Purwakarta, Warseno adalah sebagai bukti lumpuhnya pengawasan dari Pemerintah dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) sebagai regulator.

“Terjadinya kelangkaan dan melonjaknya harga menjadi gejolak  di tengah masyarakat ini bukti bahwa pemerintah dan Hiswana Migas lumpuh dalam pengawasan,” kata Warseno kepada cidahu.com, Senin (17/10/2016).

Politisi PDIP itu juga mengatakan, pemerintah dan Hiswanamigas harus bertanggung jawab yang telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari gas melon itu. Jika tidak bisa mengawasi apa gunanya bikin HET, dan bagi pangkalan yang nakal, pencabutan ijin oleh pihak terkait, secepatnya dilakukan.

“Apalagi pemerintah daerah tidak bisa mengontrol gas subsidi 3 Kg, mengawasi barang subsidi aja tdk mampu apalagi barang-barang yang umum, pertanyaannya kemana pemerintah daerah selama ini?” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, Koordinator Wilayah Purwakarta Hiswana Migas, Lilis Suryatin, S.Pd belum bisa dikonfirmasi terkait kondisi tersebut, dihubungi melalui sambungan selulernya tidak ada jawaban. (CN-01)

Topic:

Just For You

Pameran Alutsista Kodam III Siliwangi di Purwakarta

Cidahu.com – Berbagai jenis Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) milik Kodam III Siliwangi kemarin Senin (3/10) dipamerkan di lapangan Sahate Jl. KK. Singawinata Purwakarta. Pameran ini dilaksanakan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 71.

Antusias masyarakat Purwakarta yang terdiri dari pelajar maupun orang dewasa tampak melihat berbagai kendaraan militer yang akan dipamerkan selama tiga ini sampai puncak peringatan HUT TNI Kamis (5/10) mendatang.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi membuka pameran ini secara resmi dimana dalam sambutannya Dedi Mulyadi mengatakan antusias warga yang cukup tinggi dalam pameran ini karena kecintaan masyarakat terhadap korps TNI semakin besar. Menurut dia ikatan sejarah antara TNI dengan rakyat sama sekali tidak bisa dipisahkan. Pada masa perang mempertahankan kemerdekaan mereka berjuang bersama-sama melawan sekutu yang ingin merongrong kedaulatan Negara dan bangsa Indonesia.

“Saya kira ini bukti mereka cinta pada TNI. Masyarakat terlihat bahagia karena bisa melihat dan menaiki kendaraan tempur. Ini juga bentuk realitas kemanunggalan TNI bersama rakyat yang sudah terjalin sejak perang mempertahankan kemerdekaan, dulu ada TKR (Tentara Keamanan Rakyat) ada TRI (Tentara Republik Indonesia). Lihat saja hari ini kalau ada tentara latihan, pasti anak-anak sekolah berhamburan keluar kelas untuk melihat,” jelas pria yang merupakan anak dari pensiunan tentara kader tersebut.

Pameran Alusista ini juga dijadikan momentum oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk menanamkan jiwa keprajuritan kepada pelajar di wilayah ini. Para pelajar yang datang ke lokasi acara terlihat bukan saja melihat kendaraan tempur melainkan mencatat seluruh nama dan fungsi dari alat tempur yang dipamerkan tersebut.

“Kami undang pelajar untuk melihat pameran, karena ini momentum menanamkan pendidikan aplikatif kepada mereka, pendidikan keprajuritan, ada nilai nasionalisme yang kuat disana. Mereka bisa mengetahui fungsi TNI bukan sekedar untuk pengamanan Negara tetapi ada juga fungsi pembangunan,” ujar Bupati yang akrab disapa Kang Dedi tersebut.

Sementara itu, Kasdam III Siliwangi Brigjend. Wuryanto mengungkapkan alasan terpilihnya kabupaten yang pernah meraih penghargaan TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat ini sebagai tuan rumah. Jenderal bintang satu ini mengatakan antusiasme masyarakat Purwakarta terhadap TNI sangat besar. Hal ini sudah tercermin dari beberapa kesuksesan pembangunan yang melibatkan TNI dan masyarakat.

“Kita memilih Purwakarta karena masyarakat yang meminta, beberapa pembangunan disini sukses karena kerjasama TNI dan masyarakat. Ini bentuk rasa terima kasih Kodam III Siliwangi kepada masyarakat Jawa Barat khususnya masyarakat Purwakarta,” ungkap Wuryanto. (CN-02)

Topic:

Just For You