Headline

21 Februari Hari Lahirnya Manifesto Komunis

Karl Marx dan Frederick Engels Penggagas Manifesto Komunis

Cidahu.com – menurut Wikipedia Manifesto Komunis dalam bahasa Jerman disebut Das Manifest der Kommunistischen Partei atau disebut juga Manifesto Partai Komunis adalah manifesto yang ditulis oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, dua guru besar sosiologi dan juga pemimpin pergerakan kaum buruh modern. Pada awal pembentukan manifesto ini ditujukan untuk Liga Komunis dan diterbitkan pertama kali pada tanggal 21 Februari 1848 di London, Inggris.

Naskah manifesto ini dikirimkan ke percetakan di London pada bulan Januari 1848, beberapa minggu sebelum meletusnya Revolusi Perancis pada tanggal 24 Februari 1848. Manuskripnya ditulis dalam bahasa Jerman yang kemudian segera diterjemahkan ke dalam bahasa Perancis, Inggris, Denmark, Polandia, dan bahasa-bahasa yang lain.

Yerry Irawan dari Indoprogress.com menuliskan bahwa Kelahiran Manifesto Komunis di tahun 1848, beriringan dengan ketegangan politik yang sedang mengguncang Eropa pada saat itu. Sejarawan dan pemimpin sosialis Prancis Jean Jaurès mengatakan, ‘’Revolusi Prancis itu seluruh kandungan isinya adalah sosialisme… Sosialisme disuntikkan dari luar ke dalam gagasan Republik.’’

Pada saat itu Di Paris, yang baru mengalami revolusi 1789, menjadi salah satu tempat berkumpulnya para sosialis dari seluruh daratan Eropa, terutama pelarian politik dari Jerman. Mereka inilah yang kemudian menyuntikkan ide-ide revolusinya ke Jerman.

Marx dan Engels bertemu pertama kali di kota Cologne, Jerman pada 1842. Ketika itu Marx adalah editor muda koran radikal the Rheinische Zeitung, sementara Engels baru usai menjalankan tugas wajib militernya. Tetapi, kerjasama intelektual dan politik keduanya baru benar-benar terjadi ketika mereka bertemu di Paris, Prancis pada tahun 1844. Pada tahun 1845, karena aktivitas politiknya, Marx di persona non grata-kan dari Prancis dan kemudian pindah ke Brussel, Belgia. Di tempat yang baru ini, Marx justru berada di tengah-tengah perjuangan komunis Eropa yang menghubungkan dirinya dengan para sosialis yang ada di Paris, London dan Koln.

Pada tanggal 6 juni 1846, Marx mengirim surat kepada Liga Keadilan untuk ikut mendirikan ‘Communist Correspondence Committee’ di London. Ide ini disambut baik oleh Liga Keadilan. Mereka menekankan kesamaan ide antara Liga Keadilan dan Marx yang menolak perjuangan buruh melalui konspirasi ataupun yang mengaitkannnya dengan agama. Namun yang membedakan Liga ini dengan Marx saat itu adalah keinginan Liga untuk menggabungkan mereka melalui pertukaran ide daripada menghancurkannya.

Pada akhir Januari 1847, Joseph Moll – seorang pembuat jam dari Koln dan perwakilan dari Liga – mengunjungi Marx di Brussel dan kemudian Engels di Paris untuk mengajak mereka bergabung. Marx menyatakan kesediaannya dengan syarat aspek superstisius di dalam konstitusi Liga dihapus, dan diadakannya penerbitan sebuah manifesto untuk memperjelas posisi politik organisasi. Moll pun bersedia dan menyetujuinya meskipun dia sadar akan mendapat penentangan di dalam Liga.

Upaya ini berhasil mendorong Liga menjadi sebuah organisasi yang lebih profesional. Dalam kongres mereka yang pertama di bulan Juli 1847, Engels hadir mewakili ‘Communist Correspondence Committee’ dari Paris. Sementara dari Brusel diwakili oleh Wilhem Wolff, karena Marx tidak bisa hadir akibat persoalan keuangan. Di kongres pertama ini nama Liga Keadilan berganti menjadi Liga Komunis.

Setelah Marx bergabung dengan Liga tersebut, dia mendirikan perwakilan Liga Komunis di Brussels. Sementara Engels yang terpilih menjadi anggota Liga pada bulan April 1847 mendirikan perwakilan di Paris. Menurut catatan Engels, kehadiran Marx dalam Liga ini berhasil mengikis sifat konspiratif dari organisasi ini. Liga Komunis hanya menjadi organisasi rahasia, jika situasinya memaksa. Disebutkan pula, dimanapun terdapat serikat buruh Jerman seperti di Inggris, Belgia, Prancis dan Swiss, maka Liga Komunis juga ada disitu. Liga ini pula yang pertama kalinya menekankan bentuk dan sifat internasional dari gerakan buruh. Pertama , dengan merekrut buruh-buruh Inggris, Belgia, Hungaria, Polandia dan sebagainya ;10 kedua, dengan revolusi yang ditargetkan harus dicapai di Eropa11.

Di kongres kedua Liga Komunis yang berlangsung selama 10 hari pada akhir November sampai awal Desember 1847, Marx turut hadir. Kali ini semua perdebatan dapat diselesaikan secara demokratis. Moto Liga Komunis yang sebelumnya berbunyi Semua Manusia Bersaudara diganti menjadi Buruh diseluruh dunia, bersatulah !. Seruan ini dalam waktu 17 tahun kemudian hingga kini, menjadi legenda dan jadi pekikan buruh-buruh berbagai negeri di seluruh dunia.

  • Wikipedia.com
  • Indoprogress.com
Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top