Pilkada

Piraku Juragan, Pilkada Purwakarta Calon Tunggal..?

Ilustrasi Pilkada Calon Tunggal
Ilustrasi Pilkada Calon Tunggal

Cidahu.com – Komunikasi politik yang dilakukan dalam rangka penjajakan koalisi antara Partai Hanura, Golkar dan PAN isyaratkan pengusungan pasangan calon tunggal di Pilkada Purwakarta mendatang. Sementara, Demokrat, PDIP dan PKB, menganggap wacana calon tunggal dalam Pilkada sebagai upaya pengkerdilan demokrasi.

Ketua DPC Partai Hanura Purwakarta, R Priyatna Kusumah mengatakan, Diawali oleh tiga partai tersebut, diharapkan semua parpol di Purwakarta dapat bergabung dan sama-sama mengusung satu pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta.

“Mudah-mudahan kami beserta partai lain yang ada di Purwakarta dapat ngahiji (bersatu) dan pada Pilkada nanti, hanya mengusung hiji (satu) pasangan calon,” ujarnya, seperti yang disiarkan headlinejabar.com, Rabu (22/3/2017).

Terpisah, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Purwakarta, Nanang Purnama berpendapat, menguatnya isu calon tunggal menjelang Pilkada Purwakarta dianggap sebagai pengkerdilan demokrasi dan gagalnya kaderisasi di partai politik.

Walaupun putusan Mahkamah Konsitusi (MK) membolehkan Pilkada hanya diikuti calon tunggal, Kang Nanang menilai hal itu telah menimbulkan perdebatan dan kontroversi.

“Putusan MK, mengaburkan kemajuan pendidikan politik pemilih di Indonesia ke depannya. Putusan itu tidak sesuai dengan semangat efesiensi anggaran dari pelaksanaan Pilkada serentak,” katanya. Kendati demikian, Kang Nanang tetap menghormati putusan MK yang sejauh ini juga ada upaya merevisi UU Pilkada. Khususnya, merevisi ketentuan pencalonan kepala daerah.

Selain itu, wacana pasangan calon tunggal di Pilkada Purwakarta juga dibantah oleh pimpinan PKB dan PDIP Purwakarta.

“Calon tunggal di Pilkada Purwakarta? Saya pikir itu sebuah kemunduran demokrasi, kalau soal adanya pihak yang mengarahkan agar terjadi seperti itu , kita lihat saja nanti,” kata Ketua DPC PKB Purwakarta, Neng Supartini, beberapa waktu lalu.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPC PDIP Purwakarta, Acep Maman melalui sambungan selulernya, Rabu (22/3/2017). Kang Aman lebih menekankan kepada mekanisme pencalonan Pilkada yang ada di internal PDI Perjuangan.

“Pertanyaannya, siapa dulu calon tunggalnya? Hal ini harus jelas dulu. Konteks PDIP, jika memang hal itu terjadi, PDIP akan tetap berupaya bisa mencalonkan kadernya dalam Pilkada Purwakarta, tentunya dengan berkoalisi dengan partai lain. Saya tidak yakin, calon tunggal bisa terjadi di Pilkada Purwakarta,” katanya.

Menutup, Kang Aman mengatakan, bisa saja wacana tersebut dibuat untuk mencari perhatian. “Atau jangan-jangan, wacana calon tunggal hanya menguat di partai yang tidak memiliki calon diinternalnya,” ujarnya menutup. (redaksi)⁠⁠⁠⁠

Comments

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top