Purwakarta

Dedi Mulyadi Siap Bahas Solusi Terorisme Bareng BNPT

cidahu.com – Pendekatan personal selama ini digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menangani eks terpidana kasus terorisme. Seperti halnya dilakukan terhadap Agus Marsal (45) warga yang pernah terlibat dalam Jaringan Ansharu al-Daulah.

Pria asal Jakarta yang kini bermukim di Desa Cibening, Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta itu sempat mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Tangerang akibat vonis pengadilan atas tindak pidana perampokan di Kali Asin, Cikampek untuk pendanaan aksi terorisme.

“Pendekatan yang kami bangun itu pendekatan personal, kami menciptakan ikatan emosional sehingga akar permasalahannya kita identifikasi. Hasilnya, boleh dilihat Kang Agus dulu dan Kang Agus sekarang,” kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Rabu (8/3) di rumah dinasnya Jalan Gandanegara No 25 Purwakarta.

Pria yang selalu mengenakan pakaian khas Sunda itu pun mengaku siap jika diminta oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT untuk melakukan kerjasama dalam penanganan para eks terpidana kasus terorisme.

“Sebagai anak bangsa saya siap, kita cari solusi bersama, formulanya kita tentukan bersama dalam menangani orang-orang seperti Kang Agus,” katanya menambahkan.

Deradikalisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta selama ini memang didominasi oleh program pencegahan, diantaranya Sekolah Ideologi yang didalamnya berisi tentang pendalaman ideologi Pancasila dan penanaman kultur kebangsaan.

Selain itu, program pendalaman kitab Agama berdasarkan Agama yang dianut oleh para pelajar pun sudah dilakukan sejak Desember 2016 lalu. Khusus untuk pelajar Muslim, ditambah dengan pendalaman kitab kuning yang berisi tentang pendapat-pendapat para ulama yang berkembang atas sebuah kajian tematik ibadah ritual maupun sosial.

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top