Ekonomi

Harga Ikan Asin Melonjak di Pasaran

Harga naik di Tengkulak Ikan Asin di kecamatan Darangdan

Cidahu.com – Sebulan terakhir, harga garam tidak hanya naik namun juga langka di pasaran. Ternyata hal itu berujung pada ikut melonjaknya harga ikan asin di sejumlah pasar di Purwakarta.

Salah satunya di ungkapkan, Kada (48) bandar ikan asin di Kecamatan Darangdan yang mengatakan ikut kena imbas dari lonjakan garam.

“Naik sampai 10 persen dari sebelum langka garam,” katanya Minggu (06/08/2017)

Kada mengatakan, sulitnya mendapatkan garam yang murah mengakibatkan kualitas ikan asin rendah sebab, sebelum dipasarkan ikan yang telah ia beli di tambak ikan biasanya di rendam dengan menggunakan garam.

“Biasanya memang ada proses perendaman beberapa hari sebelum di pasarkan,” katanya.

Diketahui, harga ikan asin disejumlah pasar alami kenaikan seperti jenis ikan Cucut misalnya, harga awal Rp.35 naik menjadi Rp.37 ribu per kilogram (Kg), ikan asin gabus gloso Rp.22 saat ini Rp.24 ribu per Kg.

“Untuk ikan asin yang lain juga sama naik hanya saja kenaikannya tidak terlalu signifikan,” kata Mas Kada begitu ia disapa.

Meski demikian, lanjut ia, kenaikan harga ikan asin ini sama sekali tidak menurunkan minat masyarakat mengkonsumsi ikan asin. Namun yang jadi masalah saat ini yaitu kualitas menjadi rendah sehingga harus kembali diproses saat dikirim ke para penjual di pasar.

“Ikan asin ini berasal dari Belanakan, Muara, Ciaseum, dan Pasir Putih, dan saya pasok ke Pasar Baru Citeko, Sukatani dan Darangdan,” ujarnya.

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top