21 Tahun Mencari rezeki di Tumpukan Sampah

Cidahu.com–   Sejak tahun 1996 hingga saat ini Harun (65) warga Kampung Jawa, Desa Cibogohilir, Kecamatan Plered Jadi tukang pengangkut sampah di Pasar tradisional yang berada tak jauh dari kantor Kecamatan Plered.

Selama itulah setiap harinya ia berjibaku dengan tempat jorok dan bau sampah menyengat demi menopang kebutuhan perekonomian.

Di usia yang terbilang sudah tak muda lagi, pria dua anak tersebut masih memiliki semangat dan daya juang yang tinggi agar kebutuhan keluarga terpenuhi, meski Ia menyadari gaji yang didapat setiap bulannya tidaklah cukup untuk kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Bagaimana tidak, honor sebesar Rp 600 ribu itu sangatlah kecil hanya cukup untuk membeli beras saja. Meski begitu, sekecil apapun honor yang didapatnya, Harun selalu bersyukur dan dan terus tekun menjalankan tugasnya.

“Sudah dua puluh satu tahun saya lakoni pekerjaan ini,” kata Harun.

Bekerja sebagai pengangkut dan pembersih sampah menurutnya bukanlah pekerjaan yang banyak diminatii oleh masyarakat kebanyakan. Namun, bagi Harun bertemu sampah setiap harinya menjadi pertanda jika ia masih bisa mencukupi keluarga.

“Meskipun sampah-sampah ini menimbulkan bau tak sedap tetapi bagi saya ini adalah rezeki,” katanya.

Pria yang yang tinggal di Kampung Jawa RT04RW02 Desa Cibogohilir ini mengatakan untuk memenuhi kebutuhan biasanya ia mencari usaha sampingan yaitu usai diangkut dari Pasar Plered sampah kemudian ia sortir di tempat pembuangan sementara sebelum akhirnya diangkut petugas DKP.

“Nyari dus dan rongsokan yang bisa dijual lumayan untuk nambah uang dapur,” ujarnya.

Dirinya berharap bisa tetap dipercaya oleh pemerintah desa Plered untuk tetap mengangkut dan menjadi pembersih sampah di Pasar Plered. “Yang penting halal dan berkah. Meskipun bau bermacam-macam dan banyak lalat tetapi saya ikhlas bekerja seperti ini,” tutupnya.

Topic:

Just For You

Pecah!!! Rekor Beras Perelek Resmi Milik Purwakarta

Cidahu.com – Karnaval sila kedua Pancasila dalam rangka Peringatan Hari Jadi Purwakarta ke 186 dan Hari Jadi Kabupaten ke 49 bertajuk “Ngarak Beras Perelek” berhasil mengukir sejarah. Museum Rekor Indonesia mencatat, sebanyak 53.918 orang secara bersama-sama membawa beras yang dimasukan ke dalam ruas bambu.

Jumlah ini menambah rekor yang telah ditorehkan oleh kabupaten yang terkenal dengan Taman Air Mancur Sri Baduga ini menjadi sebelas rekor. Hal ini diungkapkan oleh perwakilan Museum Rekor Indonesia, Awan Rahardjo, Jum’at (04/08/2017) malam di sela penetapan rekor, di panggung utama karnaval, Jalan RE Martadinata Purwakarta.

“Sejarah baru bagi Indonesia juga Dunia, 53.918 orang secara bersamaan membawa bambu berisi beras. Ini rekor yang ke sebelas bagi Purwakarta,” jelas Awan.

Rekor ini, tutur Awan, terbilang unik mengingat beberapa hal yang menjadi penilaian khusus MURI. Selain karena berdasarkan kebudayaan di Jawa Barat, rekor ini juga tercipta dalam spirit pengentasan penggunaan Beras Sejahtera (Rastra) oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

“Rekor ini unik ya, inspirasinya dari perilaku budaya orang Jawa Barat, juga berangkat dari keinginan agar masyarakat Purwakarta mengkonsumsi beras yang layak. Luar biasa saya kira,” ungkap Senior Manager MURI tersebut.

Hal yang diungkapkan oleh Awan, merupakan tujuan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menggelar karnaval di Hari Jadi. Targetnya, tanggal 17 Agustus 2017 ini, seluruh masyarakat Purwakarta sudah terpenuhi kebutuhan berasnya dengan konsumsi beras premium hasil urunan masyarakat mampu yang sudah dimasukan ke dalam ATM Beras.

“Ini gabungan tradisi dan teknologi, perelek itu tradisi orang Jawa Barat, ATM Berasnya itu produk teknologi. Selain ini bentuk pengamalan sila kedua Pancasila,” kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Acara yang berlangsung sejak Pukul 19.30 WIB ini juga diisi oleh tarian kolosal yang melambangkan Nyi Pohaci, simbol kemakmuran Jawa Barat berdasarkan cerita rakyat. Usai tarian selesai, para peserta mulai berjalan meninggalkan tempat pembukaan di Jalan Jenderal Sudirman menuju titik finish di Jalan RE Martadinata.

Selain itu, komunitas masyarakat adat dari berbagai daerah di Jawa Barat juga turut diundang oleh panitia acara untuk mengikuti karnaval ini. Salah satunya, masyarakat adat Ciptagelar, Sukabumi yang dikenal memiliki ketahanan pangan yang kuat dengan cadangan beras yang bisa dijadikan persediaan untuk beberapa tahun ke depan.

Topic:

Just For You

Ketua Kompak Ambil Formulir di NasDem

Cidahu.com – Didampingi simpatisan, Ketua DPC LSM Kompak, Lutfhi Bamala datangi kantor DPD Partai Nasdem Purwakarta, kedatangan lufthi tidak lain untuk ikut Pendaftaran dan seleksi Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta yang digelar partai Nasdem.

“Ini sebagai penegasan niat saya untuk maju dalam bursa Pilkada Purwakarta 2018 mendatang,” ujar Lutfhi di Sekretariat Nasdem Jalan Taman Pahlawan. Kamis (03/08/2017).

Kang Lutfhi begitu dia disapa mengatakan, sebagai peserta pendaftaran dan seleksi yang digelar Partai Nasdem, Lutfhi akan mengikuti semua yang digariskan oleh partai.

Menurut Lutfhi, selain ke Nasdem, Ia telah mendaftar dan melakukan komunikasi politik dengan sejumlah parpol diantaranya dengan PPP, PAN, Hanura dan Gerindra.

“Bagi saya Partai Nasdem adalah tempat dimana saya pertama belajar berpolitik. Ada historis yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja antara saya dan partai Nasdem,” katanya.

Ditempat yang sama Ketua DPD Nasdem, Astri Novitasari menegaskan, bahwa para balon yang akan mendaftar ke partai Nasdem, tidak akan di pungut biaya sepeserpun alias gratis.

“Bagi yang mendaftar ke partai Nasdem dipastikan tidak di pungut biaya atau tanpa mahar,” ujar Astri

Sementara menurut, ketua Bapilu Nasdem Purwakarta Apud Saepudin, pelaksanaan pendaftaran dibuka sejak tanggal 3 dan ditutup tanggal 11 Agustus. Sedangkan untuk pengembalian berkas-berkas pendaftaran di kembalikan pada tanggal 13 Agustus 2017.

“Setelah kita selesai melakukan verifikasi berkas-berkas para bakal calon, kemudian kita akan merekomendasikan siapa saja yang akan kita rekomendasikan ke DPW pada tanggal 27 Agustus,” terang Apud.

Topic:

Just For You