Waspada, Uang Palsu Mulai Beredar di Purwakarta

Cidahu.com – Masyarakat di Kabupaten Purwakarta harus lebih berhati-hati saat melakukan transaksi jual beli apalagi bagi mereka para pedagang kecil. Jangan sampai alih-alih dapat untung malah merugi sebab mendapat uang palsu.

Seperti yang di alami Roni (34) salah satu pedagang di Jalan RE Martadinata (jalan tengah) Purwakarta yang mendapatkan uang palsu (upal) saat menjalankan aktifitas berjualan.

Saat dikonfirmasi, pada Jumat (29/09/2017) Roni mengaku mendapatkan uang palsu 1 lembar pecahan 50 ribu rupiah saat ia berjualan malam tadi.

“Kemarin malam saya seperti biasa jualan. Namun pas pulang ke rumah pada saat menghitung uang hasil hari ini, ternyata ada 1 lembar uang pecahan 50 ribu rupiah yang palsu,” kata Roni.

Roni juga mengaku bukan kali ini saja ia mendapatkan uang palsu yang didapatkan saat berjualan. Bahkan dulu ia pernah mendapatkan uang palsu pecahan 100 ribu rupiah, namun pada saat itu ia sendiri yang menerima pembayaran dari pelanggan. Akhirnya uang tersebut ia kembalikan dan meminta uang yang lain kepada pelanggan tersebut.
Meski peristiwa itu sudah menimpanya beberapa kali namun Roni mengaku enggan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Roni hanya berharap, pedagang kecil seperti dirinya bisa lebih waspada saat menerima pembayaran. Jangan sampai peristiwa yang dialaminya juga dialami pedagang kecil lainnya di Purwakarta.

“Saya juga berharap kepada pihak berwenang untuk melakukan penelusuran terkait adanya uang palsu yang mulai beredar. Jangan sampai pedagang kecil lainnya bernasib sama dengan saya, padahal kami hanya pedagang kecil dengan untung yang tidak seberapa,” jelasnya.

Topic:

Just For You

3.200 Unit KJA di Perairan Waduk Jatiluhur Berhasil di Tarik ke Daratan

Cidahu.com – Sebanyak 3.200 Unit keramba jaring apung telah ditertibkan di perairan waduk Jatiluhur yang dimulai sejak April lalu. Pihak PJT II Jatiluhur menargetkan, seluruh keramba bisa dizerokan dari perairan Jatiluhur pada akhir Desember 2018 mendatang.

“Targetnya setiap hari kita bisa membereskan 100 unit keramba. Namun, hal itu tergantung kondisi petugas di lapangan,” ujar Direktur II PJT II Jatiluhur, Harry M Sungguh kepada sejumlah awak media belum lama ini.

Menurut Harry, penertiban keramba ini merupakan komitmen bersama antara PJT II Jatiluhur dengan Pemkab Purwakarta. Sebab, banyak alasan sampai keramba ini harus dizerokan dari waduk terbesar di Jabar ini. Salah satunya, pemakaian pakan ikan yang bertahun-tahun telah mencemari air waduk tersebut.

Sedangkan, air Waduk Jatiluhur ini bukan hanya dibutuhkan untuk irigasi (pertanian saja). Melainkan, menjadi air baku bagi industri dan PDAM. Termasuk untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat Jakarta.

Karena itu, keramba-keramba pemilik pembudidaya ikan ini harus ditertibkan. Apalagi, jumlahnya sudah sangat overload. Mencapai 32 ribu unit. Jumlah tersebut, benar-benar terlalu gemuk.

“Makanya, Pak Bupati Dedi ingin keramba ini dizerokan. Sebab, bila disisakan jadi 4.000 unit, nanti jumlahnya tidak akan terkontrol lagi,” ujarnya.

Harry menjelaskan, pihaknya akan mengikuti saran dari pemkab mengenai keramba ini. Apalagi, untuk kelestarian lingkungan Waduk Jatiluhur. Akan tetapi, pihaknya juga tetap memerhatikan nasib pembudidaya asli warga sekitar pesisir waduk. “Akan ada solusi bagi mereka. Kita sudah kerja sama dengan kementerian kelautan dan perikanan,” tuturnya.

Solusinya, bukan lagi budidaya seperti sekarang ini. Melainkan, warga di sekitar Waduk Jatiluhur masih bisa menangkap ikan untuk dijual ataupun dikonsumsi sendiri. Namun, polanya yaitu dengan cara tangkap. Bukan budidaya. “Tapi, solusi ini akan diterapkan setelah seluruh keramba berhasil ditarik ke daratan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, mengatakan, pihaknya akan terus mendorong supaya program penertiban keramba ini bisa sesuai target. Karenanya, dari masalah anggaran pihaknya siap sharing dengan PJT II. Apalagi, dalam penertiban ini melibatkan unsur TNI dan kepolisian. “Penertiban harus jalan. Sampai keramba itu zero dari atas perairan Waduk Jatiluhur,” ujarnya.

Topic:

Just For You

Longsor Sukatani, Warga di Minta Waspada

Cidahu.com – Pemerintah Desa Cianting Kecamatan Sukatani, mengimbau warga tak mendekati daerah titik rawan lonsor. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya korban jiwa sebab tanah di wilayah itu berpotensi terjadi longsor susulan.

Diketahui, longsor yang terjadi di Kampung Andir di RT18 RW05 Desa Cianting Kecamatan Sukatani itu terjadi pada Minggu (24/9) lalu sesaat setelah adzan subuh.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja peristiwa itu mengakibatkan 7 kolam ikan milik H. Tatang Nazmudin (61) serta rumah berukuran 7X 6 milik Haji Hurdi (50) habis tertimbun tanah. Diperkirakan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Dugaan sementara longsor terjadi akibat dinding setinggi kurang lebih 20 meter terkikis aliran air selokan sehingga menyebabkan ambrolnya tebing tersebut. Petugas kepolisian yang datang TKP langsung memasang garis polisi untuk mensterilkan lokasi kejadian.

“Kita sudah meminta warga untuk waspada apalagi cuaca mulai hujan longsor bisa saja terjadi kembali,” kata Kepala Desa Cianting Endang Koswara kepada awak media (27/9).

Sementara dari pantauan di lapangan keretakan tanah berpotensi longsor tidak hanya terjadi di Kampung Andir saja namun, tanda-tanda pergeseran tanah juga terjadi di Kampung Cibentar Desa Cianting salah satunya yaitu bahu jalan Arteri Purwakarta-Bandung nampak terlihat menganga. Atas peristiwa itu, pemerintahan desa kata Endang, sudah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu mengatasi kejadian tersebut.

“Selain menghibau warga untuk waspada longsor susulan, kita juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten,” ujarnya.

Topic:

Just For You

Dedi Mulyadi sempat diminta uang 10 Miliar Jika ingin di usung Golkar

Cidahu.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku sempat ditelepon oleh seorang tokoh yang dekat dengan DPP Partai Golkar. Dalam sambungan telepon itu, Dedi mengaku diminta menyediakan uang mahar sebesar Rp 10 miliar agar mendapat surat rekomendasi penunjukan sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat dari DPP Partai Golkar.

“Kita menapaki proses konsolidasi politik. Rapat di DPP kita ikuti. Dari pertama sampai diputuskan (rekomendasi) 1 Agustus 2017, habis itu hilang. Saya sabar. Di saat bersamaan, saya secara pribadi mengalami kegelisahan karena seringkali ada orang telepon. Pak Dedi siap kan? Kalau enggak tidak akan keluar rekomendasinya,” kata Dedi dihadapan ribuan kader Golkar di kantor DPD Partai Golkar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung. Selasa (26/09/2017).

Dedi melanjutkan “Dengan tegas dia katakan kalau Anda tidak kasih Rp 10 miliar, jangan menyesal Anda tidak dapatkan apa-apa. Saya katakan tidak apa-apa, besok saya tidak jadi apa-apa juga enggak apa-apa,” tutur Dedi mengisahkan.

Meski demikian, Dedi menegaskan bahwa yang meneleponnya itu bukan kader DPP Partai Golkar. “Yang menelepon saya itu tokoh dari Bogor. Saya katakan yang meminta itu bukan pengurus Golkar, hanya seorang tokoh biasa yang merasa dekat dengan Golkar,” ungkap bupati Purwakarta itu.

Sementara itu, pengakuan Kang Dedi yang pernah diminta mahar Rp 10 miliar untuk keluarnya surat rekomendasi pencalonan membuat berang seluruh pengurus Golkar Jabar.

Mereka bahkan siap mengembalikan kartu anggota partai dan berencana mengundurkan diri secara massal mulai dari tingkat kota/kabupaten sampai tingkat pedesaan.

“Kami sangat kecewa dengan pengurus DPP. Jika sampai dalam waktu dekat ini surat rekomendasi untuk Pak Dedi Mulyadi tak keluar dalam waktu dekat, kami akan berencana mengundurkan diri massal di seluruh Jawa Barat. Kami akan mengembalikan seluruh kartu anggota partai,” jelas H Agus, salah seorang pengurus Partai Golkar Kabupaten Bandung yang mewakili dan diamini oleh ratusan pengurus lainnya.

Menurutnya, rencana pengunduran diri secara massal ini telah dituangkan melalui surat resmi dari seluruh pengurus tingkat kecamatan dan desa. Hal ini sebagai buntut kekecewaan sikap DPP Partai Golkar yang tak kunjung mengeluarkan surat rekomendasi.

“Cara transaksional ini sudah sangat tak mendasar. Saya mewakili semua pengurus Golkar Jabar untuk menyampaikan ini ke perwakilan DPP yang hadir di sini,” tambah dia yang diamini oleh ratusan pengurus lainnya yang hadir.

Sementara, Juru Bicara sekaligus Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat MQ Iswara, mengaku berterimakasih atas semua respon pengurus demi upaya menyelamatkan partai dari kepentingan seseorang dan mengeyampingkan suara hasil musyawarah kader dan pengurus Partai Golkar se-Jawa Barat.

“Saya atas nama Pak Ketua, berterimakasih atas semua dukungan dan sejatinya telah dilegalkan oleh hasil keputusan Rapimda di Karawang beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Dalam rapat itu, hadir perwakilan DPP Golkar yakni Wakil Sekjen Pemenangan Jawa 1 Ratu Dian Hatifah. Menurutnya hasil rapat sekaligus pernyataan sikap semua kader dan pengurus Golkar Jabar ini akan disampaikan secara langsung dalam rapat pleno dalam waktu dekat ini.

“Saya belum bisa berkomentar banyak, tapi semua hasil pernyataan sikap di Golkar Jabar ini akan segera saya sampaikan di rapat pleno DPP Golkar dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Topic:

Just For You

Ribuan Kader Duduki Kantor DPD Golkar Jabar

Cidahu.com – Ribuan Kader Partai Golkar se-Jawa Barat (Jabar) mendatangi Kantor DPD Golkar Jawa Barat. Kedatangan ribuan kader Golkar sendiri menuntut agar DPP Golkar untuk segera mengeluarkan surat rekomendasi untuk Dedi Mulyadi sesuai Rapimda Partai Golkar beberapa waktu lalu di Karawang.

“Kita minta agar DPP segera keluarkan surat rekomendasi. Karena Dedi Mulyadi diusung sesuai mekanisme partai,” ungkap Doni salah satu pengurus Partai Golkar Kabupaten Bandung, Selasa (26/09/2017).

Selain itu para kader menuntut agar DPP tidak melakukan politik transaksional karena tidak sesuai dengan marwah partai Golkar. Yang dimana indikasi itu muncul pasca beredarnya surat rekomendasi bodong yang mencalonkan selain Dedi Mulyadi.

“Jelas suara golkar suara rakyat bukan suara elit jangan sampai Golkar tergadai oleh politik transaksional karena Golkar milik rakyat,” ucapnya.

Bahkan para kader Golkar se-Jabar pun mengancam akan menduduki DPP Golkar apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

“Apabila tidak didengar kita akan duduki DPP. Karena tuntutan kita jelas kita mendukung seseorang yang memang asli kader bukan kader oplosan,” tegasnya.

Reaksi para kader Golkar se-Jabar sendiri bagian kekecewaan para kader terhadap DPP yang sampai hari ini tidak mengeluarkan surat rekomendasi untuk Dedi Mulyadi ditambah dengan beredarnya surat rekomendasi bodong.

Bahkan aksi pun banyak dilakukan di seluruh DPD se-Jawa Barat. Diantaranya pengibaran bendera setengah tiang di seluruh kantor DPD hingga pengembalian KTA oleh kader Golkar Kabupaten Bandung.

Topic:

Just For You

Dua Orang Debt Collector Pelaku Perampasan Mobil di Tangkap Polisi

Cidahu.com – Jajaran kepolisian Polres Purwakarta berhasil mengamankan dua orang debt collector salah satu bank swasta di Purwakarta. Keduanya sengaja ditahan petugas lantaran diduga telah merampas secara paksa mobil milik konsumen.

Kedua pelaku tersebut yakni, EAS (33) warga perum Kota Baru Rt 12/04 Desa Campaka Kecamatan Campaka dan IYM (30) warga Perum Purnayudha Rt 24/05 Desa Ciwangi Kecamatan Bungursari Purwakarta.

Kanit Jatanras Reskrim Polres Purwakarta Iptu Putra Adi Winarta mengatakan, keduanya sengaja ditahan setelah sebelumnya pihak kepolisian menerima laporan dari korban.

“Dari laporan korban keduanya mengambil kendaraan secara paksa,” kata Iptu Putra Adi Winarta, Selasa (26/09/2017).

Menurut Kanit, kejadian bermula saat korban mengendarai mobil miliknya, lalu diberhentikan oleh kedua pelaku secara tiba-tiba kemudian merampas kendaraan tersebut.

“Lalu kendaraan itu diberikan kepada pihak finance yang bersangkutan, namun cara yang mereka lakukan tetap salah dan tetap masuk ke tindakan pidana,” ujar Kanit.

Dari informasi yang berhasil dihimpun diketahui, korban nunggak cicilan selama beberapa bulan, namun cara kedua pelaku termasuk perampasan karena tidak menggunakan administrasi secara legal juga adanya pemaksaan kepada korban.

“Atas tindakan itu, kedua pelaku dijerat pasal 368 dengan ancaman pidana diatas 7 tahun, tentang mengambil sesuatu yang bukan miliknya,” pungkasnya

.

Topic:

Just For You

Perbandingan Advan A8 vs Xiaomi Mi A1 Lengkap

Cidahu.comPerbandingan Advan A8 vs Xiaomi Mi A1. Advan Mobile telah resmi merilis satu lagi amunisi terbarunya untuk berperan serta dalam meramaikan pasar smartphone di Indonesia, yang bertajuk Advan A8. Berbeda dari seri sebelumnya yang dibekali dengan single kamera saja pada bagian belakang, Advan kali ini menyematkan kemampuan dual kamera pada perangkat barunya tersebut, yakni dengan resolusi 13 + 5 MP, phase detection autofocus, dan LED flash.

Sementara untuk menunjang kemampuan selfienya Advan A8 mengandalkan single kamera dengan resolusi 8 MP. Selain kamera yang berkualitas, ponsel ini juga dibekali prosesor dengan ditenagai Mediatek MT6750P, berkecepatan Octa-core 1.5 GHz, RAM 4 GB, dan disokong baterai berkapasitas 3000 mAh.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan sedikit membandingkan smartphone lokal diatas, dengan salah satu smartphone terbaru dari Xiaomi, yang bernama Xiaomi Mi A1. Dan untuk spesifikasinya Xiaomi Mi A1 menawarkan seperti, panel layar IPS LCD berukuran 5.5 inchi, resolusi Full HD. Kemudian, smartphone ini sudah memakai OS Android v7.1 Nougat, yang didukung prosesor Snapdragon 625 Octa Core, RAM 4 GB.

Selain itu smartphone ini juga mengantongi dual kamera belakang beresolusi 12 + 12 MP, dilengkapi fitur pendukung 2x optical zoom, phase detection autofocus, Dual-LED flash, dan masih ditemani single kamera depan 5 MP, untuk menunjang aktivitas selfienya.

Melansir dari situs GSMArena perbandingan antara Advan A8 vs Xiaomi Mi A1 terlihat jika Advan memiliki kamera depan yang lebih apik, serta slot microSD dengan kapasitas lebih besar. Sedangkan Xiaomi lebih unggul pada pelindung layar, performa prosesor lebih bertenaga, kamera utama lebih jempolan, serta memori internal dan baterai yang memiliki kapasitas lebih besar.

Dengan spesifikasi dan harga yang dimiliki, lebih merekomendasikan Xiaomi Mi A1 buat kamu. Pasalnya, dengan harga berbanding 100 ribuan saja spesifikasi yang ditawarkan Xiaomi Mi A1 lebih tangguh dan menggoda. Seperti menampakan kamera belakang Dual 12 + 12 MP, lalu ditenagai prosesor Snapdragon 625 Octa-core, dan internal memori lebih besar yakni 64 GB.

Namun jika ingin menggunakan smartphone merek lokal berkemampuan dual kamera 13 + 5 MP dan kamera depan lebih apik beresolusi 8 MP, Advan A8 pilihan yang pas buat kamu. (Sumber: arenasmartphone.com)

Topic:

Just For You

Beredarnya Surat Dukungan Golkar Untuk RK, Dedi : Hari Jumat Langkahnya Langsung ke Masjid Saja

Cidahu.com – Beredarnya surat edaran penetapan Cagub dan Cawagub Pilkada Jawa Barat yang menyatakan dukungan kepada Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien. DPD Golkar Jawa Barat belum menerima fisik surat tersebut ditambah belum ada informasi apapun dari DPP Golkar.

“Sebagai ketua DPD Golkar Jawa Barat saya belum menerima surat apalagi informasi dari DPP, mohon bersabar dulu ya para wartawan ini, ” ungkap Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi ketika ditemui di Purwakarta, Jumat (22/09/2017).

Dedi pun menjelaskan bahwa dalam pembahasan sejumlah rapat Golkar dari Juni hingga Agustus 2017 lalu belum ada pembahasan terkait pencalonan di Pilgub Jabar.

“Dasar suratnya seperti apa masalahnya dari dalam rapat pembahasan pencalonan yang ada juga rapat Agustus itu pembahasan bakal calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur,” jelasnya.

Selain itu surat yang beredar pun sempat dipertanyakannya, pasalnya kondisi Ketua umum Golkar Setya Novanto yang masih dalam kondisi sakit.

“Bukannya pak Setnov baru operasi jantung kok bisa membuat keputusan dan sempat-sempatnya membuat keputusan pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar Dedi.

Sedangkan terkait langkah kedepan Dedi menuturkan bahwa dirinya tinggal langkah jalan saja.

“Langkahnya ya dari sini kedepan karena hari ini hari jumat langkahnya langsung ke masjid saja, lagian nanti itu urusan DPD dan teman-teman yang lain,” tuturnya.

Topic:

Just For You

Menakar Potensi Fuad BM Pada Pilkada Purwakarta

Cidahu.com – Nama Fuad BM mungkin belum dikenal luas oleh masyarakat Purwakarta, namun sepak terjangnya bersama Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) telah memberikan perubahan yang signifikan terhadap roda perekonomian Purwakarta. Saat ini Fuad BM menjabat sebagai ketua KC FSPMI Purwakarta bersama beberapa elemen buruh Purwakarta lain nya berhasil mendobrak angka upah minimum di kabupaten terkecil 2 di Jawa Barat ini.

Sebagai pimpinan salah satu serikat pekerja yang berpengaruh di Purwakarta yang dibarengi militansi anggota FSPMI yang tak diragukan untuk bersama satu komando bukan hal yang tidak mungkin jika Fuad BM akan menjadi salah satu kuda hitam yang layak diperhitungkan pada kontestansi Pilkada Purwakarta kali ini. hal tersebut terlihat ketika acara penggalangan dana untuk membantu Rohingya dan Palestina yang di gelar di lapangan Geter Kecamatan Bungursari pada hari Minggu (17/9) yang berhasil mengumpulkan dana tak kurang dari 400 juta.

Berbagai dukunganpun mulai berdatangan terbukti Dengan kedatangan ketua team pemenangan Anies Sandi, kedatangan waketum DPP Gerindra, DPD PKS dan perwakilan Ulama Purwakarta. Namun hal tersebut tidak bisa membuat Fuad BM melenggang mulus menuju pilkada Purwakarta, belum adanya dukungan yang jelas dari partai politik yang ada di Purwakarta dan persyaratan 20 persen kursi di DPRD menjadi ujian pertama Fuad BM melenggang menuju Purwakarta satu (de el)

Topic:

Just For You

Seorang Dosen Meninggal Dunia Usai Turun Dari Mobil

Cidahu.com – Diduga akibat serangan jantung, seorang pria bernama Davit Hartono (44) meninggal dunia saat berencana berisirahat di rest Area KM 88 Tol Cipularang tepatnya di Desa Sukajaya Kecamatan Sukatani Kamis (21/09/2017).

Davit Hartono diketahui merupakan seorang Dosen warga Villa Serpong Blok D-3/18 RT.59 RW010 Kelurahan Jelupang Kecamatan Serpong Utara, Kabaputen Tanggerang.

Sontak peristiwa itupun mengegerkan pengunjung lain lantaran Davit meninggal dunia dengan posisi tergeletak dan terlentang diatas trotoar Jalan.

Menurut keterangan Petugas Satuan Pengamanan Rest Area Km 88 A Firdaus Alamsyah (29) mengatakan, saat itu ia melihat korban baru saja turun dari kendaraan Honda Brio warna hitam dengan Nomor Polisi B 1084 NKV kemudian ketika sedang berjalan tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri.

“Melihat kejadian itu, saya langsung berusaha melakukan pertolongan. Untungnya ada Dokter yang kebetulan lagi istirahat di Rest Area. Setelah dicek Dokter tersebut ternyata korban sudah meninggal dunia kemudian saya langsung menghubungi Polsek Sukatani,” ujar Firdaus.

Tak lama berselang Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan identifikasi terhadap korban. Dari hasil pengecekan dan keterangan beberapa saksi yang mengetahui kejadian tersebut korban diduga meninggal dunia terkena serangan jantung.

“Kuat dugaan korban meninggal dunia karena serangan jantung,” tutur Kapolsek Sukatani AKP Suhartana.

AKP Suhartana menjelaskan, dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasaan meski di jasad koban sempat mengeluarkan darah didalam mulut.

Dari keterangan saksi korban terjatuh membentur aspal jalan. Kemudian korban sempat diberikan pertolongan pertama oleh petugas Satpam dan Dokter yang berada dilokasi.

Namun naas nyawanya tak tertolong, dari hasil pemeriksaan oleh Dr. Astu Maulida Bain korban sudah meninggal dunia akibat serangan jantung.

“Jasad korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Purwakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara untuk penyelidikan lebih lanjut, penanganannya diserahkan ke Sat Reskrim Polres Purwakarta

 

Topic:

Just For You