Purwakarta

Banyak Kades Yang Mendukung, Haji Aming Anggap Wajar Saja

Haji Aming

Cidahu.com – Bakal calon bupati Purwakarta, Haji Aming, akhirnya angkat bicara terkait beredarnya surat dukungan bermaterai dan berstempel pemerintah desa di media sosial beberapa waku lalu.

Menurut Haji Aming, dukungan yang diberikan kepala desa untuk dirinya tidak menjadi masalah. Jika, pencalonan dirinya di Pilkada Purwakarta belum secara resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Saya kira tidak masalah, sebelum ditetapkan jadi calon,” ungkap Haji Aming, saat dihadapan para awak media. Jumat (08/09/2017).

Selain itu, lanjut pria yang saat ini menjabat Kepala Desa Tajursindang, Kecamatan Sukatani, mengungkapkan banyak kepala desa di Purwakarta yang menyampaikan aspirasinya ingin ada Balonbup Purwakarta, yang lahir dari kepala desa.

“Memang banyak dari kades yang mendukung. Tapi untuk surat dukungan itu, sampai saat ini saya belum terima. Saya kira wajar saja, jika banyak kades yang mendukung,” katanya.

Bahkan, H. Aming mengungkapkan, dari hasil survei terbaru ia mengaku paling tinggi, diantara calon yang lain. “Terakhir muncul, elektabilitas saya paling bagus. Hal itu mungkin, karena banyaknya dukungan dari masyarakat yang ingin punya bupati dari desa,” pungkasnya.

Sekedar diketahui sebelumnya, Masyarakat Purwakarta dihebohkan dengan beredarnya surat dukungan bermaterai dan berstempel pemerintah desa terhadap H. Aming sebagai salah satu balonkada Purwakarta, di media sosial.

Surat tersebut ditandatangi Wakil Ketua Apdesi Kabupaten Purwakarta yang juga Kades Cipinang Ahmad itu langsung membuat geger warganet.

Dalam surat yang ditandangani Ahmad selaku Kades Cipinang itu menyatakan, “Kami akan mendukung dengan sepenuhnya dan berusaha sekuat tenaga serta bertanggung jawab untuk ikut mensukseskan pemenangan Bapak H. Aming sebagai Bupati Purwakarta periode 2018-2023,” tertanggal 17 Juli 2017.

Namun, Kades Cipinang Ahmad secara tegas menyangkal pernah membuat surat dukungan semacam itu, apalagi disebarkan melalui media sosial. Dia pun sudah mengetahui surat dukungan sudah beredar di Facebook sejak tiga hari yang lalu, melalui sebuah akun palsu.

“Setelah surat sempat muncul pada sebuah akun, tak lama kemudian akunnya menghilang. Terus terang saja, saya merasa dirugikan dengan beredarnya surat itu. Muatan politisnya sangat kental,” ujar Ahmad.

Kades Ahmad pun berencana akan melaporkan kasus ini ke kepolisian. Karena sejauh ini selaku kepala desa dan Wakil Ketua Apdesi Kabupaten Purwakarta tidak pernah membuat surat dukung mendukung serta diunggah lewat media sosial.

Sementara di bagian lain, kandidat calon Bupati Purwakarta H. Aming justru berpendapat sebaliknya. Melalui juru bicaranya, Agus Indra Muchtar menyebutkan bahwa beredarnya surat dukungan di media sosisal diduga akibat bocor dari WhatsApp (WA) para kepala desa.

“Surat itu memang benar dibuat yang bersangkutan pada 17 Juli 2017. Ketika itu dibuat semacam contoh surat dukungan dari kepala desa kepada Pak H. Aming,” ungkap Agus.

 

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top