Peristiwa

Longsor Sukatani, Warga di Minta Waspada

Cidahu.com – Pemerintah Desa Cianting Kecamatan Sukatani, mengimbau warga tak mendekati daerah titik rawan lonsor. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya korban jiwa sebab tanah di wilayah itu berpotensi terjadi longsor susulan.

Diketahui, longsor yang terjadi di Kampung Andir di RT18 RW05 Desa Cianting Kecamatan Sukatani itu terjadi pada Minggu (24/9) lalu sesaat setelah adzan subuh.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja peristiwa itu mengakibatkan 7 kolam ikan milik H. Tatang Nazmudin (61) serta rumah berukuran 7X 6 milik Haji Hurdi (50) habis tertimbun tanah. Diperkirakan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Dugaan sementara longsor terjadi akibat dinding setinggi kurang lebih 20 meter terkikis aliran air selokan sehingga menyebabkan ambrolnya tebing tersebut. Petugas kepolisian yang datang TKP langsung memasang garis polisi untuk mensterilkan lokasi kejadian.

“Kita sudah meminta warga untuk waspada apalagi cuaca mulai hujan longsor bisa saja terjadi kembali,” kata Kepala Desa Cianting Endang Koswara kepada awak media (27/9).

Sementara dari pantauan di lapangan keretakan tanah berpotensi longsor tidak hanya terjadi di Kampung Andir saja namun, tanda-tanda pergeseran tanah juga terjadi di Kampung Cibentar Desa Cianting salah satunya yaitu bahu jalan Arteri Purwakarta-Bandung nampak terlihat menganga. Atas peristiwa itu, pemerintahan desa kata Endang, sudah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu mengatasi kejadian tersebut.

“Selain menghibau warga untuk waspada longsor susulan, kita juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten,” ujarnya.

Portal berita online Purwakarta

Copyright © 2017 Cidahu News by Jabar Media Net(work)

To Top