Monitoring Program P2WKSS, Ambu Ane Kunjungi Desa Cidahu

Cidahu.com – Istri Bupati Purwakarta Ane Ratna Mustika atau akrab di sapa Ambu Ane mengunjungi Desa Cidahu Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta dalam rangka monitoring program P2WKSS pada Selasa (17/10/2017).

Ambu Ane bersama para ajudan datang ke Desa Cidahu dalam rangka kunjungan monitoring program P2WKSS dan meninjau sejauh mana program tersebut terlaksanakan. Salah satu program dalam P2WKSS adalah pemberian cat tembok untuk 100 kepala keluarga binaan. Adapun launching penilaian program P2WKSS akan dilaksanakan pada bulan November 2017 mendatang.

Acara kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Desa Cidahu Asep Koswara, Ibu Camat Kecamatan Pasawahan beserta staf kecamatan dan 100 kepala keluarga warga binaan. Acara tersebut dilaksanakan dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

Sebelumnya, Disnakertrans juga berkunjung ke Desa Cidahu dalam rangka memberikan pelatihan rajut jaring yang nantinya bisa menghasilkan berbagai macam produk bernilai jual seperti tas, dompet dan produk lainnya. (cdh)

Topic:

Just For You

Berantas Calo Tenaga Kerja, Pemkab Purwakarta Luncurkan Sampurasun Bursa Kerja

Cidahu.com – Kini Warga Purwakarta yang membutuhkan informasi sekaligus ingin melamar pekerjaan tidak akan mengalami kesulitan lagi. Pasalnya, hari ini Selasa (17/10/2017), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta meluncurkan aplikasi bursa kerja online bernama ‘Sampurasun Bursa Kerja’.

Sampurasun Bursa Kerja sendiri merupakan salah satu menu dalam aplikasi smart city berbasis sistem operasi android bernama Ogan Lopian yang dimiliki oleh kabupaten yang terkenal dengan air mancur terbesar di Asia Tenggara ini.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat dimintai keterangan usai kegiatan tersebut mengatakan pihaknya menghadirkan aplikasi tersebut dalam rangka memutus mata rantai praktik pencaloan tenaga kerja di wilayahnya.

Menurut dia, para pelamar kerja di purwakarta dapat mengajukan lamaran pekerjaan melalui aplikasi ini dengan cara paperless alias tanpa mengurusi berkas sebelumnya. Mereka tinggal mengisi form data diri yang telah disediakan dalam aplikasi tersebut yang langsung terkoneksi dengan perusahaan yang diinginkan.

“Cukup isi di aplikasi Ogan Lopian saja, pilih menu Sampurasun Bursa Kerja dan isi form sesuai dengan data diri dan lowongan pekerjaan yang disediakan. Sehingga mereka tidak perlu bolak-balik Dinas Tenaga Kerja untuk urus Kartu Kuning dan foto copy berkas lamaran. Kelengkapan itu di akhir saat sudah diterima bekerja. Jadi gak ada celah buat calo untuk bermain,” jelasnya.

Aplikasi ini, lanjut dia, hanya bisa diakses oleh warga Purwakarta. Ini karena, saat pengguna mengunduh aplikasi tersebut, mereka akan diminta mengisi Nomor Induk Kependudukan untuk bisa menggunakan seluruh menu dalam aplikasi ini.

“Ini untuk warga Purwakarta saja. Jadi warga lokal bisa diprioritaskan. Misalnya ada pelamar dari Desa Cibinong melamar ke PT Indorama, karena dia warga lokal maka masuk prioritas, jika tidak memenuhi kriteria baru pihak perusahaan boleh menyeleksi yang lain,” katanya menambahkan.

Seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Purwakarta pun telah diminta oleh pemerintah setempat untuk melaporkan seluruh lowongan kerja yang ada di wilayahnya. Ketidak patuhan atas permintaan ini akan berakibat sanksi sosial berupa pengumuman di media sosial dan media online bahwa perusahaan tersebut tidak mengumumkan lowongan pekerjaan.

Keberadaan aplikasi ini diapresasi oleh perusahaan di Purwakarta, salah satunya PT Indorama. Menurut Aliaman Saragih, selaku perwakilan perusahaan, pihaknya merasa terbantu. Kebutuhan tenaga kerja di perusahaannya dapat cepat terpenuhi karena aplikasi tersebut.

“Singkat ya, 5 menit saja para pelamar sudah bisa masuk sistem kita, gak perlu lama kami bisa mendapatkan tenaga kerja baru,” katanya.

 

Topic:

Just For You

Waspada, Pengusaha Pabrik Batako di Purwakarta Gunakan Limbah B3

Cidahu.com – Meski berbahaya, sebagian pengusaha pabrik percetakan batako di Purwakarta tetap menggunakan limbah B3 sebagai bahan campuran untuk pembuatan produk mereka.

Seolah tak menhiraukan bahaya yang akan terjadi, para pemilik pabrik sengaja mencampurkan limbah B3 dengan pasir dan kapur untuk dijadikan bata bahan bangunan. Mereka begitu yakin dengan cara mencampur ketiga bahan tersebut akan menghasilkan bata yang bagus dan kokoh.

“Biasanya jika menggunakan limbah B3 proses pengeringan sangat cepat tiga hari bisa langsung dijual,” kata salah satu Pemilik Pabrik Bata di Kecamatan Plered, Purwakarta yang enggan dipublikasikan namanya, Senin (16/10/2017).

Bukan hanya cepat kering, ke unggulan dari campuran limbah B3 tersebut bisa membuat batako menjadi lebih hitam pekat dan kuat.

“Hasilnya sangat bagus para pembeli lebih senang bata yang hitam dan keras,” ucapnya.

Sementara itu, untuk mendapatkan bahan material limbah tersebut ia mengaku sangatlah mudah, para pemilik pabrik bata hanya tinggal membayar uang untuk ongkos kirimnya saja.

“Barang didatangkan dari daerah Padalarang dan dilokasi lain,” tuturnya.

Untuk diketahui, limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) adalah merupakan sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung B3.

Sedangkan sesuai definisi pada Undang Undang 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang dimaksud dengan B3 adalah zat, energi, atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi dan jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan, merusak lingkungan hidup, atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia juga bagi makhluk hidup lainnya.

Sementara yang termasuk limbah B3 diantaranya adalah bahan baku yang berbahaya dan beracun yang tidak digunakan lagi karena rusak, sisa kemasan, tumpahan, sisa proses, dan oli bekas kapal yang memerlukan penanganan dan pengolahan khusus.

Topic:

Just For You

Tim Basket SMPN 3 Purwakarta Lolos ke 8 Besar JBL di Bandung

Cidahu.com – Tim Basket SMPN 3 Purwakarta yang sering disebut TBT berhasil lolos ke 8 besar pada ajang perlombaan Junior Baskeyball League (JBL) di Gelagang Olah Raga Pajajaran, Bandung. Senin (16/10/2017).

Tim Basketball SMPN 3 Purwakarta lolos dengan mengalahkan SMP 1 Pasundan dengan skor 5-2.

Dewa selaku center dari Tim TBT mengungkapkan, Meskipun masih kelas 8 namun merka tetap optimis melawan tim yang mayoritasnya kelas 9.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dengan materi yang telah pelatih ajarkan pada kami. Dan itu sudah cukup untuk modal kami ikut turnamen ini”, katanya.

Pertandingan 8 besar Junior Basketball League akan dilaksanakan pada hari, Selasa 17 Oktober 2017 mendatang

“Kami akan menghadapi SMP Taruna Bakti yang sebelumnya sudah lolos terlebih dahulu. Kami optimis di perlombaan nanti pasti menang,” ucap Dewa. (Had)

Topic:

Just For You

Ruang Kelas Rusak, SMP Satap Pasirmunjul Belum Mendapat Perhatian

Cidahu.com – Akibat pergeseran tanah beberapa waktu lalu, Kondisi ruangan kelas di SMP Satu Atap (Satap) di Desa Pasirmunjul Kecamatan Sukatani yang mengalami kerusakan belum mendapat perhatian. Kondisi ini mengakibatkan KBM di sekolah tersebut teracam terhenti.

Khawatir bangunan yang rusak mengancam keselamatan para siswa, para Guru di sekolah tersebut terpaksa mengosongkan ruangan dari Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Untuk menjaga keselamatan siswa kami kita kosongkan ruangan serta melarang siswa mendekati dan  masuk keruangan beberapa kelas,” kata Dudung Suherman, kepala SMP Satap Pasirmunjul belum lama ini.

Menurutnya kondisi tersebut dipengaruhi  dari kondisi tanah wilayah Desa Pasimunjul yang labil. Bahkan tahun lalu, dua ruangan disterilkan dari aktivitas siswa lantaran mengalami keretakan akibat longsor.

“Tapi untungnya kemarin ada bantuan dari Pemkab yaitu tembok penahan tebing. Hanya saja untuk ruangan kelas belum mendapat bantuan katanya nanti tahun 2018 dapat peremajaan ruangan,” jelas Dudung.

Pihak sekolah berharap, dapat segera mendapat bantuan untuk perbaikan sarana belajar serta dapat membangun ruang kelas baru untuk para siswa.

Pasalnya, dengan hanya memiliki 10 ruang kelas yang ada Dudung mengaku, tidak cukup menampung 442 siswa sekolah dasar. Apalagi sepuluh ruang kelas tersebut juga digunakan untuk 268 siswa SMP. Alhasil para siswanya harus belajar secara berhimpitan, karena masih terbatasnya sarana ruang belajar.

“Mudah-mudahan saja tahun 2018 bisa mendapat bantuan agar proses belajar mengajar bisa nyaman,”pungkas Dudung.

Topic:

Just For You

Purwakarta Bakal Punya Kolam Renang Indoor Bertaraf Nasional

Cidahu.com – Tidak lama lagi, Kabupaten Purwakarta bakal memiliki kolam renang indoor bertaraf nasional, letaknya yaitu di Gelanggang Olah Raga Jaya Perkasa di Jalan Purnawarman, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Kota Purwakarta.

Proses pembangunan Gedung olahraga renang yang menghabiskan dana pembangunan sebanyak Rp19,7 Miliar itu kini tengah di kebut Pemkab Purwakarta. Sarana dan prasarana tersebut sengaja dibangun bertujuan untuk meningkatkan prestasi di bidang olahraga.

Dari uraian rencana yang dimiliki oleh Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan, kolam renang berstandar nasional ini memiliki 8 lintasan dengan panjang 50 meter dan lebar 20 meter. Untuk kedalaman, kolam ini berkedalaman 2 meter.

“Sesuai dengan standar nasional, ukurannya seperti itu,” ujar Kepala Bidang Olahraga pada dinas tersebut, Yogi Suprayogi saat mendampingi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam kegiatan inspeksi kegiatan, Senin (16/10/2017) di GOR Jaya Perkasa.

Sementara, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menginginkan pembangunan sarana olahraga ini selain menjadi kado di akhir masa jabatan dirinya, juga menjadi pelengkap fasilitas olahraga yang sudah ada seperti lapangan basket in door, lapangan bulu tangkis, lapangan futsal, arena perisai diri dan lain sebagainya.

“Ini di akhir periode saya memimpin, kita inginkan agar fasilitas olahraga lengkap, kita bangun dengan menggunakan APBD Purwakarta,” ungkap pria yang kini lekat dengan kemeja putih dan celana jeans tersebut.

Fokus Pemerintah Kabupaten Purwakarta sendiri menurut Dedi, adalah peningkatan potensi prestasi renang dalam event olahraga lokal, regional maupun nasional. Bibit atlet muda, kata dia, dapat dilatih secara aktif dan berkesinambungan di kolam renang ini.

“Fokus kita pembinaan atlet, agar bisa berkompetisi di setiap event olahraga,” katanya menambahkan.

Selain kolam renang in door, fasilitas olahraga yang saat ini tengah digandrungi masyarakat Purwakarta pun segera dibangun. Diantaranya, skate park, sepatu roda, lah raga sepeda free style, tenis dan sepak bola.

“Ke depan kita lengkapi, intinya GOR Jaya Perkasa bisa digunakan untuk fasilitas seluruh olahraga, kita lengkapi yang sudah ada,” pungkasnya

Topic:

Just For You

Pengrajin Boboko di Purwakarta Tetap Eksis di Era Serba Modern

Cidahu.com – Meski saat ini masyarakat lebih memilih peralatan dapur serba moderen namun, eksistensi perajin anyaman bambu di Purwakarta ternyata tak pernah surut dimakan zaman.

Hal ini dibuktikan dari banyaknya pesanan yang diterima oleh salah satu perajin Akim (70) warga Kampung Rawa Gede RT09/RW2, Desa Rawasari, Kecamatan Plered.

Pria paruh baya itu tampak tengah sibuk menyelesaikan pesanan masyarakat. “Iya ini ada yang pesan boboko dan Nyiru katanya harus selesai minggu ini,” kata Bah Akim, Senin (16/10/2017).

Perajin perkakas bambu itu mengatakan, hingga saat ini dirinya masih setia dengan pekerjaannya. Sehari-hari ia biasa membuat boboko (bakul), ayakan (saringan), nyiru (nampan), tolombong (bakul besar), hihid (kipas), aseupan (tempat memasak nasi), Cetok (Caping) dan perkakas lainnya yang terbuat dari bambu. “Satu hari abah bisa buat dua sampai lima hihid,” katanya.

Untuk harga sendiri pria yang sudah menggeluti usahanya selama 10 tahun itu mengatakan, tidak mematok harga tinggi hal ini disesuaikan dengan harga pasar.”Hihid abah jual dengan harga 5 ribu, untuk nyiru 30 ribu dan Caping 30 ribu,” jelasnya.

Meski tetap bertahan, Akim mengatakan jumlah perajin anyaman bambu didesanya hanya tinggal hitungan jari. Sebab, kurangnya minat masyarakat terlebih minimnya regenerasi mengakibatkan anyaman tradisional bambu terancam hilang.

Padahal, dirinya meyakini jika usaha tersebut sangatlah menjanjikan. Apalagi saat ini secara tidak langsung para perajin mendapat dukungan dari pemerintah Kabupaten Purwakarta

“Buktinya waktu perayaan ulang tahun Purwakarta kemarin abah kebanjiran pesanan saya harap kedepan ada penerus perajin anyaman bambu,” pungkasnya.

Topic:

Just For You

Pelajaran Peristiwa Choirul Huda, Begini Cara Menangani Cedera Olahraga

Cidahu.com – Peristiwa yang dialami kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, menjadi pelajaran penting bagi masyarakat tentang penatalaksanaan pertolongna pertama pada korban cedera dalam olahraga. Salah satu yang penting disoroti adalah bagaimana cara menolong korban cedera yang tak sadarkan diri.

Pertolongan pertama untuk korban cedera seperti Choirul Huda yang sempat tak sadarkan diri adalah membuka jalan napas.

Dalam keadaan tidak sadar, hal pertama yang harus dilakukan tentu membuka jalan napas. Sambil menunggu tabung oksigen datang, korban cedera seperti almarhum Choirul Huda bisa langsung dipakaikan cervical collar dan alat tandu yang lebih stabil.

Seperti diketahui, kiper Persela Lamongan Choirul Huda yang telah berusia 38 tahun tersebut mengalami cedera akibat tabrakan dengan rekan setimnya pada menit ke 45 pertandingan melawan Semen Padang. Choirul Huda Sempat kolaps setelah kejadian tersebut, korban diangkut oleh sejumlah tim medis dengan tergesa-gesa dan segera dibawa ke mobil ambulans.

Topic:

Just For You

Baliho Balonbup di Purwakarta Tak Berizin?

Cidahu.com – Pilkada Purwakarta tinggal menghitung bulan, sejumlah baliho bakal calon Bupati dan Wakil Bupati sudah terpasang di pinggir jalan serta di sejumah tempat strategis di Purwakarta. Sayangnya spanduk dan baliho tersebut ternyata belum mengantongi izin pasang.

Ha ini seperti dikatakan kasubag Perencaaan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Purwakarta Yayat Suyatna yang menyebutkan jika pemasangan Baliho itu belum mendapat izin dari kantor perijinan setempat.

“Sampai saat ini belum ada yang membuat izin tentang pemasangan Baliho atau spanduk ke pihak kami,” ujar Yayat suyatna, usai kegiatan sosialisasi PPK dan PPS bersama para Camat di kantor KPU Purwakarta. Belum lama ini

Seharusnya, sejumlah persyaratan wajib ditempuh bagi mereka yang akan berencana memasang baliho dan spanduk seperti Surat pemohon, fotokopy KTP, fotokopy NPWP, peta lokasi, Ukuran, jumlah yang akan dipasang. “Proses pembuatan izinnya paling lambat satu minggu,”tuturnya.

Meski begitu, fakta dilapangan para tim sukses balonkada biasanya telah mendapat izin dari pemilik tempat atau wilayah. Namun, menurut Yayat, pemasangan Baliho haruslah sesuai aturan. Ada beberapa lokasi yang dilarang untuk pemasangan Spanduk, banner dan baliho seperti di pohon tepi jalan, tiang listrik atau telepon, di depan kantor pemerintahan, di depan tempat ibadah, dan di depan gedung sekolah.

Kedepan pihaknya akan memanggil sejumlah pihak yang bertanggung jawab serta pihaknya akan berkordinasi dengan KPU Purwakarta untuk membuatkan regulasi tentang aturan pemasangan Baliho dan spanduk.

“Karena meski pemasangan spanduk dan banner saat ini belum menjadi kewenangan KPU namun bagaimanapun itu tetap ini berkaitan dengan Pemilihan Kepala daerah,” pungkasnya.

Topic:

Just For You

Hamili Gadis Gangguan Mental, Nr Nyaris di Hakimi Warga Cilalawi

Cidahu.com – Puluhan warga kampung Cilalawi, Desa Cianting Utara, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta beramai-ramai datangi rumah Nr (48). Kedatangan warga lantaran kesal karena Nr diketahui telah menghamili gadis yang mengalami keterbelakangan mental, Minggu (15/10/2017).

Petugas kepolisian dari Polsek Sukatani yang datang ke lokasipun sempat kewalahan meredam emosi warga yang geram dengan prilaku bejat Nr. Bahkan, sebagian warga mencoba merangsek masuk kerumah pelaku di RT 09/03 Kampung Cilalawi dan mencoba menghakimi Nr.

Meski negosiasi antara warga dan polisi cukup alot namun, utungnya petugas berhasil mengevakuasi pelaku dari amukan massa.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun Cidahu News, penyebab marahnya warga lantaran diduga Nr melakukan tindak asusila terhadap Yu (20) gadis yang mengalami keterbelakangan mental. Akibat perbuatan Nr, kini Yu tengah hamil usia kandungan lima bulan.

“Setelah menemui kata sepakat, akhirnya warga masyarakat membubarkan diri,” tutur Bripka Sodikin petugas Polsek Sukatani.

Tak cukup hanya disitu, kemudian warga menuntut Nr untuk segera bertanggung jawab atas perbuatanya, selain itu masyarakat juga meminta agar pelaku dan keluarganya pergi meninggalkan kampung Cilalawi yang ia tempati.

“Nurdin beserta keluarga akhirnya bersedia pergi dari rumahnya dan angkat kaki dari Kampung Cilalawi Desa Cianting Utara,” pungkas Bripka Sodikin.

Topic:

Just For You