Purwakarta

Disnaker Purwakarta Tekan Angka Pengangguran Lewat Pelatihan TKM

Penyerahan peralatan menjahit kepada peserta program TKM penciptaan wirausaha di Desa Citeko, Kec. Plered dihadiri oleh kepala dinas tenaga kerja Kabupaten Purwakarta, kepala bidang penempatan dan pelatihan tenaga kerja, staff anggota DPR RI komisi IX dapil Jabar VII, anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dapil V Purwakarta. (Foto: Red)

Cidahu.com – Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) melalui penciptaan wirausaha baru yang digulirkan oleh Kementerian Tenaga Kerja RI sukses digelar oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Purwakarta di 12 desa yang mengajukan program tersebut. Fokus kegiatan berupa pelatihan dan praktek selama 3 hari berturut turut dengan memanfaatkan potensi sumber daya desa.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Purwakarta Tuti Gantini S.Pd mengatakan, dengan menciptakan wirausahawan baru merupakan langkah strategis untuk mengurangi pengangguran dan membuka lapangan kerja baru.

“Langkah ini juga bertujuan untuk menciptakan dunia wirausaha yang kuat yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujarnya, Rabu (20/12/2017).

Hal senada pun disampaikan Bendahara Pengeluaran Pembantu Disnakertrans Purwakarta Nirmala Puspitasari, bahwa pelatihan bagi TKM guna menciptakan wirausahawan muda yang mulai sejak awal Oktober hingga pertengahan Desember 2017.”Pelatihan tersebut digelar sebanyak 12 paket di 12 titik yang berbeda.

“Satu paket terdiri dari 20 orang. Ada pun 12 titik yang menjadi sasaran tersebar di Kecamatan Pasawahan, Wanayasa, Kiarapedes, Tegalwaru, Plered, Campaka, dan Cibatu. Di antaranya di Citeko, Cilegong, Sukajaya, Pasawahan Kidul, Cipancur, Malang Nengah, Babakan Sari, Cirende, Ciracas, Cadas Mekar, Mekar Jaya, dan Gurudug,” kata Nirmala.

Menurutnya, sebelum menggelar pelatihan, pihaknya melakukan pendataan terlebih dahulu. “Jadi seluruh peserta pelatihan merupakan hasil seleksi. Misalnya dari segi usia, harus 30 tahun ke bawah dan diutamakan warga sekitar dilihat dari KTP-nya,” ujarnya.

Sementara, jenis pelatihan dan bantuan peralatan, disesuaikan dengan potensi yang dimiliki Desa tersebut. “Misalnya di Desa Ciracas Kecamatan Kiarapedes terdapat bahan baku pala yang melimpah, sehingga kami siapkan instruktur yang ahlidalam mengolah pala. Termasuk peralatanyang mendukung seperti oven, kompor gas, dan lainnya,” pungkasnya.

Secara terpisah, Erlia Agustina salah seorang peserta turut senang atas program Disnaker Purwakarta. “Terimakasih kepada dinas tenaga kerja khususnya bidang penempatan kerja dan transmigrasi karena selama pelatihan telah dibekali ilmu yang berguna dari pelatih yang handal kemudian usai pelatihan diberikan bantuan mesin jahit serta dana transportasi selain itu, perut kenyang karena konsumsi tersedia, sambil tersenyum dan mempelihatkan mesin jahit bantuan pemerintah,” ujarnya.

To Top