Purwakarta

Violin Chamber Siap Suguhkan Pertunjukan Musik di Situ Buleud

Para Vionis Cilik yang tergabung dalan Violin Chamber, Taman Air Sri Baduga Situ Buleud Purwakarta. (Foto: Red)

Cidahu.com – Taman Air Sri Baduga Situ Buleud tak hanaya menyuguhkan pertunjukan air mancurnya saja, namun juga menyuguhkan pertunjukan seni musik. Tak hanya itu, Taman Situ Buleud pun selalu memberikan warna dan pengalaman  masyarakat Purwakarta di setiap akhir pekannya. Umumnya, Taman Situ Buleud ini menjadi destinasi olah raga jogging, bersepeda, dan jalan santai bagi keluarga. Semua tampak bahagia.

Terlebih, kebahagian mereka semakin lengkap dengan tersajinya alunan musik merdu hasil gesekan para pemain biola cilik. Mereka rutin stay-tune setiap akhir pekan memuaskan nafsu berseni-musik mereka.

Mereka adalah Violin Chamber. Para vionis cilik berjumlah 7 orang dengan rentang usia antara 10 s.d. 15 tahun. Mereka ternyata merupakan salah satu perintis kegiatan bermusik di Taman Air Sri Baduga sejak tahun 2016.

Para vionis cilik ini dibesut oleh Kang Iwan yang merupakan penggiat sekaligus pelatih dalam Violin Chamber. Berpatokan pada genre musik klasik.

Dilatih dengan teknik membaca not balok, para vionis cilik ini juga mahir memainkan lagu-lagu daerah. Harapannya agar mampu mengetahui sekaligus mencintai musik-musik daerah dan nasional.

“Saya memilih tempat terbuka agar anak-anak yang belajar tidak merasa jenuh. Apalagi kepiawaian mereka dalam menggesek dawai biola dan bisa dinikmati langsung oleh para orang tuanya, juga masyarakat yang melintas,” ucap Iwan.

Secara keseluruhan, Violin Chamber hingga saat ini telah memiliki peserta didik sebanyak 30 orang, dari mulai tingkat pelajar SD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Namun khusus Violin Chamber cilik yang selalu siap tampil ini beranggotakan tujuh orang.

“Para peserta les biola di Violin Chamber ada yang telah menorehkan prestasinya di ajang bakat tingkat Propinsi dengan juara pertama. Juga di tingkat Kabupaten telah menorehkan sejumlah prestasi,” pungkasnya.

Tentunya kemahiran para vionis cilik ini membuat bangga. Fathma Nuryadinillah salah satunya, yang sudah bergabung di Violin Chamber sejak 2016 lalu.

Ia terlihat piawai dan menikmati dalam memainkan alat musik biola. Lagu daerah favorit yang selalu dimainkannya berjudul Manuk Dadali, membuktikan kemampuannya menggesek dawai biola.

“Saya mulai belajar dari tahun 2016 yang lalu, di Violin Chamber. Latihan di tempat terbuka supaya terbiasa tampil di depan umum dan membuat latihan nyaman,” ucap Fathma saat ditemui usai latihan.

Rayitha Dahayu, Naura Odetta, Ghina Arianti, Fathma Nuryadinillah, Daffina Rayya, Ajeng Pramesti, dan Zahra Wahyu, adalah nama-nama para vionis cilik yang akan selalu menampilkan gesekan biola setiap pagi di akhir pekan.

So guys and girls, jika mau berolahraga sambil mendengar alunan musik instrumental dari gesekan biola secara langsung, datang aja ke Taman Air Sri Baduga Purwakarta. Di sana ada Violin Chamber yang siap menghibur. (jn/gin)

To Top