Purwakarta

Kakek Tinggal di Gubuk Kumuh Sempit

Abah Onang saat berada di depan gubuk sempit yang ditinggalinya, Sabtu (24/02/2018). (Foto: Red)

Cidahu.com – Sungguh miris, kakek berusia 68 tahun ini terpaksa tinggal di sebuah gubuk kumuh berukuran 2×3 meter, yang berada di atas selokan aliran air di Kampung Cipicung RT 04 RW 07, Kelurahan Tegalmunjul, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta selama 2 tahun terakhir.

Alasan Abah Onang tinggal di gubuk kumuh tersebut karena dirinya tidak memiliki tanah dan rumah milik pribadi.

Abah Onang memilih tinggal di gubuk berukuran 2×3 Meter Persegi, karena letak gubuknya berada dekat areal pesawahan milik majikannya, tempat abah Onang mencari sesuap nasi sebagai buruh kuli tani.

“Abah tidak setiap hari punya uang untuk menyambung hidup. Maklum, kuli tani di sawah milik orang lain. Sekarang juga belum makan karena udah beberapa hari belum ada kerjaan,” keluhan Abah Onang di gubuk sempitnya, Sabtu (24/2/2018).

Semenjak istri tercintanya meninggal 11 tahun silam, kini Abah Onang memilih untuk hidup seorang diri meskipun dirinya dikaruniai 5 orang anak.

“Saya tidak mau menyusahkan anak-anak saya yang sudah hidup mandiri,” ujarnya. (jn/gin)

To Top